Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Online Flipped Classroom in Electricity and Magnetism Course Supported Google Classroom and Telegram: A Case Study Furqon, M
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1354

Abstract

The online flipped classroom is a learning design gaining popularity in the current Education 4.0 era. This learning design combines the synchronous and asynchronous learning and provides opportunities for students to explore material before virtual meetings and solve problems directly during virtual meetings. This study aims to obtain an overview of the online flipped classroom implementation in physics courses. The researcher used the qualitative method in this study. Data collection was carried out through observation and documentation toward two lecturers and 25 physics education students taking electricity and magnetism courses at a university in West Java. The results showed that electricity and magnetism online learning combined asynchronous and synchronous learning through Google Classroom and Telegram in three stages: pre-class, in-class, and post-class. Studies on online learning using other learning management systems and social media to gain a more comprehensive overview of the use of learning management systems and social media in online learning are suggested.
Analisis Pemahaman Konsep Mahasiswa Pada Materi Gejala Kuantum Menggunakan Quantum Physics Conceptual Survey AJ, Suharli; Furqon, M; Lestari, Neneng; Dharma, Budi Eka; Falah, Hebat Shidow; Antony, Muhammad Khoirul
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i1.15065

Abstract

Fisika kuantum merupakan salah satu kategori dari ilmu fisika yang memerlukan pemahaman konsep yang kuat. Pemahaman konsep menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam memecahkan berbagai fenomena alam, membantu menyelesaikan persoalan kuantitatif dan membangun kerangka berpikir logis dan konsisten. Oleh karena itu, analisis tingkat pemahaman konsep mahasiswa diperlukan sebagai dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman konsep fisika pada materi gejala kuantum dari mahasiswa Pendidikan fisika FKIP Universitas Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 36 mahasiswa dan menggunakan instrument tes diagnostik two- tier dari Quantum Physics Conceptual Survey (QPCS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep mahasiswa terhadap materi gejala kuantum sangat beragam baik paham konsep, miskonsepsi, dan tidak paham konsep. Miskonsepsi muncul akibat dari kesalahan konseptual dari pengetahuan awal mahasiswa, sedangkan ketidakpahaman konsep dicerminkan oleh keterbatasan dalam menghubungkan konsep- konsep dasar dan prinsip dasar dengan permasalahan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai tingkat pemahaman konsep mahasiswa dan dapat mengkolaborasikan pendekatan konseptual dengan strategi pembelajaran yang interaktif sehingga mengurangi miskonsepsi dan meningkatakan pemahaman konsep.
Analisis Kebutuhan Mahasiswa terhadap Bahan Ajar sebagai Dasar Pengembangan E- Modul Fisika Kesehatan AJ, Suharli; Furqon, M; Lestari, Neneng; Rosa Winda, Febrina; Rahmayani, Fadillah; Putri.Z, Rahmi
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jlpf.v6i2.5582

Abstract

Pembelajaran Fisika Kesehatan di perguruan tinggi masih menghadapi kendala berupa kompleksitas materi dan terbatasnya bahan ajar kontekstual yang berdampak pada rendahnya pemahaman konsep serta kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan mahasiswa terhadap bahan ajar sebagai dasar pengembangan e-modul interaktif yang relevan, kontekstual, dan mendukung pembelajaran mandiri. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025 di Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP Universitas Jambi dengan metode deskriptif eksploratif. Subjek penelitian adalah 24 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling, sedangkan data dikumpulkan menggunakan lembar observasi awal dan angket kebutuhan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa membutuhkan modul yang mudah diakses, bersifat interaktif, relevan dengan riset terbaru, serta dilengkapi dukungan visual dan multimedia yang menarik. Temuan ini menegaskan pentingnya bahan ajar yang selaras dengan karakteristik dan preferensi mahasiswa. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan pengembangan sekaligus uji coba e-modul Fisika Kesehatan berbasis potensi lokal, teknologi inovatif, dan keterampilan abad ke-21 untuk memperkuat pemahaman konseptual, meningkatkan kemandirian belajar, serta membangun kompetensi aplikatif mahasiswa.