Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Metode Hazard And Operability Study Di Laboratorium Sistem Tenaga Listrik Universitas Mataram Umar, Ahmad; Ayu Sri Adnyani, Ida; Sultan; Ketut Wiryajati, I
DIELEKTRIKA Vol 11 No 1 (2024): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v11i1.369

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan upaya untuk menciptakan suasana bekerja yang aman dan nyaman. Di Laboratorium Sistem Tenaga Listrik Universitas Mataram terdapat potensi bahaya yang dapat mempengaruhi kesehatan dan keselamatan pengguna seperti kejutan listrik, kebakaran dan bahaya lainnya dikarenakan penggunaan energi listrik yang tinggi dan sistem kontrol yang rumit dapat meningkatkan risiko terpapar bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber bahaya, mengetahui tingkat risiko dan rekomendasi perbaikan dari setiap sumber bahaya yang ada. Hasil dari penelitian menemukan 10 temuan sumber bahaya diantaranya instalasi kabel listrik di lantai, peralatan kelistrikan, mesin dan alat praktikum, lantai, rambu-rambu, P3K, APD, posisi kerja, layout meja dan kursi. Berdasarkan perhitungan risk matrix dari setiap temuan sumber bahaya yang ada tergolong pada level risiko rendah. Dalam mengurangi potensi risiko kecelakaan di Laboratorium Sistem Tenaga Listrik maka digunakan pendekatan menejemen pengendalian yaitu pendekatan eliminasi, pendekatan substitusi, pendekatan rekayasa teknik, pendekatan administrasi, pendekatan alat pelindung diri.
Studi Peran Fee Based Income Bagi Pendapatan BRI Syariah Cab. Surabaya Rusdiyanto, Rusdiyanto; Umar, Ahmad
GEMA EKONOMI Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

Fee based income sering disebut sebagai non interst income, yaitu sumber pendapatan bank selain pendapatan kredit. Dewasa ini banyak bank giat mengejar pendapatan fee-based dengan berbagai alasan. Pendapatan yang berasal dari fee based services merupakan sumber pendapatan yang paling diperhitungkan dalam bisnis perbankan dewasa ini, bank harus meningkatkan kemampuan manajemen sumber daya manusia yang ditunjang dengan jaringan distribusi serta teknologi yang canggih agar dapat memberikan pelayanan yang baik terhadap setiap nasabah sehingga bank mampu meningkatkan fee based services. Faktor lain yang membuat fee based income semakin penting adalah saat ini dan masa yang akan datang persaingan antar bank semakin ketat baik sesama bank syariah maupun antara bank syariah dengan bank konvensional, dengan adanya persaingan yang yang ketat tersebut margin antara cost of fund dengan income from financing (lending) akan semakin menipis, maka other operational income yaitu fee based income akan semakin berperan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana peran fee based income bagi pendapatan BRI Syariah Cabang Surabaya. Jenis penellitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tingkat eksplanasi deskriptif. Dengan kesimpulan bahwa : 1) Kesadaran tentang pentingnya peran Fee Based Income untuk meningkatkan pendapatan BRI Syariah Cabang Surabaya sudah ada pada pimpinan dan Staff BRI Syariah Cabang Surabaya sesuai hasil wawancara dan observasi yang dilakukan oleh peneliti. 2) Fee Based Income perannya belum maksimalnya terhadap pendapatan Bank BRI Syariah. 3) Belum maksimalnya peran fee based income antara lain karena status BRI Syariah yang belum devisa sehingga jumlah jenis produk jasa bank yang dapat menghasilkan Fee Based Income masih terbatas. 4) Masih terbuka peluang untuk meningkatkan peran Fee Based Income terhadap pendapatan.
Career shift and career services in college Munadi, Muhammad; Umar, Ahmad
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 8 No 1 (2021): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kons.v8i1.8589

Abstract

This study aims to determine the relationship between independent competency standards of students with career development, career shift trends, and the relationship between extracurricular activities and student career development in College. This research method uses document studies about the ins and outs of career development in College. I collected documents from the Guidance and Counseling Implementation Guidelines in Formal Education published by the Directorate General of Teachers and Education Personnel of the Ministry of Education and Culture in 2016, publications related to career development, and publications from McKinsey. It analyzed the data using descriptive qualitative analysis. The result of this research is that the standard of self-reliance competence has been optimized integratively by institutions in College through career service activities. These activities are extracurricular, co-curricular, extracurricular cooperation between lecturers. It can carry activities in College to prepare students to face the trend of shifting community careers at the local, national, and global levels.
Studi Peran Fee Based Income Bagi Pendapatan BRI Syariah Cab. Surabaya Rusdiyanto, Rusdiyanto; Umar, Ahmad
GEMA EKONOMI Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

