Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tekstual

Transformasi Sosiobudaya Orang Makean dalam Birokrasi Provinsi Maluku Utara 2002–2014: Faktor Pendorong dan Implikasinya Amin, Safrudin
Tekstual Vol 23, No 1 (2025): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.v23i1.9979

Abstract

Masyarakat lokal selain suku Makean menganggap suku Makean melakukan “Makeanisasi” birokrasi pemerintahan daerah. Prasangka etnis semacam ini dapat menimbulkan konflik berbasis etnis dan mengancam keharmonisan sosial di antara kelompok etnis setempat. Beberapa peneliti juga menulis bahwa suku Makean memang kuat dalam menguasai birokrasi pemerintahan daerah. Sayangnya, para peneliti tidak mendukung asumsi mereka dengan data, seperti halnya prasangka yang dipegang oleh masyarakat awam. Pertanyaannya, benarkah suku Makean telah mengendalikan birokrasi pemerintahan daerah? Jika benar, bagaimana suatu kelompok kelas bawah masa lalu dapat mengalami perubahan yang begitu besar sehingga menjadi lebih dominan daripada Ternate, mantan penguasa mereka? Studi ini menggunakan metode kualitatif-etnografi dan analisis dokumen. Artikel ini mendukung argumen bahwa memang ada proses penguatan suku Makean dalam birokrasi pemerintahan sebagai hasil dari transformasi suku Makean. Namun, data kami dari dokumen menunjukkan bahwa penguatan suku Makean di birokrasi tidak secara sederhana berarti suatu “Makeanisasi” birokrasi. Kami mengungkap faktor-faktor sosiokultural yang melatarbelakangi proses transformasi ini, antara lain tradisi kuat migrasi keluar untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, dan penekanan budaya pada pendidikan dan pergi haji ke Makkah yang memperkuat ketahanan mereka dalam bekerja menuju kesuksesan dan ketahanan dalam pendidikan yang berefek pada kemampuan mereka menempati jabatan-jabatan penting di birokrasi pemerintahan lokal.
Kearifan Lokal dan Potensi Revitalisasinya dalam Pelestarian Hutan: Studi Kasus Masyarakat Kalaodi di Pulau Tidore Sudirman, Rizal; Amin, Safrudin; Hairullah, Bahtiar
Tekstual Vol 22, No 2 (2024): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.v22i2.9213

Abstract

Banyak studi sebelumnya telah mengungkap bahwa kebudayaan lokal seringkali menjadi piranti penting dalam pelestarian lingkungan. Ini menjadi basis asumsi bahwa pelestarian sumber daya alam salah satunya dapat dilakukan dengan mengintegrasikan kearifan lokal dalam pengelolaan lingkungan. Terkait dengan itu, studi ini tertarik untuk mengeksplorasi kearifan lokal dan budaya konservasi hutan pada masyarakat Kalaodi, Pulau Tidore. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa studi ini memperkuat temuan dari studi-studi sebelumnya tentang kebudayaan lokal sebagai mekanisme perlindungan lingkungan alam. Secara spesifik studi ini berkontribusi pada aspek pengayaan informasi tentang kearifan lokal dalam pengelolaan hutan dengan menyajikan kasus spesifik pada masyarakat Kalaodi di Pulau Tidore.  Selain itu, walaupun dengan informasi terbatas, studi ini juga mengungkap bahwa walaupun perubahan status hutan telah melahirkan pro-kontra dalam masyarakat, kearifan lokal dalam pengelolaan hutan tersebut relatif terjaga. Studi ini juga menawarkan beberapa model revitalisasi kearifan lingkungan yang bisa dilakukan untuk memelihara lingkungan alam Kalaodi.