Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Edukimia

Pengembangan Media Pembelajaran melalui TikTok pada Materi Stoikiometri sebagai Sumber Belajar Mandiri untuk Kelas XI SMA/MA Putri, Vinny Frestia Eka; Suryelita, Suryelita
Edukimia Vol 6, No 1 (2024): Edukimia-Vol 6, Issue 01 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v6.i1.a517

Abstract

Stoikiometri merupakan salah satu materi kelas XI SMA/MA pada kurikulum merdeka. Materi ini dianggap sulit dipahami oleh peserta didik karena karakteristik materinya yang abstrak dan banyak perhitungan. Belajar mandiri perlu dilakukan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan media sosial, sesuai dengan salah satu karakteristik peserta didik saat ini yaitu menyukai media pembelajaran menggunakan teknologi dengan format audio-visual. Media sosial efektif digunakan untuk belajar mandiri seperti TikTok. Belum ditemukan akun TikTok yang membahas tuntas materi stoikiometri untuk kelas XI SMA/MA. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mengembangkan media pembelajaran melalui TikTok pada materi stoikiometri serta mengungkap validitasnya. Jenis penelitian ini adalah Educational Design Research dengan model pengembangan Plomp yang dibatasi sampai prototipe II meliputi tahap preliminary research dan prototyping stage. Penelitian dilaksanakan di Departemen Kimia FMIPA UNP dan SMAN 9 Padang.  Subjek penelitian ini adalah dosen Kimia FMIPA UNP, guru kimia, dan peserta didik kelas XI SMAN 9 Padang. Data hasil validasi diolah dan dianalisis menggunakan rumus Aiken’s V. Hasil validasi menunjukkan media valid dengan nilai 0,86.
Pengembangan Sumber Belajar Menggunakan TikTok pada Materi Hukum-Hukum Dasar Kimia Kelas X SMA/MA Handayani, Bella; Suryelita, Suryelita
Edukimia Vol 6, No 1 (2024): Edukimia-Vol 6, Issue 01 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v6.i1.a512

Abstract

Hukum-hukum dasar kimia merupakan materi pembelajaran kimia kelas X SMA/MA. Karakteristik materinya abstrak dan banyak hitungan, sehingga materi tersebut sulit dipahami peserta didik. Untuk memahami materi pelajaran ini dengan lebih baik, diperlukan belajar mandiri. TikTok adalah salah satu sumber belajar mandiri di media sosial yang dapat digunakan pada era modern. Penggunaan platform ini membantu memicu antusiasme dalam belajar karena mayoritas murid menggunakan TikTok. Namun, belum ditemukan akun yang menggunakan platform tersebut untuk membagikan media belajar tentang materi hukum dasar kimia. Oleh karena itu, penelitian dengan tujuan mengembangkan media belajar menggunakan platfrom TikTok pada materi hukum-hukum dasar kimia dan mengetahui kevalidan. Jenis penelitian ini adalah educational design research menggunakan model pengembangan Plomp. Dengan tahapan preliminary stage, prototyping stage, dan assesement phase. Penelitian ini dibatasi pada tahap prototype III. Data validasi dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner validasi. Materi tersebut divalidasi oleh lima orang: dua guru kimia dan tiga dosen kimia. Formula Aiken's V digunakan dalam proses analisis data. Berdasarkan hasil pengujian media belajar, kategori valid menghasilkan nilai Aiken’s V rata-rata sebesar 0,88. Media belajar menggunakan TikTok sebagai sumber belajar mandiri yang valid dan dapat diterapkan pada materi hukum-hukum dasar kimia.
PENGEMBANGAN SUMBER BELAJAR MANDIRI BERBASIS TELEGRAM MATERI PENERAPAN KONSEP KIMIA DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN & PEMANASAN GLOBAL UNTUK KELAS X SMA Fani, Septila; Suryelita, Suryelita
Edukimia Vol 6, No 1 (2024): Edukimia-Vol 6, Issue 01 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v6.i1.a513

