Transformasi digital dalam pendidikan seni menuntut inovasi dalam media pembelajaran interaktif dan relevan bagi generasi digital. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) melalui platform Assemblr Edu sebagai media pembelajaran gerak dan tari. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Aksi Partisipatif (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif subjek yang dibantu dalam setiap tahap proses kegiatan. Pendekatan ini menggabungkan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Metode kegiatan yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan berkelanjutan (lokakarya) dengan pendekatan praktis. Instrumen yang digunakan terdiri dari pre-test dan post-test, penilaian praktis, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan pedagogis guru dalam mengintegrasikan teknologi AR ke dalam materi tarian tradisional. Penggunaan media ini terbukti efektif dalam memvisualisasikan elemen gerakan yang kompleks, sehingga meningkatkan minat belajar siswa. Artikel ini menekankan pentingnya pelatihan teknologi berkelanjutan bagi pendidik seni untuk mempertahankan keberadaan budaya lokal di era digital.Kata kunci: Assemblr Edu, Augmented Reality, Digitalisasi Seni, Kompetensi Guru, Pembelajaran Tari .
Copyrights © 2026