Articles
KONTRIBUSI SEKTOR PARIWISATA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI MALUKU
CHRESTIANA APONNO
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 2 No 05 (2020): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI - DESEMBER 2020 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tourism sector is a foreign exchange contributor sector for the country. Growing and advanced tourism will further boost economic growth in Indonesia. This study aims to find out the extent to which tourism potential in Maluku contributes to economic growth in Maluku.The method used is descriptive qualitative method by using secondary data source related to research issue. The results showed that the potential of a large tourism sector in Maluku has not been able to improve the welfare and economic growth of the people and regions of Maluku. This research provides enlightenment and motivation for the tourism industry of Maluku province to be more active in promoting tourism potentials in Maluku so as to increase economic growth of the Maluku region by increasing foreign exchange for the country. This research is also the basis of the local government especially the tourism office in setting policies related to the Maluku tourism industry and opening cooperation with the community and tourism sector entrepreneurs in the development of tourist attractions in Maluku.
Tinjauan Terhadap Penatausahaan Perpajakan Pada Bendaharawan Kantor Gubernur Provinsi Maluku
Nengsi Solemede;
Tri Retno Hariyati;
Chrestiana Aponno
JURNAL MANEKSI Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.924 KB)
|
DOI: 10.31959/jm.v4i2.158
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku di bidang perpajakan, pajak yang melakukan pemotongan danpemungutan pajak atas pengeluaran yang berasal dari APBN/APBD. Kewajiban bendaharawan pemerintahsehubungan dengan Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai antara lain adalah memotong danpemungutan Pajak Penghasilan Pasal 21, Pajak Penghasilan Pasal 22, Pajak Penghasilan Pasal 23, PasalPenghasilan Pasal 24 ayat (2), dan Pajak Pertambahan Nilai. Yang menjadi masalahnya yaitu bagaimana tinjauanpenatausahaan perpajakan pada Bendaharawan kantor Gubernur Provinsi Maluku. Tujuan dalam penulisan iniadalah untuk mengetahui bagaimana tinjauan penatausahaan perpajakan pada bendaharawan kantor GubernurProvinsi Maluku. Dalam Bidang Biro Pengembangan Ekonomi dan Investasi dalam PPh 21 pada umumnya uangbelanja dalam perjalanan dinas tidak dipotong pajak, sedangkan untuk makan minum, ATK, bayar honor itudipotong pajak oleh bendaharawan.Dengan adanya peraturan yang sudah di tetapkan maka dapat mewujudkan kelancaran sistempemotongan pajak, penyetoran dan pelaporan pajak sesuai dengan batas waktu yang suda ditentukan sehinggatidak ada yang terlambat dalam melakukan penyetoran dan pelaporan pajak sehingga tidak dikenakan denda.
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS KINERJA USAHA MIKRO GULA MERAH SAPARUA
chrestiana - Aponno;
Septina Louisa Siahaya
JURNAL MANEKSI Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (300.688 KB)
|
DOI: 10.31959/jm.v6i2.44
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur produktivitas kinerja usaha pengolahan gula merah Saparua ditinjau dari aspek produksi dan pemasaran. Ukuran produktivitas yang memasukkan seluruh sumber daya input yang digunakan dalam produksi disebut sebagai produktivitas total.Penelitian ini menggunakan metode Marvin E. Mundel untuk mengukur produktivitas, yang digunakan sebagai metode pengukuran produktivitas dengan menitikberatkan pada biaya produksi sebagai input (biaya biaya produksi) dan hasil penjualan sebagai output. Pengukuran produktivitas secara parsial, menunjukkan input teknologi dan tenaga kerja mengalami penurunan produktivitas pada bulan april masing – masing sebesar 18,1 % untuk input teknologi, dan 17,5 % untuk input tenaga kerja.. Sedangkan produktivitas tertinggi ditunjukkan di bulan mei dengan peningkatan sebesar 45,7% melalui input teknologi yang lebih berpengaruh terhadap penjualan di Saparua. Pengukuran produktivitas total menunjukkan peningkatan produktivitas, dimana produktivitas tertinggi terjadi di bulan maret sebesar 26,9 % , sedangkan tingkat produktivitas terendah terjadi di bulan april sebesar 0,4 %.