Abstract

Penerapan konsep kimia dalam pengelolaan lingkungan dan pemanasan global merupakan materi kimia pada kurikulum merdeka fase E SMA. Kurikulum merdeka mengharapkan peserta didik mampu mengaplikasikan konsep dalam kehidupan. Aplikasi konsep memerlukan pemahaman konsep, yang dapat ditingkatkan dengan belajar mandiri. Media sosial merupakan salah satu inovasi sumber belajar mandiri kekinian. Salah satu pilihan media sosial yang dapat digunakan adalah Telegram. Telegram dapat dimanfaatkan karena sesuai dengan minat belajar peserta didik yang lebih menyukai video dan gambar. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan sumber belajar mandiri berbasis Telegram materi penerapan konsep kimia dalam pengelolaan lingkungan dan pemanasan global serta mengetahui validitas dan kategori praktikalitasnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Education Design Research dengan model pengembangan Plomp. Plomp terdiri dari 3 tahap, yaitu : Preliminary Research, Prototyping Stage dan Assesement Phase. Penelitian dibatasi sampai praktikalitas pada prototipe III. Subjek penelitian adalah dosen kimia UNP, guru kimia dan peserta didik fase E SMAN 2 Lubuk Sikaping. Sumber belajar mandiri yang dihasilkan telah valid dengan nilai V = 0.87, setelah data hasil validitas diolah menggunakan formula Aiken’s V.
Pengembangan e-Modul Menggunakan Google Sites Pada Materi Kesetimbangan Kimia Berbasis Literasi untuk Peserta Didik Fase F SMA/MA Maulana, Siti; Suryelita, Suryelita
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a622

Abstract

Kesetimbangan kimia merupakan salah satu materi yang dipelajari difase F SMA/MA. Hasil angket menunjukkan bahwa 67% peserta didik sulit memahami materi ini disebabkan karakteristik materi bersifat abstrak dan banyak hitungan. Peserta didik membutuhkan bahan belajar berbasis literasi untuk membantu dan memotivasi mereka dalam belajar. Salah satunya berupa e-modul menggunakan google sites yang dapat memuat multimedia yang menarik. e-Modul ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kimia peserta didik dan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah melalui pendekatan Problem Based Learning. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan e-Modul menggunakan google sites berbasis literasi serta mengetahui validitas dan kategori praktikalitasnya. Penelitian menggunakan jenis penelitian educational design research (EDR) dengan model pengembangan Plomp. Tiga tahapan Plomp, yaitu preliminary pesearch, prototyping stage dan assesement phase, dengan batasan penelitian sampai uji praktikalitas prototipe III. Subjek penelitian yaitu dosen kimia UNP, guru kimia dan peserta didik fase F SMAN 4 Payakumbuh. Hasil validitas menunjukkan bahwa e-modul kesetimbangan kimia yang dihasilkan nilai V= 0.86 dengan kategori valid. Uji Praktikalitas small group oleh peserta didik diperoleh persentase sebesar 86% dan praktikalitas guru sebesar 93% dengan kategori sangat praktis.
Efektivitas Pembelajaran Hukum Dasar Kimia Menggunakan TikTok di SMAN 1 Suliki Fidillah, Endah; Suryelita, Suryelita
Edukimia Vol 8, No 1 (2026): Edukimia - Vol. 08, Issue 01
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v8.i1.a631

Abstract

Hukum dasar kimia adalah materi yang dipelajari pada Fase E SMA/MA membahas hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap, hukum perbandingan berganda, hukum perbandingan volume dan konsep mol. Materi hukum dasar kimia mencakup pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural. Sumber belajar materi ini menggunakan TikTok sudah tersedia pada akun @Basic_chemical_laws yang sudah dikategorikan valid dan sangat praktis namun belum diuji efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas sumber belajar TikTok pada materi hukum dasar kimia dan konsep mol terhadap hasil belajar peserta didik. Pengujian efektivitas dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimental dengan model eksperimen one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari satu kelas yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh nilai N-Gain sebesar 73,01% dengan kategori cukup efektif. Untuk melihat perbedaan nilai pretest-posttest signifikan atau tidak maka dilakukan uji hipotesis. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji normalitas untuk mengetahui sebaran data. Nilai Lhitung pretest sebesar 0,1058 dan nilai Lhitung posttest sebesar 0,1541, keduanya lebih kecil dari nilai Ltabel yaitu sebesar 0,1568 sehingga dapat disimpulkan kedua data terdistribusi secara normal.  Uji hipotesis pada taraf signifikan sebesar 0,05 menunjukkan thitung(37,783)ttabel(2,03) sehingga sumber belajar TikTok ini cukup efektif digunakan sebagai sumber belajar yang ditandai dengan adanya peningkatan hasil posttest dari pretest secara signifikan.