Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PELATIHAN MEMANDU ACARA PADA SISWA SMP PANCASILA SUNGAI KAKAP Sulastriana, Elva; Hartati, Mesterianti; Yuda, Ramadhan Kusuma
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): GERVASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.049 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian adalah: (1) Meningkatkan wawasan dalam memandu acara dengan baik, maksimal, serta mampu menjadi pemandu acara yang profesional yang memahami tentang kedisiplinan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya; (2) Menjadi motivasi bagi mitra agar dapat memberdayakan siswanya yang berpotensi dalam memandu acara untuk dilibatkan dalam kegiatan sekolah; dan (3) Terbentuknya rasa percaya diri, keberanian, dan keterampilan mendasar pada masing-masing siswa untuk memandu acara. Sasaran kegiatan pengabdian adalah siswa kelas VII SMP Pancasila yang berjumlah 22 orang. Kelas tersebut dipilih karena memiliki banyak kekurangan dalam memandu acara, sehingga memerlukan  bimbingan dan pengarahan yang intensif. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah demonstrasi dan diskusi. Hasil kegiatan pelatihan dapat terlaksana dengan efektif. Pihak sekolah dan para peserta menunjukkan kerja sama yang sangat baik dalam mendukung kegiatan pelatihan. Peserta masih memiliki kekurangan dalam proses memahami teori dan mempraktikkannya dalam kegiatan memandu acara, namun peserta memiliki semangat yang baik dalam belajar.Kata Kunci: pelatihan, pemandu acara, demonstrasi, diskusi.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM PANTUN MELAYU SAMBAS Wiguna, Muhammad Zikri; Yuda, Ramadhan Kusuma; Uli, Indriyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.709 KB) | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.416

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan nilai budaya, moral, dan religi yang terdapat dalam kumpulan pantun Melayu Sambas. Metode penelitian yang  digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Hasil penelitian menyimpulakan bahwa: (1) nilai budaya dalam pantun Melayu Sambas adalah nilai yang mengandung adat atau kebiasaan orang-orang Melayu. Dalam pantun-pantun tersebut terdapat tanda-tanda kebahasaan yaitu simbol dan pantun tersebut mengandung nilai budaya; (2) nilai pendidikan moral yang terkandung dalam pantun Melayu Sambas memberikan ajaran mengenai perilaku yang positif dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pantun-pantun tersebut terdapat tanda-tanda kebahasaan yaitu simbol dan pantun tersebut mengandung nilai pendidikan; dan (3) nilai religius yang terkandung dalam kumpulan pantun Sambas berupa nilai-nilai yang berhubungan dengan Tuhan. Nilai-nilai tersebut diantaranya berupa nilai kepatuhan terhadap orang tua, tindakan poligami, dan menuntut ilmu dunia dan akhirat agar manusia mendapat rahmatNya sebagai bekal menjalani hidup di dunia maupun akhirat.Kata Kunci: nilai budaya, nilai moral, nilai religi, pantun Melayu Sambas.
ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER MATA KULIAH PENGANTAR PENYUNTINGAN Utami, Santi Pratiwi T; Juidah, Imas; Muharudin, Eko; Syam, Suhendi; Yuda, Ramadhan Kusuma; Sumarwati
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v6i2.121

Abstract

This study aims to describe the quality of the odd semester final exam items for the Introduction to Editing course for the 2020/2021 academic year at the Indonesian Literature Program, Universitas Negeri Semarang. This research is a quantitative research with descriptive method. The research subjects were 60 students. Data collection techniques were carried out by documenting. Quantitative data analysis based on level of difficulty, discriminating power, quality of distractors, validity, and reliability with 100 questions. The results of the analysis show that the quality of the odd semester final exam items in the Introduction to Editing course has a moderate level of difficulty, sufficient discriminating power, and very good distracting qualities. In addition, there are 68 valid items and 0.78 reliability in the high category. The conclusion of the study is that the odd semester final exam items for the Introduction to Editing subject need to be revised to improve the quality of the items.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM PANTUN MELAYU SAMBAS Muhammad Zikri Wiguna; Ramadhan Kusuma Yuda; Indriyana Uli
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v6i1.416

