Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DALAM MENJAGA KAWASAN MANGROVE DI KELURAHAN KLAMANA DAN KLAWALU DISTRIK SORONG TIMUR PROVINSI PAPUA BARAT DAYA Urosa, Roni; Serkadifat, Yetti S.; Wattimena, Lanny
J-mace : Jurnal Penelitian Vol 6, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jmace.v6i1.90

Abstract

Penelitian dilakukan di kawasan mangrove Kelurahan Klamana dan Klawalu,  Distrik Sorong Timur. Pemerintah Kota Sorong berperan penting menjaga mangrove karena fungsi ekologis dan ekonomisnya yang signifikan serta mendukung pembangunan berkelanjutan. PERDA No 1/2023 menetapkan target minimal 70% luas mangrove tetap terjaga. Kegiatan meliputi rehabilitasi, pemberdayaan, penanaman, pembibitan dan pendampingan ekonomi masyarakat. Metode yang dipakai: Pemilihan responden dilakukan dengan metode purposive sampling  responden utama diantaranya PLT Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Unit II Kota Sorong (KPHL) Bapak Yohanes Putrirulan,SP.M.Si Kepala Seksi Kerusakan Lingkungan Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong (DPPLH) Bapak Trinalk E Sitorus, SE, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Sorong Bapak Ruben Jitmau.
Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Obat Tradisional Oleh Masyarakat Kampung Malawor Distrik Makbon Kabupaten Sorong Mili, Meilana; Wattimena, Lanny; Serkadifat, Yetti S.
Jurnal Jendela Ilmu Vol 6, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/ji.v6i2.227

Abstract

Masyarakat Kampung Malawor Distrik Makbon Kabupaten Sorong masih memanfaatkan tumbuhan sebagai obat tradisional sampai sekarang yang merupakan warisan turun-temurun dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional yang digunakan oleh masyarakat. Pemilihan responden menggunkan metode purposive sampling, dimana responden sebanyak 25 KK merupakan masyarakat Kampung Malawor berusia 25-60 tahun, dan memiliki pengetahuan serta pengalaman tentang cara pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional. Jenis-jenis tumbuhan yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional diantaranya Daun Gatal (Decumana), Ciremai Sidaguri (Sida Rhombifolia), Awar-Awar (Ficus Septica), Pohon Daun Payung (Macaranga Grandifolia), Pohon Pulai (Pule), Kelor (Moringa Oleifera), Kayu Sukun Hutan (Artocarpus Altilis)  dan Kayu Tene, Tali Kuning (Tinospora Dissitiflra). Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai obat adalah daun, batang, dan kulit. Pengelolaannya adalah dengan cara ditumbuk, direbus, dan dimandi (ukup). Masyarakat memanfaatkan tumbuhan sebagai obat tradisional, karena mudah untuk ditemukan, dan tidak mengeluarkan biaya yang besar.