Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tempe Juice As An Alternative Treatment For Anemia In Adolescent Girls Yulianingsih, Endah; Porouw, Hasnawatty Surya; Podungge, Yusni; Igirisa, Yusni; Yanti, Febri Dwi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 (2021): Special Issue GINC
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.233 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6iS1.756

Abstract

The highest prevalence of anemia is found in Southeast Asia, with an estimated 60% of children experiencing anemia. Young women are at a higher risk of developing anemia compared to boys. Anemia has a negative impact on adolescents which can cause physical growth, behavioral and emotional disorders. This study aims for this study to see the effect of tempeh spice juice on increasing hemoglobin levels in adolescent girls. The research design was quantitative pre-experiment using the One Group Pre Test-Post Test design. The research subjects were 30 young women who were included in the inclusion criteria. This study was tested using the statistical paired sample t-test, obtained sig 0.002 less than 0.005. The average hemoglobin level before being given tempeh spice juice was 13, 123 and the average hemoglobin level after being given tempeh spice juice was 13, 910. The results of this study have a significant effect on the presentation of tempeh spice juice on the hemoglobin levels of adolescent girls. The results of this study can be used as an alternative in an effort to reduce the prevalence of anemia, with naturally occurring preparations that make it more plausible for young women.
Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Pre Eklampsia pada Ibu Hamil di wilayah Kabupaten Pohuwato Igirisa, Yusni
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 1, No 1 (2015): March
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v1i1.147

Abstract

Pre-eklampsia ialah penyakit dengan tanda-tanda hipertensi, edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan, penyebabnya belum diketahui. Pada kondisi berat pre-eklampsia dapat menjadi eklampsia dengan penambahan gejala kejang-kejang. Data penderita pre-eklampsia/eklampsia Kabupaten Pohuwato tahun 2011 sebanyak 21 (4,2%) dengan kematian 1 orang (4,7%), tahun 2012 sebanyak 19 (2,9%) dengan kematian 2 orang (10,5%), tahun 2013 sebanyak 42 (8,9%), dengan kematian ibu 4 orang (9,5%). Tujuan Penelitian : adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian pre-eklampsia pada ibu hamil di wilayah Kabupaten Pohuwato. Metoden Penelitian : yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan menggunakan metode cross-sectional yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling dan didapatkan 133 orang, yaitu ibu hamil trimester III yang ada di wilayah kerja Kabupaten Pohuwato yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan metode wawancara pada periode waktu Maret 2014. Instrumen yang digunakan berupa Checklist. Teknik analisis yang digunakan, yaitu analisis univariat, analisis bivariat (uji chi square dan uji Fisher). Hasil Penelitian : ini menunjukkan hubungan antara faktor paritas ibu dengan kejadian pre eklampsia pada ibu hamil, ada hubungan faktor antenatal care dengan kejadian pre eklampsia pada ibu hamil dan tidak ada hubungan antara faktor riwayat penggunaan alat kontrasepsi dengan kejadian pre eklampsia pada ibu hamil di wilayah Kabupaten Pohuwato.