Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Prototipe Sistem Kontrol Parameter Fisik (Suhu - Kadar Air Tanah - Kelembaban Udara) Pada Green House untuk Budidaya Tanaman Cabai Mohammad Khotib; Sutikno Sutikno
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 1, No 2 (2019): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v1i2.3087

Abstract

Green house merupakan salah satu teknologi pertanian yang banyak dikembangkan saat ini karena memudahkan petani dalam mengontrol lingkungan tempat budidaya tanaman. Pada penelitian ini telah berhasil dirancang prototipe sistem kontrol parameter fisik pada green house untuk budidaya tanaman cabai. Parameter fisik yang dikontrol yaitu suhu, kadar air tanah, dan kelembapan udara. Sistem ini menggunakan mikrokontroler Atmega 32 yang digunakan sebagai pengontrol utama pada prototipe, dimana sebagai inputan alat ini mengunakan sensor kadar air dan SHT 11 sebagai sensor suhu dan kelembaban udara, sedang output yang digunakan yaitu Exhouse fan, pompa air, dan motor sebagai pengerak tirai. Pada penelitian ini, grafik hubungan antara kadar air tanah dan perubahan tegangan menghasilkan persamaan regresi dengan R2 = 0,959%. Hal ini menunjukkan bahwa sensor layak digunakan pada alat kontrol otomatis berbasis mikrokontroler.
Prototipe Sistem Otomasi Gerbang Irigasi Dengan Implementasi Mikrokontroler Berbasis IoT Hari Sukmono; Sutikno Sutikno; Nanda Kurnia Wardati
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 2, No 1 (2020): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v2i1.3133

Abstract

Irigasi adalah usaha untuk menyalurkan air dengan membuat bangunan dan saluran untuk mengalirkan air guna keperluan pertanian, membagikan air ke sawah dan ladang dengan cara yang teratur dan membuang air yang tidak diperlukan lagi. Proses irigasi yang dilakukan masih secara konvensional, karenanya perlu ditambahkan teknologi untuk mempermudah kinerja dan pemantau dengan mengembangkan sistem irigasi yang dikontrol secara otomatis oleh mikrokontroler dengan menambahkan sensor water flow sebagai pengukur debit air dan sensor ultrasonik untuk mengetahui tinggi air. Pada prototipe irigasi air menggunakan mikrokontroller Arduino Uno dan Wemos sebagai pemroses pada bagian perangkat dan terhubung ke Aplikasi Smartphone Android melalui koneksi internet atau biasa disebut dengan IOT (Internet Of Things), IOT memungkinkan aplikasi dapat terhubung pada semua perangkat untuk melakukan pengiriman data informasi ke petugas irigasi, sesuai dengan jadwal permintaan masyarakat kapan air itu dialirkan. perangkat bekerja berdasarkan jadwal yang telah ditentukan pada aplikasi android yang selanjutnya disimpan pada server untuk dibaca pada mikrokontroller, setelah perangkat selesai melakukan irigasi sesuai dengan jadwal, perangkat mengirimkan notifikasi pada Aplikasi dan mengirimkan data debit air serta tinggi air. Pada pengujian pengiriman data diperoleh rata-rata waktu untuk pengiriman data selama 1287 ms.
PROSES ELEKTROLISA PADA PROTOTIPE “BAHAN BAKAR AIR” KENDARAAN BERMOTOR DENGAN PENGONTROLAN KUALITAS AIR BERBASIS AVR ATMEGA 8535 Darma Arif Wicaksono; Sofi Ariyani; Sutikno Sutikno
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 15 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v15i1.1603

