Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Tentang Pencegahan TB Paru Dengan Pendekatan Bina Keluarga Sehat Paru (Bigaseru) di Wilayah Desa Mersi Kabupaten Banyumas Handoyo handoyo; Hartati Hartati; Walin Walin; Herry Prasetyo
SIGDIMAS Vol. 1 No. 02 (2023): Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : SIGDIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh patogen bakteria dan tahun 2022 Indonesia menempati urutan kedua setelah India. Indonesia melalui program Kemenkes terus mengupayakan target pencapaian pengendalian hingga tahun 2024 dan eliminasi hingga tahun 2030 untuk penyakit tuberculosis, HIV/AIDS dan juga malaria. Selain itu sangat diperlukan penanganan yang cepat, tepat dan revitalisasi fungsi keluarga dan kader kesehatan sebagai upaya preventif dan promotif. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah keluarga dan kader kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam cara pencegahan, penularan, dan pengobatan TBC. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertempat di Wilayah Desa Mersi Purwokerto Timur selama 3 bulan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabmas dilakukan melalui pemberian pelatihan atau edukasi tentang TBC. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, pendampingan dan monitoring. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan melibatkan kader dan mahasiswa melalui soal pre dan post test. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadi peningkatan tingkat pengetahuan yaitu 18% dari 64% menjadi 82% atau rata-rata nilai pretest 50,92 menjadi rata-rata 83.38
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM DETEKSI DINI KEGAWATDARURATAN IBU HAMIL DAN JANIN DI WILAYAH BINAAN KELURAHAN KURIPAN KERTOHARJO Hartati Hartati; Afiyah Sri Harnany; Moh.Projo Angkasa; Mardi Hartono; Norma Nofianto
Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): MEI 2024 - OKTOBER 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlpm.v3i2.11529

Abstract

Latar Belakang : Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepadamasyarakat setempat agar mengetahui deteksi dini pada kegawatdaruratan ibuhamil dan janin. Pada era milenial didukung dengan menggunakan aplikasi yangbisa menunjang deteksi dini yaitu aplikasi mother. Masyarakat setempat diedukasiuntuk menurunkan tingkat mortalitas dan bisa meningkatkan berbagai cara untukmembuat berbagai menu untuk mengurangi tingginya KEK dan anemia pada ibuhamil. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilakukan pengabdian kepadamasyarakat dalam deteksi dini pada kegawatdaruratan ibu hamil dan janin padawilayah binaan Kelurahan Kuripan KertoharjoTujuan: metode pemberdayaan meliputi pelatihan dan pendampingan yangbertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dinikegawatdaruratan ibu hamil dan janin melalui pembuatan menu yang bergizi.Metode: Dilakukan pre test sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingankemudian post test di akhir. Penambahan deteksi dini menggunakan aplikasimother serta meningkatkan edukasi variasi menu pada ibu hamil sebagai menuyang menarik dan bergizi.Hasil Kegiatan: Hasil akhir kegiatan pengabdian ini dapat dilihat padapengetahuan sasaran kegiatan dalam deteksi dini pada kegawatdaruratan ibuhamil dan janin. Meningkatkan variasi menu sebagai makanan yang menarik sertabergizi.Kesimpulan: Kegiatan pemberdayaan meningkatkan pengetahuan tentangvariasi menu sebagai makanan yang menarik serta bergizi untuk deteksi dinikegawatadaruratan ibu hamil dan janin.Kata Kunci : Deteksi dini, Kegawatdaruratan Ibu hamil, Kegawatdaruratan Janin
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM POS SIAGA KEGAWATDARURATAN IBU HAMIL DAN JANIN DI WILAYAH BINAAN KELURAHAN KURIPAN KERTOHARJO Sudirman Sudirman; Hartati Hartati; Afiyah Sri Harnany; Sumarni Sumarni; Nadia Eka Indrianing
Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlpm.v4i1.12380

