Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Adaptive multi-radio quality of service model using neural network approach for robust wireless sensor network transmission in multipath fading environment Hakim, Galang Persada Nurani; Astuti, Dian Widi; Firdausi, Ahmad; Majid, Huda A.
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 15, No 4: August 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijece.v15i4.pp3795-3802

Abstract

Wireless sensor network loss in wireless data transmission is one of the problems that needs attention. Interference, fading, congestion, and delay are some factors that cause loss in wireless data transmission. This paper used an adaptive multi-radio model to enhance the wireless data transmission to be more robust to disturbance in a multipath fading environment. A neural network approach was used to generate the adaptive model. If we use 433 MHz as our carrier frequency with 250 kHz bandwidth and 12 spreading factors, we can get signal noise ratio (SNR) for 20 meters at about -9.8 dB. Thus, we can use the adaptive model to enhance the WSN wireless data transmission's SNR to 9 dB, automatically changing the radio configuration to 797.1 MHz frequency, with 378.1 bandwidth and 7.111 for spreading factor. Based on the result, the wireless data transmission link has been successfully enhanced using the proposed adaptive model for wireless sensor networks (WSN) in a multipath fading environment.
Perancangan Driver Wireless Power Transfer Menggunakan Topologi Kompensasi LCC Dalam Peningkatan Efisiensi Transfer Daya Listrik Nurrozan, Iqbal; Hakim, Galang Persada Nurani; Ramadhan, Eko
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i2.004

Abstract

Mode kompensasi yang berbeda memiliki sensitivitas berbeda terhadap perubahan koefisien kopling sistem wirelss power transfer (WPT). Nilai puncak arus kumparan transmisi berdasarkan mode kompensasi double LCC berubah relatif sedikit ketika beban berubah. Rangkaian double LCC memiliki efek penyaringan dan kehilangan siaga yang rendah saat dinamis sehingga mampu memberikan toleransi misalignment dan meningkatkan efisiensi transfer daya. Perancangan driver wirelss power transfer menggunakan topologi kompensasi induktor-kapasitor-kapasitor (LCC) yang diterapkan pada sisi transmitter dan receiver. Nilai induktor dan kapasitor dianalisa untuk mendapatkan komponen yang sesuai. Kumparan pemancar dan penerima dengan nilai induktansi dan resistansi yang beragam diuji dan dianalisa untuk mendapatkan output daya serta efisiensi yang optimal. Frekuensi 20 kHz digunakan untuk membangkitkan arus bolak balik pada rangkaian inverter. Pada jarak kumparan terdekat 0 cm dengan suplai tegangan 12 V DC mampu mentransmisikan tegangan sebesar 7,55 V DC dan arus sebesar 0,67 mA. Daya yang dihasilkan sebesar 5,06 watt. Efisiensi daya yang dihasilkan dengan menggunakan kompensasi LCC sebesar 44,15 %. Kumparan Tx dan Rx memiliki jumlah lilitan yang sama yaitu 100 dengan bentuk spiral persegi.
Optimalisasi Jaringan MPLS Pada Router Nokia Menggunakan Segment Routing Dengan Service VPLS dan VPRN Firdaus, Dhiya Akmal; Hakim, Galang Persada Nurani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i3.003

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan kecepatan internet yang menjadi tantangan seiring berkembangnya teknologi dan jumlah perangkat terkoneksi, terutama dengan pesatnya pertumbuhan IoT. Teknologi Segment Routing berbasis MPLS dirancang untuk meningkatkan efisiensi routing dengan kontrol jalur trafik yang lebih fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk optimalisasi sistem jaringan MPLS Segment Routing dengan layanan VPLS dan VPRN sehingga menghasilkan efisiensi dalam traffic forwarding sehingga menghasilkan nilai QOS yang baik. Metode penelitian meliputi perancangan topologi yang menggunakan 7 buah virtual router, 2 buah server ubuntu, 2 buah switch, dan 2 buah virtual windows yang disimulasikan pada simulator GNS3. Terdapat tiga skenario pengujian: (1) VPRN dengan link normal, (2) VPLS dengan link normal, dan (3) VPRN dan VPLS dengan link failure. Dari hasil pengujian dengan tiga skenario tersebut dilakukan analisa pola label paket data, performa QoS dengan parameter Throughput dan Delay berdasarkan standar TIPHON, dan waktu link recovery saat link failure. Hasilnya, throughput VPRN lebih tinggi (download 307 KBps, upload 311.2 KBps) dibandingkan VPLS (download 280.2 KBps, upload 303.8 KBps). VPRN juga memiliki delay lebih rendah (download 2.748 ms, upload 2.824 ms) dibandingkan VPLS (download 3.120 ms, upload 2.894 ms). Dalam link recovery, VPRN lebih cepat (1.248 ms) dibandingkan VPLS (1.253 ms). Dari semua hasil pengujian tersebut masuk dalam kategori 4, yaitu sangat baik dalam standar TIPHON. Kesimpulannya, service VPRN pada jaringan MPLS Segment Routing lebih unggul dalam parameter QoS throughput, delay, dan recovery link failure dibandingkan VPLS, sehingga lebih efektif untuk mendukung kebutuhan trafik data berkecepatan tinggi dan stabilitas koneksi di masa depan.