Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Penyakit Tuberculosis pada Masyarakat di Kecamatan Sambutan Kota Samarinda Rindha Maretha Kusumawati; Kartina Wulandari; Apriyani Apriyani; Siti Hadijah Aspan
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i4.1030

Abstract

TBC (Tuberkulosis) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di Kota Samarinda, dengan angka kasus yang cukup tinggi akibat rendahnya kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan yang tepat. Faktor seperti kurangnya pemahaman tentang cara penularan, keterlambatan deteksi dini, serta ketidakpatuhan dalam menjalani terapi menjadi tantangan utama dalam upaya pengendalian penyakit ini. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan pada bulan februari tahun 2025 di Kelompok Dasawisma RT.18 Kecamatan Sambutan. Kegiatan ini mencakup edukasi tentang gejala, cara penularan, strategi pencegahan, serta pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Melalui kegiatan ini ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka kasus TBC sehingga terwujud Samarinda kota bebas TBC.
Dampak Penggunaan Gadget Pada Pelajar Di SMP Negeri 33 Samarinda Rosdiana Rosdiana; Kartina Wulandari; Godefridus Bali Geroda
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.292

Abstract

Gadget merupakan sebuah inovasi dari teknologi terbaru dengan kemampuan yang lebih baik dan fitur terbaru yang memiliki tujuan maupun fungsi lebih praktis dan juga lebih berguna. Seiring perkembangan Pengertian Gadget pun menjadi berkembang yang sering kali menganggap smartphone adalah sebuah gadget dan juga teknologi komputer ataupun laptop bila telah diluncurkan produk baru juga dianggap sebagai gadget.Metode yang digunakan adalah kombinasi ceramah, diskusi, tanya jawab dan games, disesuaikan  dengan karakteristik peserta, waktu, serta sarana yang tersedia.Kegiatan ini dilaksanakan pada jam 09.00 – 11.00 WITA, hari Selasa tanggal 12 Desember 2017 di SMPN 33 Samarinda Kelurahan Bentuas Kecamatan Palaran.  Peserta  kegiatan seminar terdiri dari kelas VII A, VII B, VIII dan IX, total peserta 95 siswa, lokasi SMPN 33 Kelurahan Bentuas Samarinda.  SMPN 33 berada di pedesaan yang jauh dari perkotaan sehingga gadget merupakan satu-satunya hiburan buat mereka. Walaupun di pedasaan jangkauan sinyal sangat memadai untuk menggunakan internet,  sehingga tiap pelajar memiliki gadget/ smartphone.  Berdasarkan hasil seminar dengan metode diskusi tanya jawab dan games dengan pelajar SMPN 33, menunjukkan bahwa hampir semua pelajar mengaku pernah mengakses  informasi pornografi melalui situs di internet melalui gadget dalam bentuk gambar, vidio atau dalam permainan game.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PENGUNJUNG TERHADAP PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT TELUK BAYUR KABUPATEN BERAU TAHUN 2018 Kartina Wulandari; Aditya Ananda Ramadhan
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2018): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v4i2.464

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, terutama Aedes aegypti. Menurut data Badan Kesehatan Dunia, Asia Pasifik menanggung 75 persen dari beban dengue di dunia antara tahun 2004 dan 2010, sementara Indonesia dilaporkan sebagai negara ke-2 dengan kasus DBD terbesar diantara 30 negara wilayah endemis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan Praktik Pengunjung terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Teluk Bayur Kabupaten Berau Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa Ada Hubungan pengetahuan pengunjung terhadap kejadian DBD, Ada Hubungan sikap pengunjung terhadap kejadian DBD, Tidak Ada Hubungan pratik pengunjung terhadap kejadian DBD Di Puskesmas Teluk Bayur Kabupaten Berau. Disarankan bagi petugas Puskesmas untuk melakukan penyuluhan 3 M Plus, bagi masyarakat melakukan kegiatan 3 M Plus, di bentuk tenaga jumatik, menggunakan abate dan bagi penelitian agar di lakukan penelitian DBD dengan variabel dan tempat berbeda.
Analisis Hasil Program Rehabilitasi Klien Ketergantungan Penyalahgunaan Narkoba di BNN Provinsi Kalimantan Timur Hendri Eki Wahyuda; Sumadi Sumadi; Kartina Wulandari
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2019): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v5i2.836

