Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Bank Kapasitor Untuk Perbaikan Faktor Daya di PT Beras Rajawali Menggunakan Optimal Capacitor Placement ETAP 19 Al Firdausi, Barik Irfani; Auliq, Muhammad A'an; Fitriana, Fitriana
Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/juliet.v5i1.89376

Abstract

Saat ini, permintaan energi listrik terus meningkat karena kebutuhan yang bertambah, termasuk di sektor industri seperti PT Beras Rajawali yang terus memperluas fasilitas produksinya guna memenuhi permintaan yang semakin tinggi. Adanya peningkatan jumlah unit produksi akan terjadi penurunan faktor daya yang perlu segera diatasi. Salah satu cara untuk mengatasi atau mengurangi kerugian daya akibat faktor daya yang rendah adalah dengan memasang bank kapasitor. Pemasangan bank kapasitor ini diharapkan dapat bekerja secara efektif dan efisien sehingga perlu dilakukan analisis terlebih dahulu melalui simulasi sebelum dilakukan pemasangan bank kapasitor secara real. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Optimal Capacitor Placement (OCP) menggunakan software ETAP. Hasil simulasi dan perhitungan menunjukkan bahwa pemasangan bank kapasitor pada bus yang mengalami penurunan faktor daya berhasil mengembalikan faktor daya menjadi normal. Hal ini terlihat ketika sebelum dipasang bank kapasitor, arus pada kedua mencapai 101,1 A dan 111,4 A, sedangkan setelah dipasang bank kapasitor, besarnya arus menurun menjadi 67,9 A dan 78,5 A.
Tera Ulang KWh Meter Tua Menggunakan Alat Tera Portabel Berbasis Sensor PZEM-004T (Studi Kasus di PT. PLN (Persero) ULP Klakah) Ridho, Muhammad Ali; Auliq, Muhammad A'an; Fitriana, Fitriana; Iswahyudi, Iswahyudi; Sutikno, Sutikno
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 7, No 1 (2025): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v7i1.22920

Abstract

Dalam menyalurkan energi listrik ke konsumen diperlukan alat ukur dengan akurasi yang baik sehingga perhitungan pemakaian konsumen dapat terukur dengan sebenar-benarnya. Saat ini, masih banyak kWh meter yang digunakan PLN yang sudah bisa dikatakan tua karena masih banyak kWh meter dengan usia pemakaian diatas 15 tahun, tentunya ini perlu dievaluasi oleh PLN dengan melakukan proses TERA ulang demi memastikan KWh meter tua ini masih memiliki akurasi pengukuran yang baik. Untuk mempermudah proses TERA ulang kWh meter tua yang ada di konsumen diperlukan alat bantu TERA yang simple dan portabel sehingga dapat mempercepat proses TERA ulang dan hasil dari TERA ulang ini dapat menjadi usulan penggantian kWh meter. Penggunaan alat tera portabel berbasis sensor PZEM-004T dalam proses tera ulang diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dan efisien dalam meningkatkan keandalan pengukuran kWh meter. Selain itu, dengan data akurat yang diperoleh dari alat ini, PT. PLN (Persero) ULP Klakah dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengganti atau memperbaiki kWh meter yang tidak lagi akurat, sehingga menjaga kepuasan pelanggan dan mendukung operasi yang efisien. Dari 10 sampel uji yang dilakukan pengujian diperoleh hasil 20% kondisi normal dan 80% pengukuruan tidak normal atau memiliki akurasi pengukuran yang kurang baik. 
Perancangan Dan Implementasi Sensor MQ-4 Gas Metana (Ch4) Pada Sistem Biogas Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Lismana, Germenio Cipta; Auliq, Muhammad A'an; Rintyarna, Bagus Setya
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 7, No 1 (2025): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v7i1.11458

Abstract

Di Indonesia seiring dengan bertambahnya penduduk, mengakibatkan kebutuhan energi yang mengalami peningkatan, sedangkan ketersediaan bahan bakar fosil semakin berkurang. Teknologi energi terbarukan untuk mengatasi masalah ini dengan menggunakan energi biogas yang berbahan dasar limbah rumah tangga dan kotoran ternak, untuk mendapatkan biogas dari bahan alami atau organik. Produksi biogas dapat dimanfaatkan jika terdapat gas metana. Maka dari itu perlu dideteksi dengan menggunakan perancangan dan implementasi sistem monitoring gas metana serta pengujian pada mikrokontroler Arduino Uno. Dengan menggunakan sensor MQ-4, Sensor BMP-180, rangkaian data logger board, rangkaian LCD, rangkaian buzzer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan cara melakukan perancangan dan pembuatan alat, selanjutnya dilakukan pengujian pengukuran terhadap alat tersebut. Pada penelitian yang dilakukan dengan menggunakan ketetapan ppm, status pascal, suhu derajat celcius. Pada ppm menghasilkan nilai BH-90E CH4 Gas Detector dengan range nilai 386-1174 ppm yang didapat pada hari 0-14, Nilai sensor MQ-4 dengan range nilai 372,96-1144,32 ppm dengan nilai eror 2,0%. Status pascal menghasilkan nilai tertinggi 7332,5 Pa dengan nilai eror 1,6%. Pada Suhu menggunakan BMP-180 dengan nilai tertinggi 34,90C dengan nilai rata-rata eror sebesar 1,2%.
PENGARUH KONSENTRASI KMnO4 TERHADAP BIOLEKTRISITAS DOUBLE CHAMBER MICROBIAL FUEL CELL DENGAN SUBTRAT LIMBAH KULIT KAKAO Fitriana, Fitriana; Auliq, Muhammad A'an; Galuh, Senki Desta; Sutikno, Sutikno; Adytia, Daffa Gibran; Hasan, Moh. Ibnu
Jurnal Media Elektro Vol 14 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jme.v0i0.21397

