Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TEACHER’S PERCEPTION ON BILINGUAL LANGUAGE IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING (ELT) Murtini, Anugrah; Rasyiki, Adrian
Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Vol. 16 (2024): TING XVI 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Bahasa Bilingual dalam Pengajaran Bahasa Inggiris, melibatkan Bahasaasli (L1) dan bahasa target, yaitu bahasa Inggris (L2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipersepsi guru terhadap penggunaan Bahasa bilingual dalam pengajaran Bahasa Inggris. Penelitianini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif untuk menganalisis data. Datadikumpulkan melalui Observasi dan wawancara. Partisipan dalam penelitian ini melibatkan tigaorang guru Bahasa inggris dari SMAN 9 Pangkep, Sulawesi Selatan. Hasil penelitianmenunjukkan adanya persespsi yang positif dari para guru di SMAN 9 Pangkep yang menerapkanstrategi bilingual dalam pengajaran Bahasa inggris. Guru menggunakan metode pengajaranbilingual untuk memudahkan siswa memahami ide-ide yang sulit dan memastikan mereka benar-benar memahami materi. Dengan menjelaskan konsep-konsep kompleks dalam bahasa asli siswadan bahasa Inggris, guru membantu siswa merasa kurang cemas atau tertekan. Ketika siswamerasa lebih nyaman, mereka menjadi lebih terbuka dan siap untuk belajar bahasa baru.Pendekatan ini juga membantu siswa beradaptasi secara bertahap dalam menggunakan bahasaInggris, menciptakan transisi yang lebih lancar menuju penggunaan bahasa Inggris secara penuh.Penelitian ini menekankan pentingnya menerapkan praktik bilingual dalam ELT untukmendukung akuisisi bahasa, meningkatkan kepercayaan diri siswa, dan menyesuaikan denganlatar belakang linguistik siswa yang beragam, yang pada akhirnya berkontribusi pada pengalamanpendidikan yang lebih efektif dan inklusif
Project-Based Learning and Group Discussion to Enhance Critical Thinking in English Language Education: A Qualitative Case Study in SMA 1 Blora Murtini, Anugrah; Rasyki, Adrian
Journal of English Language and Education Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i6.1586

Abstract

This qualitative case study investigates the implementation of Project-Based Learning (PBL) combined with Group Discussion (GD) to enhance students' critical thinking skills in English language education at SMA 1 Blora. The study involved 32 students from the 11th-grade English class and was conducted in August 2025. Data were collected through classroom observations, interviews with students and teachers, and analysis of students’ project outputs. The findings indicate that integrating PBL and GD fosters higher-order thinking, improves problem-solving skills, and encourages collaborative learning. Students demonstrated increased engagement, reflective thinking, and the ability to articulate ideas coherently in English. The study concludes that PBL and GD are effective pedagogical approaches to cultivate critical thinking in secondary English education contexts.
PENGUATAN PEMBELAJARAN PAUD MELALUI INTEGRASI TEKNOLOGI DIGITAL AI DAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF INTERAKTIF DI HIMPAUDI Rizky Pratiwi, Widya; Rezki Hardianto Putra Rustan, Dwi; Mustapa, Noviana; Murtini, Anugrah; Juhana, Juhana; Syamsudin, Muhamad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.966-976

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh tim dosen dan mahasiswa  Universitas Terbuka bertujuan untuk mendorong transformasi pembelajaran PAUD di wilayah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini  (HIMPAUDI) Kecamatan Legok melalui dua fokus utama yaitu integrasi teknologi digital serta pemanfaatan media edukatif interaktif Alat Permainan Edukatif (APE) dalam pengelolaan dan pembelajaran. PkM ini menyasar mitra yaitu HIMPAUDI Kec. Legok, Kab. Tangerang. Metode kegiatan terdiri dari tiga tahap utama, yaitu: 1) Analisis Kebutuhan (Pelaksanaan FGD dan distribusi angket); 2) persiapan (komunikasi dengan mitra, koordinasi dengan Tim PkM, pembuatan materi, dan pengadaan peralatan hadiah Quiz dan hibah); 3) pelaksanaan PkM (pemberian materi dan hibah APE). Melalui tahapan yang sistematis, kegiatan ini telah memberikan solusi konkret terhadap permasalahan yang dihadapi guru dan pengelola PAUD. Kedua materi pelatihan yang diberikan tidak hanya meningkatkan kompetensi pendidik PAUD secara teknis, tetapi juga membangun kesadaran pentingnya pembelajaran yang inklusif, partisipatif, dan berbasis pengalaman. Kegiatan PkM ini menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya dari sisi peningkatan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dari sisi motivasi dan kepercayaan diri para guru dalam menerapkan inovasi pembelajaran di kelas masing-masing. Simulasi, ice breaking, serta praktik langsung selama workshop terbukti efektif dalam menjembatani teori dan praktik yang aplikatif. Partisipasi aktif mitra serta antusiasme selama kegiatan menunjukkan adanya kebutuhan yang mendalam terhadap pelatihan sejenis, sekaligus mengindikasikan pentingnya kesinambungan program PkM yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia secara menyeluruh.