Abstract

Latar Belakang:Narkoba adalah zat yang memiliki daya adiksi (ketagihan), daya toleran (penyesuaian), daya habitual (kebiasaan) yang sangat kuat, sehingga berpengaruh negative pada penggunanya.Tujuan :Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengetahuan klien, sikap klien, tindakan klien, peran dukungan sosial klien saat dan dalam mengikuti program rehabilitasi ketergantungan penyalahgunaan Narkoba di Badana Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Timur. Metode Penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui teknik wawancara (interview), oberservasi, dan dokumentasi pada enam informan yaitu klien rehabilitasi, orang tua klien, dan staff konselor Badan Narkotika Nasional Provinsi Kaliman.Hasil : Dari hasil penelitian melalui wawancara dapat diketahui bahwa pengetahuan klien dalam program rehabilitasi sudah sangat baik dan klien juga mampu mengingat ilmu apa saja yang didapat saat menjalani program rehabilitasi, terbukti dengan sikap klien yang mampu menjelaskan dan  menerima, klien menunjukan perubahan yang ikut dirasakan keluarga,klien dapat menerapkan atau mempraktekkan hal-hal yang didapat dari program rehabilitasi,dukungan yang diberikan oleh keluarga pun selalu diberikan sehingga berpengaruh terhadap kesembuhan klien agar tidak Relapse.Kesimpulan: Pengetahuan klien sudah sangatlah baik dan klien juga mampu menjelaskan/mengingat ilmu apa saja yang didapat saat menjalani program rehabilitasi, klien dapat merubah sikapnya dari kepribadian yang buruk dan penuh emosi dan juga menerima setiap arahan yang diberikan dan mampu menjalani setiap langkah-langkah yang ada pada saat mengikuti program rehabilitasi, dan klien pun mampu berinteraksi dengan baik kepada sesama klien maupun terhadap konselor dan mampu terbuka untuk menceritakan masalah pada klien saat mengikuti program rehabilitasi, klien menunjukan perubahan yang signifikan terhadap dirinya,  dukungan yang diberikan orang tua maupun konselor sangatlah berpengaruh terhadap penyembuhan klien.
Behavior Analysis of Women Sexual Workers in Prevention and Searching For Treatment of Sexually Transmitted Infections in The Working Area of Sub Puskesmas Temindung Samarinda lies Permana; kartina Wulandari; Laras Santi
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 2 (2021): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v7i2.1088

Abstract

STI is a contagious disease that often occurs in risk groups such as FSWs in the Solong area, the working area of Samarinda’s Temindung Help Center. This study aims to determine the behavior of women sex workers in the prevention and search for treatment of sexually transmitted infections in the working area of Temindung Helping Health Center 2019. The purpose of this study is to find out the knowledge, attitudes and actions of FSWs in prevention and search for treatment in the work area of Temindung Helping Health Centers. The method used is a qualitative method with a case study approach through interview, observation and documentation techniques with 6 research informants WPS understanding of STI is more focused on general symptoms such as itching without knowing the type of STI and other specific characteristics. The attitude of WPS shows that it supports that agreeing STI must be prevented and treated appropriately and quickly while actions to prevent STI are still lacking which is indicated by not using condoms when serving customers. Efforts to search for STI treatment on WPS immediately seek medical treatment routinely to Health Care Workers and some use general medicine (Amoxicilin) It is recommended to be given counseling individually and counseling, especially at the time of treatment.
Sosialisasi Tentang Pengelolaan Sampah Dengan Prinsip 3R Dan Pembuatan Ecobrick Apriyani; Suwignyo; Rindha Mareta Kusumawati; Kartina Wulandari
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 : Mei (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This outreach focuses on community service as a response to findings in the literature review regarding waste management using the 3R principles in Indonesia and also making ecobricks as an effort to process waste so that it has useful value. Involving the community directly, service activities aim to implement the 3R principles in daily life and tell the community how to make ecobricks. In the context of community empowerment, this research notes positive behavioral changes that emerge from a participatory approach, such as increased awareness of waste management and active participation in sustainable practices. The results of this service offer in-depth insight into how involving the community directly can be the key to success in achieving sustainable waste management practices, forming a more environmentally conscious society, and creating a positive impact in the local economic context.