Abstract

The increasing use of fossil fuels for electricity generation leads to scarcity and greenhouse gas emissions, necessitating a solution in the form of a transition to environmentally friendly renewable energy. One renewable energy source that is currently being developed is the Microbial Fuel Cell (MFC), which utilizes bacterial metabolism to generate electrical energy. MFC generally consists of two chambers: an anode chamber containing microorganisms and substrates, and a cathode chamber containing an electrolyte solution. The organic material used as a substrate in the anode chamber of the MFC in this study is cocoa pod husk waste, while the electrolyte solution in the cathode chamber is potassium permanganate (KMnO₄). This study will analyze the effect of KMnO₄ concentration on the bioelectricity of the cocoa pod husk MFC, including current, voltage, and power density. The KMnO₄ concentrations used are 0.02 M, 0.03 M, and 0.04 M. The bioelectricity testing results show that the KMnO₄ concentration in the cathode chamber affects the system's performance, with a 0.03 M concentration producing the highest current and power density.
Interaction Between Social Acceptance and Humanistic Green Techno Educational Capability in Supporting Environmentally Friendly Solar Energy Investments in Jember District Auliq, Muhammad A'an; Sularso, Raden Andi; Safitri, Julia; Isnarno, Endi
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 3 No. 6 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v3i6.7031

Abstract

The development of a dynamic energy system requires adjustments to energy policies that are in line with and receive strong support from human resources in government and society. One of the most effective and sustainable policies is encouraging investment in environmentally friendly infrastructure, such as renewable energy. The potential of solar energy, which is a renewable energy source, offers a solution to the energy crisis experienced by developing countries. In this research, a new concept is proposed which is known as "the interaction between social acceptance and investment readiness (SONVES) as a mediator of green_ Techno Humanistic Education Capability towards solar PV investment readiness". This aims to determine the effect of increasing social acceptance, technology acceptance, environmental awareness, and economic value which are expected to have a positive effect on investment readiness. This research model uses a quantitative descriptive approach to describe the situation objectively using data in the form of numbers.   overall investment readiness.
Rancang Bangun Prototype Sistem Monitoring dan Kontrol Suhu dan Kelembaban pada Multi-Kubikel Berbasis IoT Oktavia, Putri Eka; Auliq, Muhammad A'an; Fitriana
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 18 No. 2 (2025): Desember : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v18i2.3292

Abstract

Suhu dan kelembaban merupakan parameter lingkungan yang harus dijaga pada ruang kubikel untuk memastikan peralatan distribusi listrik tetap bekerja secara optimal. Pada multi-kubikel, perbedaan fungsi dan beban menyebabkan karakteristik suhu dan kelembaban pada tiap ruang kubikel tidak sama, sehingga pemantauan secara manual menjadi kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototype sistem monitoring dan kontrol suhu-kelembaban pada multi-kubikel berbasis Internet of Things (IoT) yang terdiri dari tiga buah kubikel. Sistem ini menggunakan ESP8266 sebagai mikrokontroler utama dan sensor DHT20 sebagai sensor suhu dan kelembaban yang masing-masing dipasang pada kubikel dengan kondisi lingkungan berbeda. Sistem dilengkapi dengan aktuator kipas dan lampu, serta notifikasi real-time melalui LCD dan Telegram. Meskipun kontrol dan monitoring dilakukan secara terpisah pada tiap kubikel, notifikasi kondisi seluruh kubikel terintegrasi pada satu kanal Telegram yang sama. Pengujian kinerja sistem dengan memberikan variasi suhu dan kelembaban yang berbeda untuk tiap kubikel. Kubikel 1 diberi kondisi normal (suhu 35°C-40°C dan kelembaban 50%-70%), kubikel 2 diberi kondisi overheat (suhu di atas 40°C), sedangkan kubikel 3 diberi kondisi overhumidity (kelembaban > 70%). Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu melakukan kontrol suhu dan kelembaban dalam ruang multi-kubikel serta mengirimkan notifikasi melalui Telegram dengan tingkat keberhasilan 100% dan rata-rata delay 5,6 detik.