Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MODEL KOMUNIKASI DAKWAH DALAM KONSELING REALITAS BERBASIS A L - H I K M A H: ANALISIS TERHADAP DIALOG VERBAL DALAM MENANGANI PRILAKU TREN LGBT PADA REMAJA DI ACEH TAMIANG M. Ilyas, Sabrida
AL-HIKMAH: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Budaya Vol 8 No 1 (2017): Vol 8 No 1 Jan-Jun 2017
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.437 KB)

Abstract

 Komunikasi dakwah dalam konseling realitas berbasis al-hikmah merupakan suatu bentuk komunikasi konseling yang khas dimana seseorang konselor melakukan konseling realitas dengan memadukan nasehat-nasehat yang bersumber sesuai dengan ajaran Alquran dan Sunah dengan pendekatan al-hikmah. Di dalam  konseling realitas berbasis al?hikmah ini tidak sekedar membantu individu atau kelompok menyelesaikan masalah kehidupan saja, namun di dalamnya juga memuat tujuan menguatkan dimensi pikiran, emosi dan spiritual-relijius agar terjadinya perubahan tingkah laku. Untuk itu, tulisan ini merupakan hasil analisis terhadap model komunikasi dakwah berbentuk dialog verbal dalam konseling realitas berbasis al-hikmah dalam  menanggani prilaku tren LGBT pada remaja di kabupaten Aceh Tamiang. Penulis menemukan bahwa dalam tehnik konseling realitas berbasis al-hikmah ini konselor melakukan prosedur dan tahap-tahap konseling dengan mengunakan pendekatan model komunikasi dakwah dalam bentuk dialog verbal. Pendekatan model komunikasi dakwah yang  dimaksud terutama dalam penggunaan bahasa verbal berbasis al-hikmah sebagai alat komunikasi ketika melakukan proses konseling. Hal tersebut karena kegiatan konseling melalui penggunaan bahasa verbal menjadi penentu dalam efektivitas terselesainya suatu permasalahan yang dialami konseli.  
Pelatihan Konselor Teman Sebaya di SMA se-Kota Langsa Chalidaziah, Wan; M. Ilyas, Sabrida; Nanda, Septia
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v4i2.9860

Abstract

Kebutuhan guru BK disekolah SMA se- Kota Langsa masih belum mencukupi secara rasio yang ideal berdasarkan Permendikbud No 111 tahun 2014 yakni 1: 150 siswa. Kondisi lainya adalah remaja belum mampu terbuka dengan guru BK sehingga remaja lebih suka memecahkan masalahnya dengan teman sebaya. Tujuan pengabdian ini adalah mengetahui gambaran pemahaman siswa SMA se- Kota Langsa tentang konselor sebaya di sekolah. Kemudian mengetahui kesiapan siswa SMA se- Kota Langsa menjadi konselor sebaya. Selanjutnya mengetahui efektivitas kegiatan pelatihan mencetak konselor sebaya di SMA se- Kota Langsa. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pada tahap persiapan membuat skala kebutuhan akan konseling sebaya dan merumuskan rancangan modul. Tahap pelaksanaan pelatihan menggunakan metode off the job training yakni metode pelatihan yang digunakan ceramah, dan FGD. Tahap Monitoring dan Evaluasi menggunakan sistem UCA (Understanding, Comfort and Action) yaitu membuat kelompok konseling teman sebaya di sekolah . Hasil pengabdian memperlihatkan bahwa pada setiap peserta kegiatan mendapatkan peningkatkan pemahaman pada saat sebelum diberikan pelatihan dan sesudah diberikan pelatihan. Ditinjau dari jurnal harian yang berikan oleh peserta sudah mampu menerapkan keterampilan dasar konselor teman sebaya. Keunggulan dari pengabdian ini adalah terbentuknya konselor sebaya yang dapat membantu guru BK dalam menyelesaikn masalah remaja di sekolah dan membantu program prioritas BKKBN Kota Langsa agar para remaja produktif dalam bidang sosial
Penyuluhan dan Edukasi Kesejahteraan Emosional Melalui Terapi SEFT Bagi Komunitas Wirit M. Ilyas, Sabrida; Mua’zirin, Mua’zirin; Nate, Finte; Aulia Rahim, Reynaldi; Lutfina, Lutfina; Mayani Lubis, Nazly
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i1.9494

