Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIFITAS PAPARAN SINAR UV DAN ALKOHOL 70% TERHADAP TOTAL BAKTERI PADA UANG KERTAS YANG BEREDAR DI MASA PANDEMI COVID-19 Elisanti, Alinea Dwi; Ardianto, Efri Tri; Ida, Novita Cholifah; Hendriatno, Eryk
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v2i2.88

Abstract

Corona virus disease (COVID-19) has become a global pandemic in the world. Indonesia has declared this pandemic as a national disaster. Positive cases and deaths have increased every day. This was a long list of the effects of the COVID-19 pandemic on life. Several solutions have been designed to prevent the rapid transmission of this virus, one of them was by making sterilizer and hand sanitizer products. But there was still debate regarding the effectiveness of the use of UV rays and antiseptics as hygiene products offered.So we need a study to determine the effectiveness of UV exposure and the use of antiseptics to kill germs. This study used an experimental design, the sample used was in the form of folding money taken by the bacteria and grown on the media so that were classified into 3 groups, namely without treatment, 70% alcohol treatment and 10 seconds UV light treatment. The samples were analyzed using the dilution agar method and swab test with two repetitions. The results showed the average number of colony forming units (cfu) of bacteria using the dilution test method and swab test methode were 419 cfu on without treatment group; 4 cfu on alcohol 70% ; and 150 cfu on UV light (10 seconds). The alcohol 70% was more effective than 10 seconds UV light exposure to reduce the amount of bacterial cfu on folding money.
Pemanfaatan Mikroba Saccharomyces cerevisiae Sebagai Biosorpsi Logam Berat Timbal (Pb) Pada Limbah Pengujian AAS (Atomic Absorption Spectrometry) Di Laboratorium Biosain Ida, Novita Cholifah; Sariono, Hadi; Widyawatiningrum, Endang
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Vol 3 No 1 (2024): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/plp.v3i1.4660

Abstract

Laboratorium Biosain merupakan laboratorium yang menggunakan alat pengujian dan berbagai macam bahan kimia. AAS (Atomic Absorption Spectrometry) adalah salah satu contoh pengujian logam berat yang ada di Laboratorium Biosain. Efek dari pengujian tersebut adalah terbentuknya air limbah yang mengandung logam berat (seperti Pb, Fe, Cd, Cr, Hg, dll). Logam berat tidak dapat dikonversi atau didegradasi. Oleh karena itu perlu dikembangkan cara pengolahan air limbah dengan suatu teknologi alternatif yang ramah lingkungan, biaya rendah dan mempunyai efisiensi yang tinggi untuk mengolah limbah, yaitu dengan pemanfaatan kemampuan beberapa mikroorganisme sebagai penyerap logam berat. Biosorpsi adalah metode alternatif untuk mengatasi pencemaran dengan menggunakan mikroorganisme. Saccharomyces cerevisiae merupakan jamur yang memiliki dinding sel yang tersusun oleh gugus karboksil dan gugus amino yang mampu bertindak sebagai penukar ion dan pembentukan kompleks dengan ion logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan optimum Saccharomyces cerevisiae dalam menyerap logam berat timbal (Pb) dengan variasi pH, waktu dan konsentrasi. Dari hasil penelitian didapatkan, pH optimum penyerapan logam berat Pb oleh biomassa Saccharomyces cerevisiae yaitu pH 3 dengan penurunan konsentrasi logam Pb hingga 3,3098 mg/L. Waktu kontak optimum pada waktu 120 menit dengan penurunan konsentrasi Pb hingga 23,2906 mg/L. Konsentrasi optimum ion logam Pb yang dapat diserap Saccharomyces cerevisiae pada konsentrasi 50 mg/L sebesar 25,5221 mg/L dengan pH 3 dan waktu kontak 120 menit.
Rancang Bangun Teknologi Pengolahan Limbah Cair dengan Sistem Filtrasi di Laboratorium Biosain Ida, Novita Cholifah; Utomo, Dicky Nugroho Satria; Yuanto, Taufan Febri; Sariono, Hadi; Widyawatiningrum, Endang
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Vol 4 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/plp.v4i2.5689

Abstract

Laboratorium Biosain merupakan laboratorium pengujian yang menggunakan alat pengujian dan berbagai macam bahan kimia. Limbah yang dihasilkan mengandung bahan pencemar yang bersifat racun dan berbahaya. Contohnya Limbah cair dari pengujian AAS. Selama ini limbah cair tersebut dikumpulkan dalam suatu wadah dan belum dilakukan pengolahan, sehingga terjadi penumpukan. Dengan demikian dibutuhkan alat pengolahan limbah cair untuk memperkecil bahaya pencemaran lingkungan. Salah satu alternatif pengolahan limbah cair laboratorium adalah menggunakan alat pengolahan limbah cair dengan metode filtrasi. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pembuatan/rancang bangun alat pengolahan limbah cair menggunakan metode filtrasi dan mengetahui efisiensi alat tersebut dalam menurunkan kadar pencemar limbah cair laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan teknologi pengolahan limbah cair dengan sistem filtrasi di Laboratorium Biosain bekerja cukup efektif, di tandai dengan perubahan pH limbah dari 4,3 menjadi 6,2 mendekati pH normal dan warna limbah yang semulanya berwarna hitam keruh berubah menjadi bening. Media filter dalam tabung filter rancang bangun alat tersebut yang mengandung pasir silika dan manganese greensand juga efektif dalam menurunkan kadar parameter senyawa Nitrat (N-NO3) dan Nitrit (N-NO2), TDS, TSS, serta kandungan logam dengan efektifitas penurunan cemaran logam Zn sebesar 86,32 %, Pb sebesar 76,36 %, Cu sebesar 100 %, Fe sebesar 92,57 % dan Mn sebesar 97,16 % sehingga memenuhi baku mutu yang sudah ditetapkan oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014.
Metode Penyimpanan Mikroba Saccharomyces cereviseae dengan Menggunakan Teknik Cryogenic Freezing di Laboratorium Biosain Ida, Novita Cholifah; Sariono, Hadi; Putra, Herman Estu Eka
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Vol 1 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/plp.v1i2.3066

Abstract

Di Laboratorium Biosain Politeknik Negeri Jember memiliki stok isolat Saccharomyces cereviseae dalam jumlah yang banyak dengan biaya yang minimalis untuk proses penyimpanan. Selama ini di Laboratorium tersebut melakukan metode peremajaan secara berkala dengan cara inokulasi berulang pada media agar sehingga beresiko terkontaminasi yang mengakibatkan harus dilakukan identifikasi untuk memperoleh kultur standar mikroba yang murni. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh metode penyimpanan yang optimum untuk penyimpanan mikroba dalam jangka waktu panjang di Laboratorium Biosain. Metode penelitian ini adalah pengujian dan perbandingan viabilitas mikroba (Saccharomyces cereviseae) pada penyimpanan jangka pendek yang dilakukan pada suhu dingin non-beku (refrigerator), dan penyimpanan jangka panjang, dengan cryogenic freezing. Metode tersebut dilakukan dengan pemberian agen krioprotektan (gliserol). Sehingga diharapkan mendapatkan ketersediaan isolat mikroba yang stabil dan pemanfaatannya berkelanjutan dalam jangka waktu yang diinginkan. Perlakuan penyimpanan Saccharomyces cerevisiae dengan metode cryogenic freezing memberikan daya viabilitas lebih baik dibandingkan metode penyimpanan lainnya. Preservasi secara cryogenic, adalah teknik penyimpanan mikroba dalam media cair dengan penambahan senyawa cryoprotectant (gliserol 10 %) dan dibekukan pada suhu sangat rendah dalam nitrogen cair