Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Efektivitas Penerimaan Pajak Air Permukaan dan Kontribusinya terhadap PAD Provinsi Sulawesi Tengah: Analysis of the Effectiveness of Surface Water Tax Revenue and Its Contribution to the PAD of Central Sulawesi Province Nur Raihanah Zalikhah; Syamsul; Chaeranti Muldayani Dewi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 7: JULI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i7.3856

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis tingkat efektivitas pemungutan pajak air permukaan serta besarnya kontribusi penerimaan pajak air permukaan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah di Provinsi Sulawesi Tengah dari tahun 2019-2022. Jumlah informan di dalam penelitian ini yaitu sebanyak 3 informan, metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah menghitung serta menganalisis persentase efektivitas dan kontribusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). Efektivitas dari penerimaan pajak air permukaan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Provinsi Sulawesi Tengah berdasarkan unit pelaksanaan teknis pusat per wilayah di tahun 2019-2022, yaitu memiliki jumlah persentase rata-rata sebesar 232% atau sudah dalam kriteria “Sangat Efektif”. 2). Kontribusi dari penerimaan pajak air permukaan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2019-2022, yaitu memiliki jumlah persentase rata-rata sebesar 0,0110% atau berada dalam kriteria “Tidak Berkontribusi”.
Analisis Kondisi Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Buol Tahun 2019-2021 : Analysis of the Financial Condition of the Buol District Government for 2019-2021 Arsynata Dewi S. Kanoli; Syamsul; Siti Zuhroh
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i8.3993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi keuangan pemerintah daerah kabupaten buol tahun 2019-2021 yang diukur dengan 6 dimensi yaitu solvabilitas jangka pendek, solvabilitas anggaran, solvabiltas jangka panjang, kemandirian keuangan, fleksibilitas keuangan dan solvabilitas layanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan dokumen sekunder berupa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Kabuapaten Buol selama tiga tahun (2019 s.d 2021). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemerintah daerah kabupaten buol memiliki solvabilitas jangka pendek, solvabilitas anggaran, solvabilitas jangka panjang, dan fleksibilitas keuangan yang baik karena memiliki aset lancar, aset, jumlah pendapatan, dan kapasitas pendapatan yang dinilai cukup memadai, namun memiliki kemandirian keuangan yang masuk dalam kategori sedang karena masih bergantung pada sumber pendanaan di luar kendalinya dan juga memiliki solvabilitas layanan yang menunjukan cukup baik dalam menyediakan layanan publik kepada masyarakatnya.
Literasi Keuangan UMKM: Ditinjau Dari Aspek Pengetahuan Keuangan, Lembaga Keuangan, dan Teknologi Keuangan Syamsul Syamsul
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/liabilities.v6i2.15377

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagai salah satu pilar perekonomian Indonesia memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan nasional. Keberlangsungan UMKM, salah satunya sangat tergantung pada literasi keuangan pelaku UMKM. Penelitian ini dilakukan pada pelaku UMKM di Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 19.197 UMKM yang tercatat pada Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100 sampel yang ditarik berdasarkan rumus Slovin. Data primer diperoleh secara langsung melalui kuisioner yang disebar kepada pelaku UMKM. Data diolah dengan teknik statistik deksriptif. Hasilnya, menunjukkan bahwa rerata tingkat literasi keuangan pelaku UMKM di Kota Palu sebesar 70,08 persen, atau berada dalam kualifikasi sedang. Kemudian, indeks literasi keuangan tertinggi sebesar 89,74 persen dan terendah sebesar 46,15 persen. Berdasarkan peringkat tingkat literasi keuangan Pelaku UMKM, dapat dikemukakan bahwa sebanyak 16 persen termasuk dalam kualifikasi rendah, dan tergolong dalam kualifikasi sedang sebesar 72 persen, dan kualifikasi tinggi sebesar 12 persen.
Laporan Keuangan UTD PMI Provinsi Sulawesi Tengah: Apakah Sudah Sesuai Dengan ISAK No. 35? Ratu Subaeda; Syamsul Syamsul; Dini Rosyada
Indonesian Accounting Literacy Journal Vol 3 No 3 (2023): Indonesian Accounting Literacy Journal (July 2023)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/ialj.v3i3.5174

Abstract

The preparation of the financial statements of non-profit organizations since 1997 is regulated in the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) No. 45 Concerning Financial Reporting of Non-Profit Organizations. However, starting in 2019, PSAK 45 was replaced with Interpretation of Financial Accounting Standards (ISAK) No. 35 Regarding the Presentation of Financial Statements of Non-profit Oriented Entities. The purpose of this study is to identify and analyze the application of ISAK No. 35 on the preparation of the financial statements of UTD PMI Central Sulawesi Province. This research is a qualitative research with an interpretive approach. The results of the study conclude that the financial statements of UTD PMI Central Sulawesi Province have been compiled based on ISAK No. 35. The financial statements presented by UTD PMI Central Sulawesi Province are in the form of a statement of financial position, statement of comprehensive income, statement of changes in net assets, statement of cash flow and notes to financial statements.
Pengaruh Modal Usaha, Tingkat Pendidikan, dan Pengalaman Usaha terhadap Pendapatan UMKM di Taman Vatungguni, Kota Palu Silvana; Syamsul; Irma
Indonesian Accounting Literacy Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Accounting Literacy Journal (March 2024)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/ialj.v4i2.5633

Abstract

This research aims to analyze the influence of business capital, education level and business experience on MSME income. This type of research is quantitative research. The population and sample of this research are MSME actors in Vatunguni Park, Palu City. This research data is primary data sourced from distributing questionnaires to research respondents. The data obtained was then analyzed using multiple linear regression analysis techniques. The test results show that business capital and business experience have a positive and significant effect on MSME income in Vatunguni Park, Palu City. Meanwhile, the level of education does not have a significant effect on the income of MSMEs in Vatunguni Park, Palu City.
ANALISIS PENCATATAN DAN PELAPORAN KEUANGAN UMKM Syamsul, Syamsul
KEUNIS Vol. 10 No. 1 (2022): JANUARY 2022
Publisher : Finance and Banking Program, Accounting Department, Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6103.736 KB) | DOI: 10.32497/keunis.v10i1.3154

Abstract

This study aims to describe the financial recording and reporting system of micro, small and medium enterprises (MSMEs). This population is 19,197 MSMEs and the research sample is 27 MSMEs in Palu City. Data were obtained through questionnaires and interviews with MSMEs. The data analysis technique used analysis descriptive. The results showed that the majority of MSMEs included in the micro-enterprise group had not recorded and reported financial statements. However, most of the small and medium-sized MSMEs have carried out financial recording and reporting both manually and computerized. Furthermore, most MSMEs have never attended financial management training, particularly financial recording and reporting. Therefore, MSMEs want training and assistance in financial recording and reporting by the government or other institutions. This information is important for the local government and related agencies in the context of counseling and mentoring business management in the future.
KRISIS PANDEMI COVID-19: DAMPAKNYA PADA PENDAPATAN DAERAH DARI SEKTOR PERPAJAKAN DAN RETRIBUSI Syamsul, Syamsul; Nurlailah, Nurlailah; Nurhadi, Nurhadi
KEUNIS Vol. 10 No. 2 (2022): JULY 2022
Publisher : Finance and Banking Program, Accounting Department, Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.219 KB) | DOI: 10.32497/keunis.v10i2.3293