Abstract

Kesejahteraan emosional ibu-ibu di Desa Rimbang Sawang menjadi perhatian utama dalam program pengabdian masyarakat ini, mengingat tantangan emosional yang mereka hadapi akibat kondisi sosial dan ekonomi yang sulit. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan emosional melalui penerapan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, praktik teknik SEFT, serta diskusi dan refleksi dengan 35 peserta ibu-ibu komunitas wirid berusia 28 hingga 60 tahun. Temuan penting dari hasil pengabdian menunjukkan penurunan signifikan dalam tingkat stres dan kecemasan peserta, dengan skor stres berkurang dari 7.2 menjadi 4.5 dan kecemasan dari 6.8 menjadi 4.3. Peningkatan juga terlihat dalam pemahaman dan keterampilan praktik SEFT, yang menunjukkan bahwa peserta memperoleh manfaat praktis dari pelatihan. Kesimpulannya, program ini berhasil mencapai tujuannya dengan memberikan dampak positif pada kesejahteraan emosional ibu-ibu wirid dan meningkatkan keterampilan mereka dalam menerapkan teknik SEFT. Hasil ini menegaskan efektivitas SEFT sebagai alat untuk mengelola stres dan memperbaiki kesejahteraan emosional dalam komunitas tersebut. Selanjutnya, disarankan untuk melanjutkan program ini dengan sesi lanjutan dan pembentukan kelompok dukungan untuk memastikan keberlanjutan manfaat yang diperoleh.
Penyuluhan dan Edukasi Kesejahteraan Emosional Melalui Terapi SEFT Bagi Komunitas Wirit M. Ilyas, Sabrida; Mua’zirin, Mua’zirin; Nate, Finte; Aulia Rahim, Reynaldi; Lutfina, Lutfina; Mayani Lubis, Nazly
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i1.9494

Abstract

Kesejahteraan emosional ibu-ibu di Desa Rimbang Sawang menjadi perhatian utama dalam program pengabdian masyarakat ini, mengingat tantangan emosional yang mereka hadapi akibat kondisi sosial dan ekonomi yang sulit. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan emosional melalui penerapan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, praktik teknik SEFT, serta diskusi dan refleksi dengan 35 peserta ibu-ibu komunitas wirid berusia 28 hingga 60 tahun. Temuan penting dari hasil pengabdian menunjukkan penurunan signifikan dalam tingkat stres dan kecemasan peserta, dengan skor stres berkurang dari 7.2 menjadi 4.5 dan kecemasan dari 6.8 menjadi 4.3. Peningkatan juga terlihat dalam pemahaman dan keterampilan praktik SEFT, yang menunjukkan bahwa peserta memperoleh manfaat praktis dari pelatihan. Kesimpulannya, program ini berhasil mencapai tujuannya dengan memberikan dampak positif pada kesejahteraan emosional ibu-ibu wirid dan meningkatkan keterampilan mereka dalam menerapkan teknik SEFT. Hasil ini menegaskan efektivitas SEFT sebagai alat untuk mengelola stres dan memperbaiki kesejahteraan emosional dalam komunitas tersebut. Selanjutnya, disarankan untuk melanjutkan program ini dengan sesi lanjutan dan pembentukan kelompok dukungan untuk memastikan keberlanjutan manfaat yang diperoleh.
Pelatihan Konselor Teman Sebaya di SMA se-Kota Langsa Chalidaziah, Wan; M. Ilyas, Sabrida; Nanda, Septia
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v4i2.9860

Abstract

Kebutuhan guru BK disekolah SMA se- Kota Langsa masih belum mencukupi secara rasio yang ideal berdasarkan Permendikbud No 111 tahun 2014 yakni 1: 150 siswa. Kondisi lainya adalah remaja belum mampu terbuka dengan guru BK sehingga remaja lebih suka memecahkan masalahnya dengan teman sebaya. Tujuan pengabdian ini adalah mengetahui gambaran pemahaman siswa SMA se- Kota Langsa tentang konselor sebaya di sekolah. Kemudian mengetahui kesiapan siswa SMA se- Kota Langsa menjadi konselor sebaya. Selanjutnya mengetahui efektivitas kegiatan pelatihan mencetak konselor sebaya di SMA se- Kota Langsa. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pada tahap persiapan membuat skala kebutuhan akan konseling sebaya dan merumuskan rancangan modul. Tahap pelaksanaan pelatihan menggunakan metode off the job training yakni metode pelatihan yang digunakan ceramah, dan FGD. Tahap Monitoring dan Evaluasi menggunakan sistem UCA (Understanding, Comfort and Action) yaitu membuat kelompok konseling teman sebaya di sekolah . Hasil pengabdian memperlihatkan bahwa pada setiap peserta kegiatan mendapatkan peningkatkan pemahaman pada saat sebelum diberikan pelatihan dan sesudah diberikan pelatihan. Ditinjau dari jurnal harian yang berikan oleh peserta sudah mampu menerapkan keterampilan dasar konselor teman sebaya. Keunggulan dari pengabdian ini adalah terbentuknya konselor sebaya yang dapat membantu guru BK dalam menyelesaikn masalah remaja di sekolah dan membantu program prioritas BKKBN Kota Langsa agar para remaja produktif dalam bidang sosial