Analisis Penilaian Piutang Pada Koperasi Bank Tabungan Negara Cabang Ambon
Paulus Oratmangun;
Agus Siahaya;
Chrestiana Aponno
JURNAL MANEKSI Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.863 KB)
|
DOI: 10.31959/jm.v4i2.159
Metode analisis data yang di gunakan dalam penulisan ini adalah dengan menggunakan metodecadangan kerugian piutang serta menganalisa umur piutang dan taksiran piutang tak tertagih.Hasil analisis, yang telah dilakukan, oleh penulis maka terdapat besarnya taksiran piutang tak tertagihpada Koperasi Bank Tabungan Negara Cabang Ambon adalah sebesar Rp5,755,255,- dan beban piutang yangmesti di tagih sebesar Rp14,953,639,- dan, dari hasil analisa yang di lakukan dapat disimpulkan bahwa, piutangyang tertagih mengalami peningkatan secara bertahap.
PENGARUH KONFLIK PERAN GANDA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA (Studi Kasus pada Kelompok Perempuan Penjual Rujak di Kabupaten Maluku Tengah)
Septina Louisa Siahaya;
Chrestiana - Aponno
JURNAL MANEKSI Vol 8, No 1 (2019): JURNAL MANEKSI
Publisher : Politeknik Negeri Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (126.976 KB)
|
DOI: 10.31959/jm.v8i1.264
This study aims to determine the effect of multiple conflicts and work environment on the work productivity of rujak woman sellers both partially and simultaneously. The population in this study were all female rujak sellers in Natsepa beach, Sopapei beach and Liang beach. The sample selection was taken by purposive sampling and hypothesis testing was carried out using multiple regression analysis. The results of the study show that simultaneously, there is an influence between multiple role conflict and work environment on work productivity which is indicated by a significance value of 0.000. The same thing is also shown in its partial effect, with a significance value of each under 0.05
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS KINERJA USAHA MIKRO GULA MERAH SAPARUA
chrestiana - Aponno;
Septina Louisa Siahaya
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (300.688 KB)
|
DOI: 10.31959/jm.v6i2.44
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur produktivitas kinerja usaha pengolahan gula merah Saparua ditinjau dari aspek produksi dan pemasaran. Ukuran produktivitas yang memasukkan seluruh sumber daya input yang digunakan dalam produksi disebut sebagai produktivitas total.Penelitian ini menggunakan metode Marvin E. Mundel untuk mengukur produktivitas, yang digunakan sebagai metode pengukuran produktivitas dengan menitikberatkan pada biaya produksi sebagai input (biaya biaya produksi) dan hasil penjualan sebagai output. Pengukuran produktivitas secara parsial, menunjukkan input teknologi dan tenaga kerja mengalami penurunan produktivitas pada bulan april masing – masing sebesar 18,1 % untuk input teknologi, dan 17,5 % untuk input tenaga kerja.. Sedangkan produktivitas tertinggi ditunjukkan di bulan mei dengan peningkatan sebesar 45,7% melalui input teknologi yang lebih berpengaruh terhadap penjualan di Saparua. Pengukuran produktivitas total menunjukkan peningkatan produktivitas, dimana produktivitas tertinggi terjadi di bulan maret sebesar 26,9 % , sedangkan tingkat produktivitas terendah terjadi di bulan april sebesar 0,4 %.