Abstract

This study aims to analyze the impact of the COVID-19 pandemic on regional income from the tax and retribution sector. This research was conducted on 34 provincial governments in Indonesia. The type of quantitative data is the realization of regional taxes and retribution for the 2019 and 2020 fiscal years. Furthermore, the data are analyzed using descriptive and quantitative techniques. The results of the descriptive analysis show that during the COVID-19 pandemic there was a decrease in regional income from regional taxes and retribution, which almost occurred in all provinces in Indonesia. Similarly, the results of the analysis of the different test, paired samples t test also inform the occurrence of differences in income obtained from regional taxes and retribution before and during the COVID-19 pandemic. In other words, the existence of the COVID-19 pandemic has an impact on regional income from the regional tax and the retribution sector in Indonesia. This information is useful for policy makers in making decisions regarding the impact of the COVID-19 pandemic on regional income from the regional tax and retribution sector.
Investigasi Pencatatan dan Pelaporan Keuangan UMKM: Apakah Disusun Berdasarkan Standar Akuntansi? Syamsul, Syamsul
Akuntansi & Ekonomika Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Akuntansi dan Ekonomika
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jae.v14i1.5765

Abstract

This study explores the system, objectives, and compatibility of MSME financial recording and reporting with accounting standards, as well as the obstacles faced by MSMEs in implementing them. This research was conducted in Palu City. The research data was obtained through interviews with MSME actors. Data were analyzed using qualitative descriptive data analysis techniques. The results of the analysis show that MSMEs have not yet implemented a complete financial recording and reporting system. This research also shows that the purpose of MSMEs in recording and reporting business finances is to find out merchandise inventory, business income, business turnover, business capital, business profit/loss, and business performance. In addition, MSME financial recording and reporting is not in accordance with accounting standards. Then, the main obstacle faced, so that they do not record and report MSME finances, is due to a lack of knowledge about financial recording and reporting.
Prinsip Transparansi Pengelolaan Keuangan Desa: Investigasi Peran Pendamping Desa Dalam Memacu Penerapannya di Desa Bale Dan Desa Baliara Syamsul, Syamsul; Nurlailah, Nurlailah; Nurhadi, Nurhadi
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 2. Agustus 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip transparansi pengelolaan keuangan desa, dan menelusuri peran pendamping desa dalam mendorong penerapannya di Desa Bale dan Desa Baliara. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara terbuka kepada Pemerintah Desa, Pendamping Desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Data dianalisis dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa prinsip transparansi sudah mulai diterapkan pada tahap perencanaan, penggunaan, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa. Penerapan prinsip transparansi pada setiap tahapan tersebut, masih dalam bentuk musyawarah, papan informasi, dan pengumuman. Secara khusus, penelitian ini menginformasikan bahwa pendamping desa telah berupaya memacu penerapan prinsip transparansi pada setiap tahapan pengelolaan keuangan desa. Pada tahap perencanaan, pendamping desa mengarahkan pemerintah desa untuk melaksanakan musyawarah. Kemudian pada tahap penggunaan, pendamping desa melakukan pendampingan pengimputan ke dalam sistem keuangan desa. Pada tahap pelaporan dan pertanggungjawaban, pendamping desa melakukan pendampingan penyusunan laporan dan pertanggungjawaban keuangan desa
Penerapan PSAP Nomor 07 Tentang Akuntansi Aset Tetap Pada Dinas Pertahanan dan Ketahanan Pangan Kota Palu: Implementation of PSAP Number 07 concerning Fixed Asset Accounting at the Agriculture and Food Security Office of Palu City Nur Faidah; Syamsul; Dini Rosyada
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 8: Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.832 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Penerapan PSAP Nomor 07 Akuntansi Aset Tetap pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu ditinjau dari Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintah yang berbasis akural. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu sudah menerapkan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 07 dengan efektif dan sesuai dengan Peraturan Pemerintah 71 tahun 2010. Hal tersebut terlihat dari Untuk klasifikasi aset tetap, pengakuan aset tetap, pengukuran aset tetap, penghentian aset tetap, penilaian aset tetap, penyusutan aset tetap, pengungkapan aset tetap telah sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Akan tetapi penyusutan aset tetap belum sepenuhnya sesuai dengan PSAP No 07.