Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rencana Tata Tanam Kelompok Tani Sumber Rejeki Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek Susanto, Didik; Nareswari, Aptika Hana Prastiwi; Ristiyawati, Asca; Rahardjo, Tjatur Prijo
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v3i2.5112

Abstract

Community service in the farming environment is a concept that describes the active efforts of agricultural instructors and educators in making positive contributions to farming communities. This activity was carried out in the working area of the Sumber Rejeki Farmers Group, Durenan District, Trenggalek Regency, East Java. Target farmers will receive knowledge and implement best practices to increase agricultural productivity sustainably. The aim of preparing planting arrangements is to help with more efficient and sustainable agricultural planning by considering natural cycles and the characteristics of the plants to be cultivated. The planting plan was designed based on climate factors, temperature, rainfall and duration of sunlight. Plant characteristics were also an essential consideration in determining planting plans. Planting planning is an essential tool in modern agriculture because it will facilitate agricultural actors to plan and manage agriculture more effectively, increase productivity and maintain environmental sustainability. Integration between educators, agricultural extension workers and farmer groups provides tangible benefits for overcoming food problems and building solid foundations for sustainable agriculture. It also appreciates farmers' important role in maintaining communities' resilience and well-being. Pengabdian masyarakat di lingkungan petani merupakan konsep yang menggambarkan upaya aktif penyuluh pertanian dan tenaga pendidik dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat tani. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Kelompok Tani Sumber Rejeki, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Petani sebagai sasaran akan menerima pengetahuan dan melakukan praktik terbaik untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Penyusunan tata tanam bertujuan untuk membantu perencanaan pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan dengan memperhitungkan siklus alam dan karakteristik tanaman yang akan dibudidayakan. Rencana tata tanam dirancang berdasarkan faktor iklim, suhu, curah hujan, dan durasi sinar matahari. Karakteristik tanaman juga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan rencana tata tanam. Rencana tata tanam adalah alat yang sangat penting dalam pertanian modern karena akan memfasilitasi pelaku pertanian untuk merencanakan dan mengelola pertanian lebih efektif, meningkatkan produktivitas, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Integrasi antara tenaga pendidik, penyuluh pertanian, dan kelompok tani memberikan manfaat nyata untuk mengatasi masalah pangan serta membangun fondasi kuat untuk pertanian berkelanjutan. Hal ini juga menghargai peran penting yang dimainkan oleh petani dalam menjaga ketahanan dan kesejahteraan komunitas.
DEVELOPING ENGLISH WRITING MATERIALS BASED ON FISHBONE TECHNIQUE FOR GRADE X STUDENTS OF SMKS AL WASHLIYAH 12 SEI RAMPAH Prasetya, Rizky Surya; Tambusai, Azhary; Hasibuan, Ahmad Laut; Susanto, Didik
PHILOLOGY Journal of English Language and Literature Vol. 5 No. 1 (2025): PHILOLOGY: Journal Of English Language and Literature
Publisher : Fakultas Sastra UMN AL Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/pjell.v5i1.4203

Abstract

The research aimed to develop and determine the effectiveness of the Fishbone method for improving student writing skills. This study incorporates development research as a research design. The process encompasses a research and development (R&D) cycle that includes processes such as research findings analysis, field testing, and revision. This method is used to remedy faults discovered during the field test stage. The study involved Grade Eleventh students at SMA AL WASHLIYAH 12 SEI RAMPAH, using the Ishikawa Diagram as a visual tool. The research used techniques such as study literacy, interview, observation, group discussion, and documentation. The results showed that the Fishbone method could improve student writing skills by 50%, accurately describe student needs, and be more effective than common methods. The mean percentage improvement in the experimental class was 61,39%, while in the control class it was only 30,66%.
Pengaruh Metode Field Trip Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD di Kecamatan Ngantru Susanto, Didik; Baehaki, Imam; Juhana, FNU
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 6 No 3 (2021): Volume 6 Nomor 3, Agustus 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.792 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v6i3.637

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode field trip terhadap keaktifan dan hasil  belajar siswa kelas IV SD di Kecamatan Ngantru. Penelitian ini merupakan penelitian quasy exsperimen control group design dengan menggunakan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Kecamatan Ngantru, sedangkan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Batokan sebagai kelas kontrol dan SDN Pakel sebagai kelas eksperimen.Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua tahap. Tahap pertama dengan multi stage sampling dan tahap kedua adalah purposive sampling.Variabel bebas pada penelitian adalah metode field trip, sedangkan variabel terikat adalah keaktifan dan hasil belajar siswa. Pengambilan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tehnik tes yaitu dengan pre test  dan post test. Selain itu, peneliti juga menggunakan tehnik non tes yaitu dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan uji_T (uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis) menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh metode field trip terhadap keaktifan siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IV SD di Kecamatan Ngantru dari hasil t_hitung = 18,937 dan t_tabel = 2,1098, karena hasil t_hitung lebih besar dari t_tabel dengan signifikansi sebesar 0,000<0,05, (2) terdapat pengaruh metode field trip terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran  Bahasa Indonesia kelas IV SD di Kecamatan Ngantru dari hasil t_hitung = 9,370 dan t_tabel = 2,109, karena hasil t_hitung lebih besar dari t_tabel dengan signifikansi sebesar 0,000<0,05, dan (3) terdapat pengaruh keaktifan siswa terhadap hasil belajar siswa dari t_hitung=3,186 dan t_tabel 2,1098 dengan signifikansi sebesar 0,000<0,05.