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan nilai budaya, moral, dan religi yang terdapat dalam kumpulan pantun Melayu Sambas. Metode penelitian yang  digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Hasil penelitian menyimpulakan bahwa: (1) nilai budaya dalam pantun Melayu Sambas adalah nilai yang mengandung adat atau kebiasaan orang-orang Melayu. Dalam pantun-pantun tersebut terdapat tanda-tanda kebahasaan yaitu simbol dan pantun tersebut mengandung nilai budaya; (2) nilai pendidikan moral yang terkandung dalam pantun Melayu Sambas memberikan ajaran mengenai perilaku yang positif dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pantun-pantun tersebut terdapat tanda-tanda kebahasaan yaitu simbol dan pantun tersebut mengandung nilai pendidikan; dan (3) nilai religius yang terkandung dalam kumpulan pantun Sambas berupa nilai-nilai yang berhubungan dengan Tuhan. Nilai-nilai tersebut diantaranya berupa nilai kepatuhan terhadap orang tua, tindakan poligami, dan menuntut ilmu dunia dan akhirat agar manusia mendapat rahmatNya sebagai bekal menjalani hidup di dunia maupun akhirat.Kata Kunci: nilai budaya, nilai moral, nilai religi, pantun Melayu Sambas.
PELATIHAN MEMANDU ACARA PADA SISWA SMP PANCASILA SUNGAI KAKAP Elva Sulastriana; Mesterianti Hartati; Ramadhan Kusuma Yuda
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v2i1.807

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian adalah: (1) Meningkatkan wawasan dalam memandu acara dengan baik, maksimal, serta mampu menjadi pemandu acara yang profesional yang memahami tentang kedisiplinan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya; (2) Menjadi motivasi bagi mitra agar dapat memberdayakan siswanya yang berpotensi dalam memandu acara untuk dilibatkan dalam kegiatan sekolah; dan (3) Terbentuknya rasa percaya diri, keberanian, dan keterampilan mendasar pada masing-masing siswa untuk memandu acara. Sasaran kegiatan pengabdian adalah siswa kelas VII SMP Pancasila yang berjumlah 22 orang. Kelas tersebut dipilih karena memiliki banyak kekurangan dalam memandu acara, sehingga memerlukan  bimbingan dan pengarahan yang intensif. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah demonstrasi dan diskusi. Hasil kegiatan pelatihan dapat terlaksana dengan efektif. Pihak sekolah dan para peserta menunjukkan kerja sama yang sangat baik dalam mendukung kegiatan pelatihan. Peserta masih memiliki kekurangan dalam proses memahami teori dan mempraktikkannya dalam kegiatan memandu acara, namun peserta memiliki semangat yang baik dalam belajar.Kata Kunci: pelatihan, pemandu acara, demonstrasi, diskusi.
ANALISIS BUTIR SOAL PENILAIAN AKHIR TAHUN (PAT) BAHASA INDONESIA KELAS XI SMA NEGERI 1 POLANHARJO KLATEN Yanuar Bagas Arwansyah; Kodrat Eko Putro Setiawan; Ramadhan Kusuma Yuda
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6620

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kualitas butir soal dalam penilaian akhir tahun (PAT) dalam pembelajaran bahasa Indonesia Kelas XI di SMA Negeri 1 Polanharjo Klaten tahun 2021. Soal dianalisis tingkat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan fungsi pengecoh (distractor). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data matematis dengan analisis statistic dengan program Item and Test Analysis (ITEMAN). Objek dalam riset ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Polanharjo Klaten. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik analisis dokumen butir-butir soal, kunci jawaban, dan nilai hasil tes. Penelitian ini menunjukkan hasil: (1) Validitas tinggi pada ketiga tipe soal, yaitu soal tipe A: 87.5%; tipe B: 75%; tipe C 75%. (2) Koefisien reliabilitas tinggi dengan reliabilitas soal tipe A sebesar 0,833; soal tipe B sebesar 0,803; dan soal tipe C sebesar 0,768. (3) Tingkat kesukaran rendah dengan nilai soal tipe A: 62.5%; soal tipe B: 65%; dan 47.5% untuk soal tipe C. (4) Daya beda soal dikategorikan baik, yaitu soal tipe A: 55%; soal tipe B: 57.5%; dan soal tipe C: 57.5%. (5) Fungsi pengecoh berkualitas sangat baik dengan nilai soal tipe A: 62,5%; soal tipe B: 40%; dan soal tipe C: 35%.Kata kunci: analisis butir soal, penilaian akhir tahun
CRITICISM OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENT LEARNING BOOKS IN THE LINGUISTIC THEORY STUDY Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Iis Suwartini; Febi Junaidi; Ramadhan Kusuma Yuda; Suryo Ediyono
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 3, No 4: September 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.209 KB) | DOI: 10.24114/js.v3i4.15597

