Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia Meilaningrum, Ardania; Hamidah, Siti Nur
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v7i1.11961

Abstract

Pengukuran evaluasi kinerja jaringan seluler menjadi penting untuk dilakukan seiring dengan perkembangan teknologi informasi maupun literasi digital yang semakin meningkat dilihat dari lima tahun terakhir ini. Tingkat latensi sebagai waktu tunggu suatu data dari sumber menuju tujuan dalam lingkup jaringan internet menjadi salah satu indikator penentu kualitas jaringan. Data dari sumber terpercaya yaitu Ookla membahas bahwa kecepatan download dan upload menjadi faktor yang memengaruhi tingkat latensi dengan dicantumkan datanya secara bersamaan pada website resminya. Di satu sisi Indonesia memiliki beberapa karakteristik unik yang membuat latensi di berbagai daerah provinsi menyisakan disparitas digital yang masih terasa. Salah satu faktor penyebabnya adalah infrastruktur yang belum merata di berbagai daerah. Base Transceiver Station (BTS) adalah infrastruktur telekomunikasi yang mempunyai peran penting untuk meningkatkan akses jaringan komunikasi digital khususnya pada daerah remote atau daerah yang terletak di luar jangkauan perkotaaan besar. Penggunaan salah satu standar Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Network (TIPHON) menjadi landasan pengukuran Quality of Service (QoS) provinsi di Indonesia menggunakan indikator throughput yang terdiri dari kecepatan download, upload, latensi dan jumlah BTS. Penelitian ini menghasilkan keluaran berupa uji regresi Principal Component Analysis (PCA) terdiri dari kecepatan download dan upload yang signifikan berpengaruh pada latensi serta QoS Score komposit untuk pengkategorian bahwa beberapa provinsi salah satunya Jakarta termasuk dalam kategori A atau sangat bagus dengan skor >75 dan terdapat provinsi lain yang termasuk kategori C atau sedang dengan skor <50 sehingga perlu rekomendasi tindak lanjut.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA KECIL RFP WAROENG TANSU Aprilia, Hafiza; Abdullah, Fadil; Hamidah, Siti Nur
Jurnal Inkofar Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v9i2.426

Abstract

This paper examines the feasibility of Waroeng Tansu Om RFP, a culinary business in Bandung that offers traditional ketan (sticky rice) dishes with modern toppings. The study explores whether the business can sustain profitability and growth in Bandung’s competitive culinary market local. The research problem focuses on determining whether Waroeng Tansu Om RFP is financially feasibility. The novelty in its focus integrates traditional culinary practices with modern digital strategies like food delivery platforms and proposes a dedicated business app. The research using method of market analysis (segmentation, targeting, and positioning) and financial feasibility assessment using. Data on costs, revenues, and customer demographics were analyzed. The findings reveal a positive NPV of Rp 1,131,557,216, an IRR of 79%, and a payback period within 3 years, with a BCR greater than 1, suggesting financial feasibility. The study concludes that Waroeng Tansu Om RFP is a viable business with potential for growth. The key takeaway is that combining traditional foods with modern innovations can lead to success in competitive markets.