Santoso, Fransiskus Gatot Iman
Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Aktivitas Belajar Siswa Kelas XI SMA dalam Pembelajaran Matematika Berbantuan Geogebra antara Pendekatan Laboratorium dan Pendekatan Klasikal Rudhito, Marcellinus Andy; Iman Santoso, Fransiskus Gatot; Kristanto, Vigih Hery
Widya Warta No. 01 Tahun XXXVIII / Januari 2014
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.958 KB)

Abstract

This research aims to find whether or not there is any difference of students’ study activity in GoeGebra assisted mathematics learning with laboratory approach and that with classical approach on the second-year-students of senior high school. The research is quantitative in nature. It was carried out at SMAN 1 and SMAN 5 Madiun in the semester two of the academic year 2012/2013. The data were collected using non-test method. It was in the form of observation sheets of students’ activity. The sample was obtained applying cluster random sampling technique. The statistical analysis of the data showed that students’ study activity in GoeGebra assisted mathematics learning with laboratory approach was better than thatwith classical approach.
HUBUNGAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD 60 MENGGUNAKAN KOMIK Laksono, Yustinus Setio; Ariyanti, Gregoria; Santoso, Fransiskus Gatot Iman
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar siswa menggunakan  komik sebagai media pembelajaran dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap prestasi  belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif yang dikategorikan sebagai hubungan (asosiatif). Populasi dalam penelitian ini adalahsiswa-siswi SMPK Santo Yusuf Madiun dan yang menjadi sampel adalah siswa-siswi kelas VII dengan rincian kelas VII A dengan jumlah 27 siswa dan kelas VII B dengan jumlah 38 siswa. Hasilpenelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara minat belajar siswa dalam hal perasaan senang, perhatian dan kemauan secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa dengan hubungan positif antara minat belajar siswa dalam hal perasaan senang, perhatian dan kemauan secara bersama-sama dengan prestasi belajar pada mata pelajaran matematika dan regresi berganda  tiga prediktor didapatkan bentuk persamaan y  =  6.4112 +  0.4003x1 + 0.5417x2  +  0.2961x3 dengan x1  untuk minat belajar siswa dalam hal perasaan senang siswa, x2  untuk minat belajar siswadalam hal perhatian siswa, dan x3 untuk minat belajar siswa dalam hal kemauan siswa bernilai positif yang artinya diprediksikan akan meningkatkan prestasi belajar siswa.   Kata kunci: Minat belajar, prestasi belajar, STAD
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ANALISIS MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN MASALAH Santoso, Fransiskus Gatot Iman
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted aimed to determine students critical thinking skills in solving problems in the course of analysis Geometric Transformations through problem based learning in mathematics. The ability to think critically examined is the ability to solve problems, in this matter of the analysis, the correct procedure and reasoned, correctly draw conclusions based on the facts and the arguments are valid. Students critical thinking skills in solving problems related to the analysis of subject matter Geometric Transformations, namely translational, half-round, reflection and rotation. This research is descriptive qualitative approach. This study was conducted at Catholic University of Widya Mandala Madiun, and research subjects are students majoring in Mathematics Education Geometric Transformations course overflow Even semester academic year 2011/2012. Data collection techniques in this study using a test method, namely Critical Thinking Test. The results of this study are based on learning mathematics through problem obtained that the average Critical Thinking Skills (CBC) students in solving problems overall analysis on the subject Transformation Geometry of 5.53 and qualifies as being critical thinking skills.Keywords: Critial Thinking Skills, Problem Based Learning Mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI KECERDASAN EMOSI SISWA Widodo, Albert; Gatot Iman Santoso, Fransiskus
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) ada tidaknya perbedaan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung dan kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran Accelerated Learning, (2) ada tidaknya perbedaan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang memiliki tingkat kecerdasan emosi rendah dengan kelompok siswa yang memiliki tingkat kecerdasan emosi tinggi, dan (3) ada tidaknya interaksi antar model pembelajaran yang digunakan (model pembelajaran langsung dan model pembelajaran Accelerated Learning) dengan tingkat kecerdasan emosi siswa terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017 di SMPN 4 Madiun dengan populasi kelas VII. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII G dan VII H sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran langsung serta kelas VII I dan VII J sebagai kelas eksperimen dengan Accelerated Learning. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes. Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika dan tes kecerdasan emosi siswa. Instrumen tes divalidasi untuk mengetahui kevaliditasannya. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan: (1) ada perbedaan antara prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung dan kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran Accelerated Learning. Dan dengan uji lanjutan diperoleh kesimpulan bahwa prestasi belajar kelompok siswa yang diajar dengan Accelerated Learning lebih baik dibandingkan prestasi belajar kelompok siswa yang diajar dengan pembelajaran langsung. (2) tidak ada perbedaan antara prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang memiliki tingkat kecerdasan emosi rendah dengan kelompok siswa yang memiliki tingkat kecerdasan emosi tinggi. (3) tidak ada interaksi antar model pembelajaran yang digunakan pada kelompok siswa dengan tingkat kecerdasan emosi yang sama atau antar tingkat kecerdasan emosi pada kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran yang sama.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI ACTIVE KNOWLEDGE SHARING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMA KELAS XII Yunita, Yunita; Gatot Iman Santoso, Fransiskus
