Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Isu-isu Problematika Pembelajaran Al-Qur’an Hadits di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darmawi; Kusuma, Herwin Wijaya; Sibuan
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v11i1.573

Abstract

Pembelajan al-Quran dan Hadis memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dalam siswa dan kehidupannya di lingkungan keluarga, sekolah maupun dilingkungan masyarakat. Akan tetapi dalam proses pelaksanaan pembelajaran al-Quran dan Hadis di masa modern ini, memiliki isu-isu problematis yang perlu diperhatiakan oleh para guru maupun negara untuk memantau perkembangan siswa dalam mata pelajaran al-Quran dan Hadis. Tujuan dari penlitian ini yaitu untuk mengetahui serta menganalisis mengenai permasalahan yang ada dalam pembelajaran al-Quran dan Hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat deskriftif. Teknik penentuan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis data, dan teknik pengumpulan dalam penelitian ini yaitu observasi, analisis data berupa buku, jurnal, karya ilmiah, serta sumber yang memiliki kaitan dengan penelitian ini. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan terdapat isu-isu pembelajaran al-Quran dan Hadis di Madrasah Ibtidaiyah, hal tersebut berkaitan dengan permasalahan yang ada pada guru, siswa dan lingkungan. Problematika pada guru yaitu pada penggunaan media pembelajran yang kurang efektif, tidak menguasai bahan ajar serta kurang terampil dalam mengelola pembelajaran. Siswa terdapat permasalahan pada psikologis dan mental, yang membuat kurang motivasi dalam belajar. Lingkungan sekolah dan keluarga juga memiliki pengaruh terhadap pembelajaran al-Quran dan Hadis. Lingkungan keluarga, kurangnya pantauan oleh kedua orang tua, serta didikan yang ketat membuat siswa frustasi. Lingkungan sekolah yaitu didikan oleh guru yang ketat serta kurangnya media pembelajaran al-Quran dan hadis.
Gastrointestinal Adverse Effects of Elobixibat in Chronic Constipation: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials Citra Safitri Wirman; Kurniawan, Rudi Erwin; Darmawi; Benni Iskandar
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/3rncke15

Abstract

Chronic constipation is a common gastrointestinal disorder that negatively affects quality of life and increases healthcare burden worldwide. Elobixibat, an ileal bile acid transporter inhibitor, has been introduced as a novel therapy to enhance intestinal fluid secretion and improve colonic motility in patients with chronic constipation. However, concerns remain regarding gastrointestinal adverse effects, particularly their potential relationship with dosage. Therefore, this study aimed to evaluate gastrointestinal adverse effects associated with elobixibat and to assess whether these events demonstrate a dose-dependent pattern. This systematic review and meta-analysis followed the PRISMA 2020 guidelines and was registered in PROSPERO (CRD420251155537). A literature search was conducted in PubMed and ScienceDirect to identify randomized controlled trials investigating elobixibat in chronic constipation patients published up to December 2025. Study eligibility was determined using the PICOS framework. Data on adverse effects, dosage, and treatment duration were extracted and analyzed using proportional meta-analysis with a random-effects model in R Studio, and risk of bias was assessed using the RoB2 tool. Five randomized controlled trials involving 922 participants are included in the analysis. The pooled proportion of diarrhea is 21%, abdominal distension is 26%, and abdominal pain is 16%, while unspecified gastrointestinal disorders represent the most frequently reported adverse events at 49%. Overall, gastrointestinal adverse events show a dose-dependent pattern, with higher doses associated with increased event rates. These findings indicate that elobixibat is associated with dose-dependent gastrointestinal adverse effects, highlighting the importance of individualized dosing and gradual titration to improve treatment tolerability.