Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRUKTUR GERAK TARI SELODANG MAYANG DI KERATON KESULTANAN KADRIYAH PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Utami, Riana; Fretisari, Imma; Tindarika, Regaria
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 9, No 7 (2020): Juli 2020
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research is motivated by the desire of researchers to describe the structure of the Selodang Mayang dance movement. This research uses a descriptive method in a qualitative form and uses an ethnochoreological approach, with data sources in the form of Selodang Mayang Dance. The speakers in this study were Syarifah Zainab Asgaf, Syarifah Fadlon Alkadrie and Syarifah Faizah Alkadrie who knew about Selodang Mayang dance at the Kadriyah Sultanate Palace in Pontianak, West Kalimantan. Data collection techniques such as observation, interviews and audio-visual material. The data validity testing technique used is the extension of observation and source triangulation. Based on the analysis of the data it was concluded that the structure of the Selodang Mayang dance movement in the Kadriyah Sultanate Palace in Pontianak, West Kalimantan as follows: The name Selodang Mayang dance was taken from the property names namely shawl and mayang. Selodang Mayang dance is a group dance. There are 3 types of motion that are described based on the smallest part first, namely the motive motions, motion phrases, sentences of motion and groups of motion that become a unified whole of motion in the Selodang Mayang dance. The motion in Selodang Mayang dance is identical with double step or double foot or usually called jogog dance.Keywords: Dance, Motion structure, Selodang Mayang
Pengaruh Pembelajaran Blended Learning Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMA 2 Kabupaten Kepahiang Herlina, Meti; Fitriani, Apriza; Utami, Riana
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.107-115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran blended learning terhadap motivasi belajar siswa di SMAN 2 Kabupaten Kepahiang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari di SMAN 2 Kepahiang. Jenis penelitiannya adalah penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Siswa kelas X1 IPA 1 sebagai kelas kontrol dan X1 IPA 2 sebagai kelas eksperimen. Materi pembelajaran yang digunakan adalah system ekskresi. Jenis instrumen yang digunakan adalah lembar angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji prasyarat adalah uji normalitas dengan menggunakan Shapiro Wilk dan homogenitas dengan menggunakan uji Levene dan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji T. Hasil tes normalitas yang didapat adalah 0,777 > 0,05 sedangkan hasil uji homogenitas adalah 0,981 > 0,05. Mengingat informasi yang didapat, bahwa data normal dan homogen. Berdasarkan hasil uji T diperoleh nilai sig (2 tailed) siswa sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan Thitung sebesar 4,591 Ttabel 1,673 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran blended learning terhadap motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil frekuensi motivasi belajar di kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran blended learning lebih menonjol dibandingkan pada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL).