Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1). Gambaran kepemimpinan inklusif, efektivitas manajemen mutu, teamwork, budaya mutu, knowledge management Madrasah aliyah negeri Langkat; (2). Model pengaruh kepemimpinan inklusif, teamwork, budaya mutu, knowledge management terhadap efektivitas manajemen mutu Madrasah aliyah negeri Langkat;; (3). Pengaruh kepemimpinan inklusif, teamwork, budaya mutu, terhadap knowledge management Madrasah aliyah negeri Langkat;; (4). Pengaruh kepemimpinan inklusif, teamwork, budaya mutu, knowledge management terhadap efektivitas manajemen mutu Madrasah aliyah negeri Langkat. Jenis penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif metode ex post facto non eksperimental, model yang digunakan dalam penelitian ini model jalur korelasi (correlated path model), desain penelitian dengan pendekatan analisis jalur (path analysis). Penelitian ini dilaksanakan di 3 (tiga) madrasah aliyah negeri Langkat, teknik pengambilan sampel menggunakan diagram Nomogram Harry King dan sampel ditetapkan sebanyak 152 orang, teknik pengumpulan data kuantitatif menggunakan penjaringan angket kuesioner dan analisis data dengan analisis jalur. Hasil penelitian menemukan bahwa: kepemimpinan inklusif berpengaruh langsung positif terhadap knowledge management Madrasah dengan nilai koefisien 0,396; Team work berpengaruh langsung positif terhadap knowledge management nilai koefisien = 0,251; Budaya mutu berpengaruh langsung positif terhadap knowledge management nilai koefisien = 0,301; Kepemimpinan inklusif berpengaruh langsung positif terhadap efektivitas nilai koefisien = 0,284; Team Work berpengaruh langsung positif terhadap efektivitas mutu dengan koefisien 0,189; Budaya mutu berpengaruh langsung positif terhadap efektivitas mutu dengan koefisien = 0,180; Knowledge management berpengaruh langsung positif terhadap efektivitas mutu dengan koefisien = 0,270; Kepemimpinan inklusif berpengaruh tidak langsung positif terhadap efektivitas mutu melalui knowledge management dengan koefisien = 0,128 dengan total pengaruh sebesar 0,412; Team Work berpengaruh tidak langsung positif terhadap efektivitas mutu melalui knowledge management dengan koefisien = 0,093; Budaya mutu berpengaruh tidak langsung positif terhadap efektivitas mutu melalui knowledge management dengan nilai koefisien = 0,104 dengan total pengaruh sebesar 0,284.