Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Profil GCMS Senyawa Kimia Ekstrak Metanol Isolat Cendawan Entomopatogen Beauveria Bassiana Dan Akar Cabai Sebagai Pemacu Pertumbuhan Cabai Saragih, Magdalena; Trizelia, Trizelia; Nurbailis, Nurbailis; Yusniwati, Yusniwati
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 4, No 2 (2020): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.232 KB) | DOI: 10.31289/agr.v4i2.3840

Abstract

The aim of this study was to identify the chemical compound methanol extract of entomopathogenic fungus Beauveria bassiana from insect walang sangit and the chemical compound roots of red chili plants that were able to stimulate the growth of chilli plants after being applied with entomopathogenic fungus   B. bassiana through seed immersion inoculation using GCMS method. The chemical compound identified as a growth booster in   B. bassiana fungus isolates from the insect walang sangit is an Acetic acid Ethanoic acid Ethylic acid Glacial acetic acid CH3COOH, Hexadecanoic acid, methyl ester (CAS) Methylpalmitate Uniphat A60, n-Hexadecanoic acid Hexadecanoic acid n-Hexadecoic acid Palmitic acid, Dianhydromannitol and Ergosta-5,7,22-trien-3-ol, (3.beta., 22E) - (CAS) Ergosterol (CAS), while the chili root contains Acetic acid Ethanoic acid Ethylic acid Glacials acetic acid CH3COOH, Hexadecanoic acid, methyl ester (CAS) Methyl palmitate Uniphat A60, n -Hexadecanoic acid Hexadecanoic acid Palmitic acid, 8, 11- octadecadienoic acid, methyl ester (CAS) METHYL 8, 11-OCTADECADIENOATE, (23S)-ethylcholest-5-en-3.beta.-ol.s It can be concluded that some of the chemical compounds in methanol extracts identified in chili roots have similarities with chemical compounds that exist in   B. bassiana entomopathogenic fungus which are potential as stimulers of chili plant growth
Cendawan entomopatogen sebagai penginduksi ketahanan tanaman: Sebuah tinjauan sistematis: Entomopathogenic fungi as plant resistance inducer: A systematic review Vajri, Indri Yanil; Trizelia, Trizelia; Kuswardani, Retna Astuti; Saragih, Magdalena
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 21 No 1 (2024): March
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5994/jei.21.1.75

Abstract

IInsect pathologists' attention to the potential of entomopathogenic fungi (EPF) as inducers of plant resistance has increased in recent years. Several types of EPF that have received attention as biocontrol agents for insect pest populations include Beauveria bassiana, Metarhizium anisopliae and Trichoderma sp. because they are able to infect and kill insects directly, has a wide host range, and has been used to control various types of insect pests. Apart from being able to infect and kill insect pests, EPF can also live endophytically in plant tissue and increase plant resistance to pest attacks. The presence of EPF as endophytes is able to induce plant resistance by stimulating an increase phytohormones production. In this article, we reviewed the role of fungi as entomopathogens, the characteristics of entomopathogenic fungi, and their role as inducers of plant resistance. The review was carried out by collecting information  from original articles and related reports which reviewed the results of research on the role of entomopathogenic fungi as plant resistance inducers by including the keywords entomopathogenic endophytic fungi, resistance induction, characterization, systemic resistance and herbivorous insects. This systematic review concludes that EPF as an inducer of plant resistance is a very promising control alternative in the development of plant protection management against insect pests.
Aplikasi Insektisida Sintetik dan Pestisida Nabati untuk Pengendalian Plutella Xylostella pada Tanaman Kubis (Brassica Oleraceae L) Yanty, Dini Puspita; Sembiring, Riduan; Sembiring, Swati; Saragih, Magdalena; Sinulingga, Riski Adi Vindo
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.1144

