Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SainETIn

Analisis Penggunaan Energi Listrik Motor Induksi Tiga Phasa Menggunakan Variable Speed Drive (VSD) Atmam; Abrar Tanjung; Zulfahri
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 2 No. 2 (2018): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v2i2.1218

Abstract

Motor induksi tiga phasa banyak digunakan sebagai penggerak peralatan dengan kecepatan penuh atau relatif konstan. Konsumsi daya pada motor induksi dengan kecepatan konstan lebih besar, hal tersebut menyebabkan pemborosan energi listrik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan suatu cara untuk menghemat energi listrik. Salah satu cara untuk menghemat pemakaian energi listrik pada pengoperasian motor induksi tiga phasa adalah menggunakan Variable Speed Drive (VSD). Dari hasil penelitian ini diperoleh daya motor induksi tiga phasa bila dioperasikan tanpa menggunakan VSD sebesar 0,479 kW dengan energi listrik sebesar 0,479 kWH dan motor induksi menggunakan VSD sebesar 0,330 kW dengan energi listrik sebesar 0,330 kWh. Perbandingan penggunaan energi listrik motor induksi tiga phasa menggunakan VSD lebih rendah sebesar 0,149 kWh dibandingkan tanpa VSD dengan penghematan energi listrik sebesar 31,10% atau sebesar Rp. 6.043,44 dalam satu bulan. Kata Kunci : Motor induksi tiga phasa, variable speed drive, energi
Studi Pengaruh Penguatan Medan Terhadap Tegangan Keluaran Generator Sinkron Satu Phasa Rizki Ellony Pratama; Atmam; Usaha Situmeang
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 3 No. 2 (2019): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v3i2.3289

Abstract

Generator adalah suatu alat yang berfungsi mengubah energi mekanik menjadi listrik. Dibagian generator terdapat kumparan medan di rotor sehingga diberi penguatan. Pada saat diberi arus penguatan maka mengalir arus medan pada kumparan rotor dan menimbulkan fluksi medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan stator. Sehingga tegangan induksi dan tegangan output generator yang dihasilkan oleh kumparan stator menjadi naik. Tujuan penelitian ini adalah membahas sistem penguatan medan pada arus dan tegangan generator sinkron satu phasa dan perbandingan tegangan output generator sinkron dengan beban resistif dan induktif. Dari hasil penelitian generator sinkron satu phasa tanpa beban dengan tegangan medan 22,46 Volt dan arus medan 0,90 Amper diperoleh tegangan keluaran generator sebesar 220 Volt dan saat tegangan medan 9,15 Volt dan arus medan 0,32 Amper diperoleh tegangan keluaran generator sebesar 100 Volt. Selanjutnya generator berbeban resistif dengan arus medan 1,08 Amper diperoleh tegangan output generator sebesar 220 Volt, arus medan 0,39 Amper tegangan output generator 100 Volt selanjutnya generator beban induktif dengan arus medan 1,13 Amper tegangan output sebesar 220 Volt, Arus medan 0,43 Amper tegangan output 100 Volt.