Abstract

Latar Belakang : Masalah di kelurahan kertoharjo merupakan daerah binaan puskesmas Pekalongan Selatan. Data tahun 2022 jumlah ibu hamil di wilayah Puskesmas Pekalongan Selatan sebanyak 208 orang dengan resiko tinggi karena Kekurangan Energi Kronis (KEK) 27 %, disebabkan karena anemia 9%,  penyebab lainnya karena usia lebih dari 36 tahun dan kurang dari 20 tahun. Jumlah ibu hamil dengan resiko tinggi terbanyak di kelurahan kuripan Kertoharjo. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk Pemberdayaan  Masyarakat  dalam Pengelolaan Pos siaga  Kegawatdaruratan Ibu Hamil dan Janin, memberikan edukasi kepada masyarakat setempat agar mengetahui Pengelolaan Pos siaga  Kegawatdaruratan Ibu Hamil dan Janin. Kader Kesehatan dan tokoh masyarakat setempat diedukasi untuk pendampingan one kader one ibu hamil resiko tinggi (bumil resti) menurunkan tingkat mortalitas dan bisa mengidentifikasi dan mendampingi ibu hamil beresiko sampai melahirkan dengan selamat dengan satu ibu hamil satu kader pendamping.Tujuan : Pengabdian kepada masyarakat dalam deteksi dini pada kegawatdaruratan ibu hamil dan janin pada wilayah binaan Kelurahan Kuripan Kertoharjo.Metode : Metode pemberdayaan dengan pelatihan dan pendampingan tentang deteksi dini pada kegawatdaruratan ibu hamil dan janin. Dilakukan pre test sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingan kemudian post test di akhir. Penambahan deteksi dini menggunakan aplikasi mother serta pendampingan one kader one ibu hamil resiko tinggi.Hasil : Kegiatan pengabdian ini dapat dilihat pada pengetahuan sasaran kegiatan dalam deteksi dini pada kegawatdaruratan ibu hamil dan janin. Meningkatkan variasi menu sebagai makanan yang menarik serta bergizi.Simpulan : Terbentuknya pos kegawatdaruratan ibu hamil dan janin digunakan untuk mengurangi mortalitas ibu hamil dan janin di wilayah binaan Kelurahan Kuripan Kertoharjo, tim yang terdiri dari Karang taruna, kesra, dan kader sudah diberikan pengetahuan serta pelatihan untuk menunjang adanya pos tersebut serta pendampingan pembuatan menu untuk meningkatkan gizi untuk ibu hamil dalam mengurangi resiko kelahiran. Keyword : Kegawatdaruratan Janin, one kader one Bumil resti
PENDAMPINGAN IBU KLIEN DALAM PELAKSANAAN TERAPI BERMAIN PADA ANAK YANG MENGALAMI HOSPITALISASI DI RSUD BENDAN KOTA PEKALONGAN Mardi Hartono; Hartati Hartati; Supriyo Supriyo; Moh Projo Angkasa
Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlpm.v4i2.12996

Abstract

Latar Belakang : Anak merupakan individu yang unik dan bukan miniature orang dewasa.Individu yang mempunyai pola pertumbuhan dan perkembangan menuju proses kematangan (Supartini,2004). Sebagian besar stres yang terjadi pada anak usia pertengahan sampai anak periode pra sekolah adalah kecemasan karena perpisahan. Karena hubungan anak dengan ibu adalah sangat dekat. Akibatnya perpisahan dengan ibu akan menimbulkan rasa kehilangan pada anak akan orang terdekat bagi dirinya dan akan lingkungan yang dikenal olehnya. Sehingga pada dirinya akan menimbulkan perasaan tidak aman dan rasa cemas (Nursalam, 2005).Kecemasan anak meningkat karena anak berada di lingkungan yang baru, dikelilingi oleh orang-orang asing yang tidak dikenalnya dan peralatan yang menakutkan (Gunawan, 2003). Orang tua anak mempunyai peran penting dalam menurunkan kecemasan anak yang mengalami kecemasan Sehingga anak akan berperilaku lebih kooperatif. Media paling efektif yang dapat dilakukan adalah melalui terapi bermain (Supartini, 2004, hlm.186). Tujuan pengabdian Masyarakat yang dilakukan  di RSUD Bendan Kota Pekalongan  meningkatkan pengetahuan dan  pendampingan pada Ibu yang mempunyai Balita dalam menilai derajat kecemasan pada anak dan belum mengetahui cara mengatasi kecemasan dengan terapi bermain.Metode : Pendidikan kesehatan tentang cara menilai kecemasan  pada anak dan pendampingan     mengatasi cemas dengan terapi bermain. Hasil Kegiatan : adanya peningkatan pengetahuan sasaran   dalam menilai tingkat kecemasan anak dan peningkatan kemampuan mengatasi kecemasan pada anak dengan terapi bermain. Adanya penurunan kecemasan pada anak setelah diberikan pendampingan terapi bermain.Simpulan : Pendampingan Terapi bermain dapat meningkatkan pengetahuan menilai Tingkat kecemasan  dan  menurunkan kecemasan  pada anak yang di rawat di RS Bendan Kota Pekalongan.Keyword : Kecemasan, Terapi bermain, Pendampingan.
Edupreneurship Bagi Mahasiswa Keperawatan Melalui Pelatihan Khitan Modern Herry Prasetyo; Handoyo Handoyo; Hartati Hartati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.1903