Fee based income sering disebut sebagai non interst income, yaitu sumber pendapatan bank selain pendapatan kredit. Dewasa ini banyak bank giat mengejar pendapatan fee-based dengan berbagai alasan. Pendapatan yang berasal dari fee based services merupakan sumber pendapatan yang paling diperhitungkan dalam bisnis perbankan dewasa ini, bank harus meningkatkan kemampuan manajemen sumber daya manusia yang ditunjang dengan jaringan distribusi serta teknologi yang canggih agar dapat memberikan pelayanan yang baik terhadap setiap nasabah sehingga bank mampu meningkatkan fee based services. Faktor lain yang membuat fee based income semakin penting adalah saat ini dan masa yang akan datang persaingan antar bank semakin ketat baik sesama bank syariah maupun antara bank syariah dengan bank konvensional, dengan adanya persaingan yang yang ketat tersebut margin antara cost of fund dengan income from financing (lending) akan semakin menipis, maka other operational income yaitu fee based income akan semakin berperan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana peran fee based income bagi pendapatan BRI Syariah Cabang Surabaya. Jenis penellitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tingkat eksplanasi deskriptif. Dengan kesimpulan bahwa : 1) Kesadaran tentang pentingnya peran Fee Based Income untuk meningkatkan pendapatan BRI Syariah Cabang Surabaya sudah ada pada pimpinan dan Staff BRI Syariah Cabang Surabaya sesuai hasil wawancara dan observasi yang dilakukan oleh peneliti. 2) Fee Based Income perannya belum maksimalnya terhadap pendapatan Bank BRI Syariah. 3) Belum maksimalnya peran fee based income antara lain karena status BRI Syariah yang belum devisa sehingga jumlah jenis produk jasa bank yang dapat menghasilkan Fee Based Income masih terbatas. 4) Masih terbuka peluang untuk meningkatkan peran Fee Based Income terhadap pendapatan.
Artificial Intelligence and the Ethics of Tafsir: Integrating Digital Technologies and Islamic Humanities in Automating Interpretative Processes Umar, Ahmad; Haqqi, Abdul; Rojihisawal, Faisal; Fitrah AR, Muhammad Dzul; Dewi, Deshinta A; Adnan, Abdulkareem
Journal of Educational Technology and Learning Creativity Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jetlc.v3i2.2496

Abstract

Purpose of the study: This study examines the multidisciplinary integration of Artificial Intelligence (AI), ethics, and interpretive studies in the context of Qur'anic exegesis (Tafsir). Methodology: A systematic literature review and critical analysis mapped the intersection of AI technologies and Tafsir studies. Data were collected from Scopus and ProQuest using relevant keywords. Selected literature was thematically analyzed to identify opportunities, challenges, and ethical issues. Comparative insights from other religious traditions contextualized findings within broader humanities and digital ethics perspectives and emerging interdisciplinary scholarship across academic contexts. Main Findings: AI techniques, particularly Natural Language Processing (NLP) and machine learning, hold considerable potential to enhance the efficiency, scalability, and accessibility of Qur'anic exegesis by processing large corpora of Tafsir, detecting patterns, and suggesting new interpretive pathways. At the same time, the study identifies critical risks, including data and model bias, reduction of interpretive depth, and the reconfiguration of scholarly authority and interpretive legitimacy. Key ethical concerns involve transparency, accountability, and safeguards against decontextualized or misleading interpretations that may conflict with established Islamic scholarly norms. Novelty/Originality of this study: This article proposes a cross-disciplinary framework integrating AI, Islamic studies, and ethics to conceptualize algorithmic Tafsir within digital Islamic humanities. It aligns AI’s technical capacities with Islamic ethical and hermeneutical principles, emphasizing collaborative governance among scholars. The study contributes to debates on responsible AI use and provides a structured foundation for future interdisciplinary research in Islamic digital scholarship.