Tinjauan Terhadap Penatausahaan Perpajakan Pada Bendaharawan Kantor Gubernur Provinsi Maluku
Nengsi Solemede;
Tri Retno Hariyati;
Chrestiana Aponno
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.924 KB)
|
DOI: 10.31959/jm.v4i2.158
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku di bidang perpajakan, pajak yang melakukan pemotongan danpemungutan pajak atas pengeluaran yang berasal dari APBN/APBD. Kewajiban bendaharawan pemerintahsehubungan dengan Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai antara lain adalah memotong danpemungutan Pajak Penghasilan Pasal 21, Pajak Penghasilan Pasal 22, Pajak Penghasilan Pasal 23, PasalPenghasilan Pasal 24 ayat (2), dan Pajak Pertambahan Nilai. Yang menjadi masalahnya yaitu bagaimana tinjauanpenatausahaan perpajakan pada Bendaharawan kantor Gubernur Provinsi Maluku. Tujuan dalam penulisan iniadalah untuk mengetahui bagaimana tinjauan penatausahaan perpajakan pada bendaharawan kantor GubernurProvinsi Maluku. Dalam Bidang Biro Pengembangan Ekonomi dan Investasi dalam PPh 21 pada umumnya uangbelanja dalam perjalanan dinas tidak dipotong pajak, sedangkan untuk makan minum, ATK, bayar honor itudipotong pajak oleh bendaharawan.Dengan adanya peraturan yang sudah di tetapkan maka dapat mewujudkan kelancaran sistempemotongan pajak, penyetoran dan pelaporan pajak sesuai dengan batas waktu yang suda ditentukan sehinggatidak ada yang terlambat dalam melakukan penyetoran dan pelaporan pajak sehingga tidak dikenakan denda.
Analisis Penilaian Piutang Pada Koperasi Bank Tabungan Negara Cabang Ambon
Paulus Oratmangun;
Agus Siahaya;
Chrestiana Aponno
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.863 KB)
|
DOI: 10.31959/jm.v4i2.159
Metode analisis data yang di gunakan dalam penulisan ini adalah dengan menggunakan metodecadangan kerugian piutang serta menganalisa umur piutang dan taksiran piutang tak tertagih.Hasil analisis, yang telah dilakukan, oleh penulis maka terdapat besarnya taksiran piutang tak tertagihpada Koperasi Bank Tabungan Negara Cabang Ambon adalah sebesar Rp5,755,255,- dan beban piutang yangmesti di tagih sebesar Rp14,953,639,- dan, dari hasil analisa yang di lakukan dapat disimpulkan bahwa, piutangyang tertagih mengalami peningkatan secara bertahap.
PENGARUH KONFLIK PERAN GANDA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA (Studi Kasus pada Kelompok Perempuan Penjual Rujak di Kabupaten Maluku Tengah)
Septina Louisa Siahaya;
Chrestiana - Aponno
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 8 No. 1 (2019): JURNAL MANEKSI
Publisher : Politeknik Negeri Ambon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (228.524 KB)
|
DOI: 10.31959/jm.v8i1.264
This study aims to determine the effect of multiple conflicts and work environment on the work productivity of rujak woman sellers both partially and simultaneously. The population in this study were all female rujak sellers in Natsepa beach, Sopapei beach and Liang beach. The sample selection was taken by purposive sampling and hypothesis testing was carried out using multiple regression analysis. The results of the study show that simultaneously, there is an influence between multiple role conflict and work environment on work productivity which is indicated by a significance value of 0.000. The same thing is also shown in its partial effect, with a significance value of each under 0.05
MENGUNGKAPKAN PRAKTIK BAGI HASIL PETANI KELAPA KOPRA
Salampessy, Zulkarim;
Aponno, Chrestiana;
Juneferstina, Maria;
Laitupa, Patma
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 7 No 3 (2023): Edisi September - Desember 2023
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31955/mea.v7i3.3290
Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap praktik bagi hasil petani kelapa kopra. Data yang dikumpulkan adalah hasil wawancara (kualitatif), dan kuitansi penjualan kopra (kuantitatif), dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data penelitian direduksi dan dikategorikan, ditafsirkan dan disintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek bagi hasil kopra dilakukan dengan perjanjian tidak tertulis. Biaya produksi pada awalnya ditanggung oleh petani, kemudian biaya pemeliharaan ditanggung bersama antara petani dan petani penggarap sebagai pelengkap. Hasil penjualan kopra dibagi dua, setelah dikurangi biaya sewa angkutan. Kesimpulannya adalah praktik bagi hasil kopra dengan perjanjian tidak tertulis, namun tidak ada yang dirugikan atau dieksploitasi. Rasa percaya dan kekeluargaan tetap melekat pada praktik bagi hasil kopra yang dilakukan dan diwariskan secara turun-temurun. Uang yang didapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.