Abstract

Budidaya kubis seringkali menghadapi banyak kendala dalam meningkatkan produktivitas baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Salah satu masalah utamanya yaitu adanya serangan hama pengganggu tanaman kubis yaitu Plutella xylostella. Serangga ini merupakan jenis hama yang dapat merugikan cukup besar dan dapat menyebabkan gagal panen apabila tidak dilakukan pengendalian. Penggunaan pestisida insektisida sintetik dan pestisida nabati merupakan salah satu cara untuk mengendalikan serangan P. xylostella. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi insektisida sintetik, pestisida nabati dan kombinasi perlakuan dalam pengendalian P. xylostella pada tanaman kubis (Brassica oleraceae, L). Penelitian ini dilaksanakan di lahan  petani JI. Djamin Ginting.  Perumahan Teropis Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo dari  Desember 2022 sampai dengan April  2023, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor perlakuan.  Faktor pertama adalah Jenis insektisida (I) terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu: Insektisida Prevathon 50 SC (IP) dan insektisida Rotenon (IT). Faktor yang kedua adalah konsentrasi yang digunakan (K) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu: tanpa insektisida (Ko), 1 ml/liter air (K1), 1.5 ml/liter air (K,) dan 2.0 ml/liter air (K3).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis insektisida dan konsentrasi memberi pengaruh yang nyata terhadap penurunan populasi P. xylostella, intensitas serangan serta dapat menyelamatkan produksi dari serangan P. xylostella. Penggunaan insektisida Prevathon 50 SC (IP) dengan konsentrasi 1.5 ml/liter air (K2) dapat menekan serangan P. xylostella dan menyelamatkan produksi. Perlakuan kombinasi yang diujikan tidak menunjukkan pengaruh perbedaan yang nyata pada setiap parameter yang diamati.
Sosialisasi Pemeliharaan Tanaman Bunga Hias kepada Warga Desa Perumnas Simalingkar Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Sembiring, Swati; Saragih, Magdalena; Sembiring, Riduan; Ginting, Rajiv; Sihotang, Saipul; Silaban, Sri Rejeki; Pandiangan, Indera Prabowo
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1153

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Perumnas Simalingkar, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, dalam hal pemeliharaan tanaman bunga hias sebagai upaya pemberdayaan ekonomi berbasis rumah tangga sekaligus pelestarian lingkungan. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari potensi besar yang dimiliki oleh desa tersebut, yaitu kondisi iklim dan geografis yang mendukung pertumbuhan tanaman hias, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat karena keterbatasan informasi dan keterampilan teknis. Kegiatan ini diikuti oleh Ibu PKK yang merupakan warga desa perumnas simalingkar kecamatan pancur batu kabupaten deli serdang. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan terhadap aspek teknis pemeliharaan bunga hias, yang diukur melalui pre-test dan post-test sederhana. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme untuk mulai menanam dan merawat bunga hias di pekarangan rumah masing-masing sebagai langkah awal menuju kegiatan usaha mikro berbasis tanaman hias. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap nilai estetika dan ekonomi dari tanaman hias serta mendorong inovasi pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Dengan memanfaatkan teknologi digital dalam pelaksanaan sosialisasi, kegiatan ini membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tetap dapat dilakukan secara efektif dan efisien, meskipun dalam keterbatasan mobilitas. Keberlanjutan program ini diharapkan terjaga melalui pendampingan lanjutan dan pengembangan kelompok tani bunga hias secara swadaya masyarakat.
Cendawan entomopatogen sebagai penginduksi ketahanan tanaman: Sebuah tinjauan sistematis: Entomopathogenic fungi as plant resistance inducer: A systematic review Vajri, Indri Yanil; Trizelia, Trizelia; Kuswardani, Retna Astuti; Saragih, Magdalena
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 21 No 1 (2024): March
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5994/jei.21.1.75

Abstract

IInsect pathologists' attention to the potential of entomopathogenic fungi (EPF) as inducers of plant resistance has increased in recent years. Several types of EPF that have received attention as biocontrol agents for insect pest populations include Beauveria bassiana, Metarhizium anisopliae and Trichoderma sp. because they are able to infect and kill insects directly, has a wide host range, and has been used to control various types of insect pests. Apart from being able to infect and kill insect pests, EPF can also live endophytically in plant tissue and increase plant resistance to pest attacks. The presence of EPF as endophytes is able to induce plant resistance by stimulating an increase phytohormones production. In this article, we reviewed the role of fungi as entomopathogens, the characteristics of entomopathogenic fungi, and their role as inducers of plant resistance. The review was carried out by collecting information  from original articles and related reports which reviewed the results of research on the role of entomopathogenic fungi as plant resistance inducers by including the keywords entomopathogenic endophytic fungi, resistance induction, characterization, systemic resistance and herbivorous insects. This systematic review concludes that EPF as an inducer of plant resistance is a very promising control alternative in the development of plant protection management against insect pests.