Abstract

ABSTRAK Mahasiswa keperawatan yang bekerja di Rumah Sakit, Puskesmas maupun di klinik mempunyai kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan. Kompetensi atau ketrampilan praktek keperawatan khitan salah satunya merupakan lahan usaha yang perlu diberikan kepada mahasiswa keperawatan pada semester akhir sebelum mereka lulus kuliah. Namun, pada kenyataannya mahasiswa keperawatan belum mendapatkan ketrampilan tersebut selama menjalani masa perkuliahan pada program diploma III keperawatan. Maka tujuan dari kegiatan pengabdian asyarmakat skim program kewirausahaan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa keperawatan sebelum lulus kuliah sehingga mereka mempunyai jiwa kewirausahaan untuk memberikan layanan khitan bagi warga masyarakat di wilayah tempat tinggalnya. Adapun, metode yang telah diberikan yaitu melakukan pelatihan khitan modern kepada mahasiswa keperawatan semester akhir sebelum mereka lulus, sehingga dapat dijadikan salah satu solusi untuk menmbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mereka. Pelatihan khitan tidak hanya diberikan secara teori untuk meningkatkan pengetahuan para peserta tetapi juga diberikan kesempatan praktika untuk meningkatkan ketrampilan dibawah pendampingan instruktur yang telah berpengalaman. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan mahasiswa mempunyai pengetahuan yang lebih baik dari nilai rata-rata pre-test 6 menjadi 8 pada post-test pelatihan. Mahasiswa keperawatan perlu mempunyai pengetahuan dan ketrampilan khitan modern sebagai wahana kewirausahaan setelah bekerja nanti. Sehingga mereka dapat melayani warga masyarakat tidak hanya di tempat kerja tetapi juga di lingkungan sosial rumah tempat tinggalnya. Kata kunci: Edupreneurship, pelatihan, khitan, mahasiswa, keperawatan
Hubungan antara Status Gizi dan Prestasi Belajar Siswa Intan Dwi Rostikawaty; Hartati Hartati; Noor Yunida Triana
JURNAL KEPERAWATAN MERSI Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : Prodi Keperawatan Purwokerto, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkm.v14i1.11553

Abstract

Background: Nutrition is one of the main determining factors in the quality of human resources. Good nutritional status will influence the growth and development process of children, which can improve intellectual abilities, which will have an impact on learning achievement at school. Objective: This research aims to determine the relationship between nutritional status and learning achievement of class VI students at SD Negeri Mandala 03, Cimanggu District, Cilacap Regency. Method: This research is a correlational and analytical design. The sampling technique was a total sampling of 34 respondents. Data analysis used the Spearman Rank test. Results: The findings show no relationship between nutritional status and the learning achievement of class VI students at SD Negeri Mandala 03, Cimanggu District, Cilacap Regency (p=0.712). Student learning achievement is not only influenced by nutritional status, but also they can be influenced by other factors, such as interest and motivation, environment, social media, ease of access to information, and genetic factors. Conclusion: Student learning achievement is not only influenced by nutritional status.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Status Kesehatan Hipertensi pada Lanjut Usia Budiono Budiono; Hartati Hartati; Handoyo Handoyo; Rina Saraswati
JURNAL KEPERAWATAN MERSI Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : Prodi Keperawatan Purwokerto, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkm.v14i1.12821

Abstract

Background: Diseases or health disorders in old age are generally chronic and degenerative, such as hypertension. Hypertension is greatly influenced by many factors. One of the factors that influences the occurrence of hypertension is physical activity. Regular exercise can stimulate the release of endorphins, which cause euphoria and muscle relaxation effects, so that blood pressure does not increase. Objective: This research aims to identify the relationship between physical activity and hypertension health status in the elderly in Ngabean Village, Mirit District, Kebumen Regency. Method: This study uses a descriptive analytical method with a cross-sectional approach. The sample consisted of 54 elderly residents who were taken purposively. The data were analyzed descriptively and correlatively using Chi Square. Results: Based on the research conducted, it was found that most respondents (50.0%) in Ngabean Village, Mirit District, Kebumen Regency were in the moderate physical activity category. Most respondents (57.4%) in Ngabean Village, Mirit District, Kebumen Regency had normal blood pressure. Conclusion: There is a positive relationship between physical activity and hypertension health status in the elderly in Ngabean Village, Mirit District, Kebumen Regency (p =0.013).