Abstract

Pemanfaatan proses elektrolisa air pada pengembangan penelitian di bidang energi hidrogen saat ini menjadi salah satu alternatif sumber bahan bakar air. Proses pemisahan moelekul air menjadi gas hidrogen dan oksigen menggunakan elektrolisa air, yaitu dengan mengalirkan litrik kepada larutan elektrolit (katalis NaCl dan air) melalui elektroda alumunium. Bahan bakar berupa gas hidrogen dan oksigen yang dihasilkan oleh proses ini akan digunakan untuk mengurangi konsumsi BBM. Sebanyak 4 tabung digunakan untuk perancangan elektroliser. Larutan maksimal pada masing-masing tabung adalah 500 ml air dan katalis NaCl 6 gram. Kestabilan proses elektrolisa diatur berdasarkan Itensitas air dalam tabung untuk memaksimalkan HHO yang dihasilkan.Dalam hal ini tentu dengan bantuan sensor yang selanjutnya data akan diolah oleh mikrokontroler Atmega8535, yang kemudian ditampilkan di LCD sebgai perintah untuk penggantian air. Bahan bakar air BBA dapat menghasilkan gas HHO dengan adanya arus dari spull motor yang mengalir pada dua eletroda dalam air sehingga terjadi proses elektrolisa dan mengasilkan gas hidrogen HHO yang kemudian masuk keruang bakar mesin dan mengurangi konsumsi BBM.
EVALUASI BEBERAPA MODAL KEBERLANJUTAN DALAM PELATIHAN PETERNAKAN KLANCENG APIS TRIGONA DI DESA SANENREJO, JEMBER Agung Sih Kurnianto; Nilasari Dewi; Nanang Tri Haryadi; Nur Laila Magvira; Ayu Lestari; Reza Maulana; Sutikno Sutikno
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14162

Abstract

ABSTRAKDesa Sanenrejo merupakan desa yang berada di wilayah Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Survey awal menunjukkan 70-80 % masyarakat Desa Sanenrejo memilikii pekarangan dengan tanaman yang beragam. Potensi keragaman tersebut diusulkan sebuah pelatihan peternakan Lebah Klanceng (Apis trigona) untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, untuk meningkatkan keberlanjutannya, diperlukan model analisis beberapa modal yang dimiliki oleh masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdianini adalah melakukan evaluasi dampak modal-modal yang dimiliki masyarakat dalam memahami potensi keberlanjutan program pengabdian peternakan lebah klanceng (Apis trigona) di Desa Sanenrejo, Jember. Metode yang digunakan adalah semi-tersetruktur untuk mengumpulkan informasi terkait yang disusun secara positif dalam skala linkert (0-4) dengan analisis Multidimensional Scaling dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil yang diperoleh bahwa pengetahuan objek merupakan modal terkuat dan perlindungan menjadi modal yang paling lemah dan harus diperkuat untuk mendukung keberlanjutan program pelatihan peternakan Lebah Klanceng (Apis trigona) di Desa Sanenrejo, Jember. Kata kunci: lebah klanceng; pelatihan; sanenrejo. ABSTRACTSanenrejo Village is a village located in the Tempurejo District, Jember Regency, East Java Province. The initial survey shows that 70-80% of the people of Sanenrejo Village have yards with various plants. This potential diversity, an activity is proposed of training on Klanceng Bee (Apis trigona) farming to increase people's income. However, to assess the potential for sustainability of a program, an analytical model is needed in some of the capital owned by the community. The purpose of this research is to evaluate the impact of community-owned capital in understdaning the potential sustainability of the clanceng beekeeping service program (Apis trigona) in Sanenrejo Village, Jember. The method used is semi-structured to collect related information that is positively arranged on a linkert scale (0-4) with Multidimensional Scaling dan Principal Component Analysis (PCA) analysis. The results obtained are that object knowledge is the strongest capital dan protection is the weakest capital dan must be strengthened to support the sustainability of the Klanceng Bee (Apis trigona) farming training program in Sanenrejo Village, Jember. Keywords: klanceng bees; training; sanenrejo.
Sistem Navigasi Kursi Roda Elektrik untuk Pasien Penyandang Cacat Fisik Menggunakan Metode Convolutional Neural Network Sutikno Sutikno; Khairul Anam; Azmi Shaleh
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.211 KB) | DOI: 10.17529/jre.v17i1.16376

Abstract

Patients with physical disabilities, such as losing a leg or experiencing paralysis, will have difficulty moving from one place to another. As a result, they need someone or a device that can help them to move. One that is often used by patients is a wheelchair. This study proposes an electric wheelchair navigation system that can be controlled by voice commands using the Convolutional Neural Network (CNN) method. CNN is used as the main method for identifying commands embedded on the Raspberry Pi microcontroller. The recorded voice data is then converted to spectrogram images before being fed to CNN. This method is proven to be better in voice command recognition with an accuracy of above 90%. There are five different voice commands: forward, backward, left, right, and stop. Preliminary experimental results indicate that the electric wheelchair is able to move according to the commands given.
Sistem Navigasi Kursi Roda Elektrik untuk Pasien Penyandang Cacat Fisik Menggunakan Metode Convolutional Neural Network Sutikno Sutikno; Khairul Anam; Azmi Shaleh
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v17i1.16376

Abstract

Patients with physical disabilities, such as losing a leg or experiencing paralysis, will have difficulty moving from one place to another. As a result, they need someone or a device that can help them to move. One that is often used by patients is a wheelchair. This study proposes an electric wheelchair navigation system that can be controlled by voice commands using the Convolutional Neural Network (CNN) method. CNN is used as the main method for identifying commands embedded on the Raspberry Pi microcontroller. The recorded voice data is then converted to spectrogram images before being fed to CNN. This method is proven to be better in voice command recognition with an accuracy of above 90%. There are five different voice commands: forward, backward, left, right, and stop. Preliminary experimental results indicate that the electric wheelchair is able to move according to the commands given.
The Study of The Potential and Feasibility of Utilizing Biogas Energy as Power Plant at PT. BTSB Jember Ahmad Aulia Reja; Sofia Ariyani; Aji Brahma Nugroho; Mokh. Hairul Bahri; Sutikno
JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences) Vol. 8 No. 2 (2023): JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/jeecs.v8i2.4

Abstract

The limitation and scarcity of energy sources derived from fossil fuels necessitate the solution of utilizing renewable and replenishable alternative energy sources such as biogas. PT. BTSB (Biro Teknik Sinar Baru) is one of the companies in Jember Regency that has started utilizing biogas energy. However, the utilization of biogas is limited to cooking purposes only. Despite being used only for cooking, biogas can also be utilized as a source of electrical energy.Therefore, in this study, an analysis is conducted to determine the potential of biogas at PT. BTSB that can be utilized as a source of electrical energy. The first step taken in this research was to collect data from PT BTSB Jember regarding biogas which includes: number of cow, target of biogas volume, temperature in digester tank, pressure in digester tank, and methane (CH4) content in biogas. Based on this data, further calculations will be performed for mol of biogas, volume of biogas, electrical energy and power, conversion and production of energy and electrical power, and cost of energy production. Based on the research results, it is known that PT BTSB yields an average of 5.15 m³ of biogas per day and a potential of 57.53 kWh of electrical energy per day. With a cost of around Rp. 23,274,117 per day for each kWh, electricity from PT. BTSB’s biogas proves to be cost-effective. Thus, the biogas energy at PT. BTSB has the potential to be used as a biogas power plant.
Prototype Alat Pemilah dan Penghancur Sampah Berbasis Mikrokontroler Arduino UNO R3 Sebagai Bahan Pupuk Organik Rahman, Ipung Dwi; Auliq, Muhammad Aan; Sutikno, Sutikno
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 6, No 2 (2024): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v6i2.22318

Abstract

Permasalahan sampah yang terjadi di Indonesia merupakan masalah yang belum dapat diatasi dengan maksimal. Permasalahan ini menjadi permasalahan serius yang seharusnya di tangani dengan serius. Masalah terbesar yang ditemui di lapangan adalah masalah tercampurnya jenis sampah yang berbeda jenis. Hal ini di sebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang benar. Meskipun kita lihat yang terjadi dilapangan, banyak tempat sampah berbagai jenis yang sudah di sediakan, tetapi nyatanya masyarakat tetap membuang sampah tidak sesuai dengan tempatnya. Dengan permasalahan yang terjadi, maka dirancanglah alat pemilah jenis sampah organik, anorganik, dan logam. Tujuan dari alat ini untuk membantu mengurangi penumpukan sampah yang tidak sejenis. Perancangan implementasi alat ini menggunakan input berupa sensor proximity induktif, sensor proximity kapasitif, sensor proximity infrared dan sensor obstacle.  Semua sensor tersebut di kontrol dengan Arduino UNO. Keluaran yang akan muncul nantinya akan di tampilkan di layar LCD. Penampilan di LCD yaitu jumlah sampah yang masuk pada tempat sampah. Tujuan akhir dari alat ini yaitu memperoleh keluaran berupa serpihan sampah organik yang telah di hancurkan di mesin penghancur sampah. Hasil penghancuran sampah ini nantinya dapat dijadikan sebagai pupuk organik. Pengujian sistem menghasilkan data bahwa alat bekerja dengan baik, dengan ditunjukkan di tingkat keberhasilan pada proses pemilahan sampah jenis logam sebesar 100% dengan rata-rata waktu operasional 9,3s. Sampah jenis Anorganik sebesar 80% dengan rata-rata waktu operasional 19,6s. Sampah jenis Organik 100% dengan rata-rata waktu operasional 32,4s. Sehingga dapat diambil data dari keseluruhan memiliki tinggal kehandalan rata-rata 93,3% berhasil. Oleh karena itu prototype sistem ini dapat di katakan handal.
PERANCANGAN PROTOTIPE PENGENDALI KECEPATAN PADA SEPEDA MOTOR DENGAN SCECS MELALUI APLIKASI BLYNK Sutikno; Ariyani, Sofia; Nurfiyanto, Moh. Heri
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 26 No 1 (2024): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v26i1.29488