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi Active Knowledge Sharing lebih baik dari pada kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran Ekspositori. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu pengambilan sampel secara acak (cluster random sampling). Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XII IPS semester ganjil pada tahun Ajaran 2018/2019 di SMAK St. Bonaventura Madiun dengan populasi kelas XII IPS. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XII IPS 2 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan strategi Active Knowledge Sharingdan kelas XII IPS 1 sebagai kelas kontrol diajar dengan strategi pembelajaran Ekspositori. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, yaitu tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Sebelum instrumen tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa digunakan terlebih dahulu divalidasi isi dengan meminta pertimbangan pada validator ahli (dosen program studi pendidikan matematika) dan validator praktisi (guru mata pelajaran matematika) untuk mengetahui validitasnya.Hasil penelitian diperoleh Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi active knowledge sharing mempunyai banyak  siswa = 24 siswa dengan nilai rata-rata  = 28,646, dan mempunyai varians  =  155,967 sedangkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran ekspsitori mempunyai banyak siswa   = 24 siswa dengan nilai rata-rata  = 3,125, dan mempunyai varians  = 387,228. Pengujian hipotesis menggunakan uji  dengan taraf nyata 0,05. Disimpulkan, bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar  dengan strategi Active Knowledge Sharing lebih baik dari pada kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran Ekspositori.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) DAN MODEL PROJECT BASED LEARNING(PjBL) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 2 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Elizabet Yusnita Putri Astari, Maria; Gatot Iman Santoso, Fransiskus
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL) dengan prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Prestasi belajar matematika yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai postes – nilai pretes. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu yang dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019 di SMA Negeri 2 Madiun dengan populasi kelas X IPA. Untuk sampel penelitian ini adalah kelas X A6 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran MMP, kelas X A4 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model PjBL, dan kelas X A5 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran MMP yang mempunyai banyak siswa dengan nilai rata-rata  dan simpangan baku , prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model PjBL yang mempunyai banyak siswa dengan nilai rata-rata  dan simpangan baku , dan prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yang mempunyai banyak siswa dengan nilai rata-rata  dan simpangan baku . Analisis statistik menggunakan uji normalitas data dan uji homogenitas data diperoleh bahwa ketiga data berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan ketiga data berasal dari populasi dengan variansi homogen. Sedangkan untuk analisis variansi satu arah disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran MMP, prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model PjBL, dan prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERSIKLUS (LEARNING CYCLE) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 MADIUN Oneviane, Christina; Gatot Iman Santoso, Fransiskus
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui ada tidaknya perbedaan antara kemampuan pemahaman konsep matematis kelompok siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Bersiklus (Learning Cycle) dengan kemampuan pemahaman konsep matematis kelompok siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung. Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai postes  nilai pretes Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan  teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu pengambilan sampel secara acak (cluster random sampling). Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMA Negeri 2 Madiun dengan populasi kelas XI IPA. Untuk s`ampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 7 sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan model pembelajaran bersiklus dan kelas XI IPA 5 sebagai kelas kontrol yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis kelompok siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran bersiklus dengan banyak siswa  = 25, diperoleh nilai rata-rata  = 46,40 dan simpangan baku , dan pada kelompok siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung dengan banyak siswa  = 29, diperoleh nilai rata-rata  = 31,72 dan simpangan baku . Berdasarkan analisis statistik dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran bersiklus (Learning Cycle) dengan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE NUMERIK DALAM MENYELESAIKAN PERSAMAAN-PERSAMAAN SERENTAK Fransiskus Gatot, Iman Santoso
Widya Warta No. 01 Tahun XXXV / Januari 2011
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.981 KB)

