Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Mitrasehat

Hubungan Antara Pengetahuan Orang Tua Terhadap Perilaku Pencegahan Diare Pada Balita Di Poli Anak RSKD Ibu Dan Anak Pertiwi Makassar Asmiana Saputri Ilyas; Yayu Angriani
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i1.278

Abstract

Morbidity and mortality rates of diarrheal disease are still high. Nurses as health workers can contribute in the handling of diarrhea in accordance with its role, one of which is to provide education to parents, especially mothers for the prevention of diarrheal diseases. The purpose of this study was to find out the relationship between the knowledge of parents in the prevention of diarrhea in the poly children RSKD mother and child pertiwi Makassar. This research is a descriptive analytical research with cross sectional method. The population in the study was the parents of toddlers suffering from diarrhea and a sample of 30 people. Data analysis with univariate and bivariate analysis using Chi-Square statistic. Based on the results of the study showed that the statistic test using chi-squaretest, with alternative continuity correction test obtained value p= 0.030 (p<0.05) which means H1 received or there is a relationship between parental knowledge to diarrhea prevention behavior in child poly RSKD Mother And Child Pertiwi Makassar.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kebutuhan Gizi Dengan Status Gizi Balitadi Puskesmas Wanggar Sari Kabupaten Nabire Provinsi Papua Asmiana Saputri Ilyas; Meylanie Monalisa Nauri Gamay
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.304

Abstract

Gizi adalah proses metabolisme dalam tubuh makhluk hidup untuk menerima bahan-bahan dari lingkungan hidupnya dan menggunakan bahan-bahan tersebut agar dapat menghasilkan berbagai aktivitas penting dalam tubuh. Bahan-bahan dari lingkungan hidup tersebut dikenal dengan istilah unsur gizi .Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, menggunakan instrument berupa kuesioner. Jumlah populasi 95 orang dan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin jumlah sampel sebanyak 45 orang. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi square pada tingkat kemaknaan (α<0,05). Hasil penelitian menujukan bahwa dari 45 reponden, ibu yang memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 29 orang (64,4%) yang berpengetahuan buruk 16 orang (35,6%). Balita yang memiliki status gizi baik 30 orang (66,7%) status gizi kurang sebanyak 15 orang (33,3%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang siginifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita di Puskesmas Wanggar Sari Kabupaten Nabire Provinsi Papua dengan nilai p=0,02 (p<0,05). Penulis menyarankan untuk meningkatkan program komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) khususnya tentang stats gizi pada ibu-ibu hamil maupun ibu yang mempunyai balita.
Hubungan Penggunaan Popok Bayi dan Perilaku Ibu terhadap Kelainan Kulit pada Bayi 0-12 Bulan di Desa Tobadak II Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat Asmiana Saputri Ilyas; Adi Hermawan; Muhammad Syafri
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.326

Abstract

Popok bayi merupakan alat yang digunakan dan diciptakan untuk menyerap urine dan menampung feses yang didesain untuk menjaga kulit tetap kering sehingga terhindar dari pakaian, tempat tidur dan lingkungan sekitar bayi secara langsung. Popok bayi terdiri dari dua jenis yaitu popok kain dan popok sekali pakai, yang pada proses pembuatannya memiliki perbedaan. Pada proses pembuatan popok sekali pakai ada proses pemutihan dengan menggunakan bahan kimia seperti klorin, yang berbahaya jika perilaku ibu dalam penggunaannya tidak benar karena dapat menyebabkan kelainan kulit pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan popok bayi dan perilaku ibu terhadap kelainan kulit pada bayi 0-12 bulan di Desa Tobadak II Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat. Jenis penelitian ini bersifat analitik kuantitatif. Populasi dan sampel responden adalah seluruh bayi 0-12 bulan yang menggunakan popok bayi yang berjumlah 64 orang. Metode pengukuran perilakunya menggunakan metode scoring dan untuk pengolahan data menggunakan analisis univariate dan bivariate. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu yang sudah baik sebanyak 60,9%, sikap ibu yang baik 54,6%, tindakan ibu yang baik sebanyak 31,3%. Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu terhadap kelainan kulit pada bayi (p value= 0,648), tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu terhadap kelainan kulit pada bayi (p value= 0,256), namun ada hubungan yang signifikan antara tindakan ibu terhadap kelainan kulit pada bayi (p value= 0,045). Saran untuk semua ibu untuk berkonsultasi kepada tenaga kesehatan mengenai popok bayi yang sesuai dengan kondisi si bayi
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA LAYANAN HOME CARE DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS MOCONGLOE KABUPATEN MAROS Asmiana Saputri Ilyas; Sitti Herliyanti Rambu
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i2.483

Abstract

Latar belakang: Penyedia layanan publik kesulitan menjelaskan kepada masyarakat bagaimana layanan yang mereka berikan berfungsi, dan akibatnya pengguna layanan menjadi frustrasi. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, tingkat kebijakan publik pengguna jasa semakin meningkat dan didukung oleh semakin besarnya kesadaran akan hak-haknya. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang baik, maka perlu adanya respon yang kuat terhadap permintaan masyarakat karena sukses tidaknya suatu kebijakan diukur dari tingkat kepuasan masyarakat. Tujuan: Mengetahui efektivitas pemanfaatan media dalam pelayanan home care dan kepuasan terhadap pelayanan home care. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, yaitu deskripsi atau penyajian data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna jasa rumah tangga. Peneliti menggunakan teknik cluster sampling berdasarkan segmen populasi yang dipilih. Hasil: Menunjukkan bahwa penggunaan jasa rumah tangga dinilai baik dari 5 faktor yaitu keandalan, akuntabilitas, kepercayaan, kecintaan dan tepat rekomendasi yang diberikan oleh pejabat. Dalam hal menikmati layanan rumah, masyarakat puas dengan layanannya. Kesimpulan: Penggunaan layanan berbasis rumah terbukti efektif dalam memberikan layanan. Hal ini dapat dilihat melalui lima metrik layanan: keandalan, daya tanggap, jaminan, kasih sayang, dan bukti fisik yang diterima dari masyarakat.