Abstract

Abstract: Criticism Of Elementary School Student Learning Books In The Linguistic Theory Study. The distribution of textbooks, both printed and electronic, did not all obtain a recommendation on eligibility from the National Book Center. This paper is intended to provide criticism of the textbooks used in language learning. The analysis is done by studying the literature with the theory approach to linguistic schools. This is done to ensure that the developed textbooks do indeed contain the linguistic elements required by the curriculum. As for the book criticized "Indonesian Makes Me Smart 4". Based on analysis at the level of syntax and morphology, this book is still dominated by structural linguistic flow, and generative transformation. Various revisions need to be made so that this book meets the standards as mandated by the curriculum.Keywords: Book criticism, elementary school textbooks, linguistic theory
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Video Pembelajaran Kelas 12 SMA/SMK dalam Kanal YouTube Suparti Timbul Moh. Ilman Akbar Al Izaaki; Hanifah Ainurohmah; Ainna Galuh Pratiwi; Anggita Rahma Aprilianti; Deane Rahmah Indriawati; Asep Purwo Yudi Utomo; Iwan Hardi Saputro; Ramadhan Kusuma Yuda
Nian Tana Sikka : Jurnal ilmiah Mahasiswa Vol. 3 No. 1 (2025): Nian Tana Sikka : Jurnal ilmiah Mahasiswa
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/niantanasikka.v3i1.718

Abstract

This study aims to analyze the illocutionary speech acts used by the teacher in the Indonesian language learning videos on the YouTube channel "Suparti Timbul." Illocutionary speech acts consist of several types, including assertive, directive, declarative, commissive, and expressive, each playing an important role in the learning process. This study employs a descriptive qualitative approach to identify and interpret the various speech acts found in the learning videos. The results show that the teacher uses assertive speech acts to convey information, directive speech acts to give instructions and motivate students, declarative speech acts to create a conducive learning atmosphere, commissive speech acts to make commitments regarding the learning material, and expressive speech acts to express positive expectations. These speech acts are crucial for fostering interactive communication and enhancing the efficacy of online education. Based on the study's findings, educators and others who create educational content are advised to focus more on the proper use of speech acts to make sure the message is clear and useful for enhancing student comprehension.
Analisis Kalimat Teks Anekdot pada Buku Bahasa Indonesia Kelas X Kurikulum Merdeka Laras Safitri; Winna Widyadhana; Asifah Salsadila; Mei Ismiyanti; Asep Purwo Yudi Utomo; Ramadhan Kusuma Yuda
Journal of Creative Student Research Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v1i2.1876

Abstract

Syntax is a branch of linguistics that studies phrases, clauses, and sentences. In this article, the focus is more on discussing the analysis of sentences in a text, in which the sentence itself is part of the syntax, namely syntactic units composed of basic constituents, usually in the form of clauses, supplemented by conjunctions when needed, and accompanied by final intonation. This article’s text is anecdotal from the Class X Indonesian Language Book of the Merdeka Curriculum. The anecdotal texts in the book are then analyzed for sentences to know whether direct or indirect sentences and sentences are standard. Analyzing a sentence certainly uses a method or method used. The method itself uses a qualitative descriptive method. The qualitative descriptive method is used to make a detailed description of a particular object which is carried out systematically, factually, and accurately. The results of this study found effective sentences, ineffective sentences, declarative sentences, interrogative sentences, and imperative sentences. Based on the results of the analysis found five anecdotal texts. This research can be used as a source of learning, for example in learning about types of sentences. In addition, it can be used to measure literacy levels. As well as b improving language competence, it can also shape students' character conceptually and in the form of humor, which has become a part of life today.
TUNDANG ORAL ART AS AN EDUCATIONAL MEDIUM: A STRUCTURAL AND FUNCTIONAL PERSPECTIVE Wulan, Adisti Primi; Yuda, Ramadhan Kusuma
JURNAL KONFIKS Vol 12, No 1 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v12i1.18734

Abstract

Tundang art is a form of oral literature from the Malay community in West Kalimantan that contains educational, moral, religious, and cultural values passed down through generations. This study aims to reveal the structure and function of tundang art as a traditional educational medium within the Malay society, focusing on tundang verses themed around the 27th Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) of West Kalimantan Province. The research employs a structural and functional approach with a qualitative descriptive method. Data were collected through documentation, transcription, and text analysis of 15 purposively selected tundang verses. The results show that structurally, the tundang verses have a consistent rhyme pattern (a-b-a-b), consist of four lines per stanza, each line containing 6–9 syllables, with a division between the sampiran (opening) and isi (content) reflecting the typology of Malay pantun. Functionally, tundang serves as a medium for moral education (instilling ethics and politeness), religious education (strengthening Islamic values), cultural education (preserving local customs and traditions), and entertainment (engaging through rhythm and wordplay). This study concludes that tundang not only functions as a performing art but also as a rich educational vehicle, making it highly potential for development in literature learning based on local wisdom.