Abstract

One of the uses of numerical method is to determine the values of variables of equations simultaneously. The methods which can be used to determine the values of variables of simultaneous equations are Newton-Rapshon method and iteration method. Between these methods there exist different operating procedures. The problem is which is better or more efficient of the two methods in determining the values of variables of the equations simultaneously. This study aimed to compare the solution with the numerical method in determining the approach to the values of variables of equations simultaneously. Based on the average iteration, Newton-Rapshon method had an average recurrence smaller than the average iteration on the method of iteration, so the method of Newton-Rapshon was better or more efficient in solving the approach to the values of variables of simultaneous equations.
PENGARUH GENDER TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA SMP KELAS VIII DALAM PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH Iman Santoso, Fransiskus Gatot
Widya Warta No. 02 Tahun XXXIX/Juli 2015
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.52 KB)

Abstract

The objective of this study is to determine the influence of gender on achievement motivation of the eighth year students of junior high school in problem based learning. The scope of  the research includes (1) gender, that is, the sex of the students as male and female and (2) the students' achievement motivation in mathematics, namely achievement motivation in mathematics of the eighth year students of state junior high schools of Madiun municipality 2013/2014. The aspects of achievement motivation in this case comprise (a)having desires to try themselves, (b) being fond of challenging tasks, (c) being eager to move forward; (d) being resilient to face obstacles, and (e) being future oriented. The subject of this study was the eighth year students of junior high school  of 2013/2014. This  research is descriptive quantitative in nature with research design using secondary data. The data were collected applying documentation technique. It was used to determine the gender of students and their achievement motivation in mathematics. The data analysis employed statistical hypothesis testing of student-t test. The results indicated that there was no difference of the students’ average achievement motivation in mathematics based on gender in problem based learning, which means there was no influence of gender on achievement motivation of the eighth year students of junior high school in problem based learning.
PROSES MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) DAN MODEL ELICITING ACTIVITIES (MEAs) AGAR SISWA MEMILIKI PEMAHAMAN YANG BAIK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA (SUATU KAJIAN TEORI) Rey Siska, Riza; Fransiskus Gatot Iman, Santoso
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menggali permasalahan dalam proses pembelajaran matematika serta memberikan alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini: (1) Mendeskripsikan hasil observasi yang dilaksanakan di SMPN 4 Madiun, (2) Menjelaskan proses Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) agar siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap materi mata pelajaran matematika, (3) Menjelaskan proses Model Eliciting Activities (MEAs) agar siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap materi mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, yaitu dengan mencari data dari literatur terkait. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan content analisys. Dari kajian dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Berdasarkan obeservasi di kelas VII SMPN 4 Madiun, ditemukan beberapa permasalahan, yaitu proses pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga masih kurang melibatkan siswa, prestasi belajar siswa masih belum memenuhi KKM, siswa kurang terlatih dalam mengerjakan soal-soal karena kurangnya pendalaman materi, siswa masih kesulitan membuat model matematika, dan rasa percaya diri siswa masih rendah. (2) Proses Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) memuat tiga komponen, yaitu Auditory, Intellectually, dan Repetition. Ketiga komponen tersebut memuat tujuan pembelajaran matematika sehingga berpotensi membuat siswa memiliki pemahaman yang baik pada mata pelajaran matematika. (3) Proses pembelajaran yang menggunakan Model Eliciting Activities (MEAs) didasarkan pada situasi kehidupan nyata, siswa bekerja dalam kelompok-kelompok kecil, dan diminta menyusun model matematika sebagai solusi. Dalam Model Eliciting Activities (MEAs), terdapat tujuh fase yang harus diperhatikan. Ketujuh fase tersebut memuat tujuan pembelajaran matematika sehingga berpotensi membuat siswa memiliki pemahaman yang baik pada mata pelajaran matematika.