Abstract

Motorcycle safety is a requirement that must be met when driving. With the increasing number of motorbike users as the main means of transportation in many countries, especially in developing countries and high population density areas. The use of motorbikes as a means of daily transportation has basic reasons that make them very popular, including being more cost efficient and affordable in terms of purchase price, operational costs, fuel consumption and maintenance. Another reason why many motorbikes are used is the ease of maneuvering and avoiding traffic jams, where motorbikes are more agile and can easily pass through traffic jams, making them an effective solution for moving around cities with high levels of congestion. Apart from its convenience, the use of motorbikes also has a negative impact if the rider lacks an understanding of safe driving techniques and traffic rules, especially parents who let their children ride motorbikes at a young age, is a big concern for society because of the potential increasing accidents. One potential for accidents is due to driving exceeding the speed limit. This contributes significantly to the severity of injuries in motorcycle accidents. Based on this, this research proposes a prototype smart card system to limit motorbike speed automatically using a microcontroller that monitors changes in the gas handle to control speed. The system also has a monitoring feature that allows supervision. The test results show an average error rate of 3.5% for the speed linearity test and 1.9% for the Limit Speed Machine test of the total data tested Abstrak Keselamatan berkendara sepeda motor adalah persyaratan yang harus dipenuhi dalam berkendara. Dengan meningkatnya jumlah pengguna sepeda motor sebagai sarana transportasi utama di banyak negara, terutama di negara-negara berkembang dan wilayah kepadatan penduduk tinggi. Penggunaan sepeda motor sebagai alat transportasi sehari-hari memiliki alasan mendasar yang membuatnya sangat populer diantaranya lebih efisien biaya dan terjangkau dari segi harga pembelian, biaya operasional, konsumsi bahan bakar, maupun pemeliharaan. Alasan lain banyak penggunaan sepeda motor adalah kemudahan manuver dan menghindari kemacetan, dimana sepeda motor lebih lincah dan dapat dengan mudah melewati kemacetan lalu lintas, membuatnya menjadi solusi efektif untuk bergerak di kota-kota dengan tingkat kemacetan tinggi. Selain memiliki kemudahan, penggunaan sepeda motor juga memiliki dampak negatif jika pengendara kurang memiliki pemahaman tentang teknik berkendara dan tata tertib lalu lintas yang aman, terutama orang tua yang membiarkan anak-anak mereka mengendarai sepeda motor pada usia muda, menjadi keprihatinan besar bagi masyarakat karena potensi kecelakaan yang meningkat. Salah satu potensi terjadinya kecelakaan adalah karena berkendara yang melebihi batas kecepatan. Hal ini berkontribusi yang signifikan terhadap tingkat keparahan cedera dalam kecelakaan sepeda motor. Berdasarkan hal tersebut, Penelitian ini   mengusulkan prototipe sistem smart card untuk membatasi kecepatan sepeda motor secara otomatis menggunakan mikrokontroler yang memantau perubahan handle gas untuk mengontrol kecepatan. Sistem ini juga memiliki fitur pemantauan yang memungkinkan pengawasan. Hasil pengujian menunjukkan tingkat kesalahan rata-rata sebesar 3.5% untuk pengujian linieritas kecepatan dan 1.9% untuk pengujian Limit Speed Machine dari total data yang diuji
Peningkatan Literasi Melalui Pojok Baca Di Sekolah Dasar Negeri 3 Candikusuma Edi Sutikno; Astri Widyaruli Anggraeni
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 2 No. 2 (2024): Mei: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v2i2.1081

Abstract

Reading corners are students' reading activities carried out in between lessons to read books that are available on the reading corner shelves. Reading corners can also be called mini libraries in the classroom. Reading corners in the classroom can later improve students' ability to read books. available on the reading corner shelves. This research used qualitative methods by observing students directly and then describing them in detail so that readers could understand them. Based on the research results with the reading corner, students increasingly read books on the shelves. books according to each student's favorites, as well as attracting students' interest in reading. The reading corner is well managed by teachers and students with the aim of being a source of enjoyable learning reading.