Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Validation of picture story book “Tubuhku Berharga” as sexual education media for preschoolers Pertiwi, Ratih Eka; Bhakti, Aditya Dwi Putra
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol. 6 No. 2 (2023): [Edisi Desember] EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/empathy.v6i2.27721

Abstract

Children and teenagers are at risk of being sexually abused targeted or performing risky sexual behavior. Appropriate sex education from their closest environment presented by parents or teachers is in demand. However, parents and teachers have limitations in giving sex education, especially in early childhood. Even though workshops or training for improving parents’ knowledge and skills are effective, specifically designed education tools are needed to support parents ad teachers in disseminating sexuality topics for kids. This research aimed to validate the picture storybook “Tubuhku Berharga” specially designed for preschoolers in two consecutive procedures. First, the content validation process to evaluate the design’s relevance and appropriateness. Next, a quasi-experiment protocol as an empirical validation process was conducted following the content validation. A one-group pretest-posttest design was used in a local kindergarten. The result demonstrated that the picture storybook “Tubuhku Berharga” is valid as a supporting tool in teaching sexuality matters to preschoolers. We suggested constructing other visual media with other topics in sexuality health, such as reproduction and body image that are age-suitable for preschoolers.
DINAMIKA PSIKOLOGIS PADA REMAJA PEREMPUAN YANG MENGALAMI KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN Fatimah, Alya; Pertiwi, Ratih Eka
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i2.4269

Abstract

Kehamilan biasanya terjadi pada wanita dewasa yang sudah menikah ketika mereka merasa bahwa perkembangan fisik dan psikologisnya sudah cukup untuk mengambil peran baru sebagai seorang ibu dengan semua tanggung jawab yang melekat padanya. Fenomena kehamilan tidak diinginkan pada remaja perempuan mengakibatkan beragam dampak pada remaja perempuan itu sendiri maupun relasi dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika psikologis remaja perempuan yang mengalami kehamilan tidak diinginkan akibat hubungan seksual pranikah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Keabsahan data dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan triangulasi, yaitu triangulasi metode dan triangulasi antar-peneliti. Responden dalam penelitian ini berjumlah 3 orang remaja perempuan yang mengalami kehamilan tidak diinginkan dan sedang mengajukan permohonan dispensasi kawin di pengadilan agama. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika psikologis yang kompleks pada subjek. Selain mengalami berbagai emosi seperti kaget, ketakutan, kecemasan, penyesalan, frustasi, kesedihan, dan satu dari tiga subjek mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, subjek juga menunjukkan pola pikir yang cenderung negatif, seringkali menyalahkan diri sendiri atas kejadian yang terjadi. Pemikiran dan perasaan negatif ini mendorong subjek untuk berperilaku pasif terhadap kondisi kehamilan. Meski demikian, ada keinginan untuk dapat beradaptasi dengan peran baru sebagai calon ibu dengan dukungan keluarga dekat dan calon suami. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi konselor atau pendamping remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan. Pendampingan dapat dilakukan melalui program kerjasama lintas Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) misalnya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Dinas Kesehatan untuk memberikan pendampingan kesehatan dan psikologis bagi remaja perempuan yang mengalami kehamilan tidak diinginkan, misalnya melalui program Puspaga, PIK-R, atau Posyandu. Kata Kunci: dinamika psikologis, kehamilan tidak diinginkan, remaja perempuan, seks pranikah