Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KESYARIAHAN AKAD MURABAHAH BIL WAKALAH (Studi Kasus pada Bank Muamalat Indonesia, Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank CIMB Niaga, Cabang Malang) Hanum, Aulia; Hoetoro, Arif
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank syariah merupakan lembaga keuangan yang dikelola dengan nilai-nilai alamiah dan berdasarkan pada dasar-dasar syariah, baik berupa prinsip maupun aplikasinya, karena itulah bank syariah terus tumbuh sepanjang hari sampai saat ini. Sejatinya sistem yang digunakan bank syariah dan menjadi keunggulannya dibandingkan dengan bank konvensional adalah sistem kemitraan dengan berprinsip pada profit and loss sharing pada setiap pembiayaannya, yang mana disini bank dan calon nasabah membagi keuntungan dan resiko berdasarkan porsi dana yang diberikan untuk sesuatu dan berdasarkan pada kesepakatan. Sistem ini biasanya digunakan dalam akad mudharabah dan musyarakah. Namun praktek nya sistem profit and loss sharing ini dianggap memiliki tingkat resiko yang tinggi dan tidak pasti untuk pihak bank, sehingga pihak bank mencari alternatif pembiayaan yang lain yang memiliki tingkat resiko yang lebih rendah yakni dengan memakai akad murabahah. Namun dalam praktek akad murabahah ini disinyarlir terdapat ketidaksesuaian antara penerapan murabahah di perbank syariah dengan ketentuan syariah yang ada. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik penerapan akad murabahah yang ada pada Bank Umum Syariah, selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan antara praktek dan teori pada akad murabahah yang ada di Bank umum syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan content analysis untuk memperoleh pemahaman terhadap pesan yang dipersentasikan. Dalam penelitian ini content analysis digunakan untuk mengetahui dan menganalisis kesyariahan penerapan murabahah pada keempat yang diteliti yaitu pada Bank Muamalat Indonesia, Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank CIMB Niaga Syariah, Cabang Malang. Hasil dari pendekatan Content Analysis didapatkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara penerapan murabahah dengan prinsip syariah yang ada. Bahwa dalam penerapannya melanggar beberapa prinsip murabahah dari segi jaminan,dan mekanismenya di keempat bank yang diteliti, dan dari segi akad ada dua bank yang masih  tidak sesuai dengan prinsip syariah murabahah. Selain itu penelitian ini juga mendapatkan bahwa murabahah KPP (Hybrid Contract murabahah wal wakalah), bisa dikatakan tidak sah karena tidak memenuhi syarat dari jual beli murabahah. Kata kunci: Kesyariahan, Pembiayaan, Murabahah
Mimicking Breast Carcinoma: Radiologic-Pathologic Correlation in a Rare Case of High-Grade B-Cell Lymphoma Zakiyah, Rima; Hanum, Aulia; Rosidah, Aris; Putri, Berlian Anggraeni
Scientific Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SCIENA Volume V No 1, January 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i1.293

Abstract

Background: Primary breast lymphoma is a rare category of extranodal non-Hodgkin's lymphoma accounting for less than 1% of all non-Hodgkin's lymphoma and less than 0.5% of all breast cancer. It often presents radiologically and clinically as breast cancer leading to delayed diagnosis and inappropriate management. It remains a rare diagnosis that continues to challenge radiologists and clinicians. Case Presentation: A 45-year-old woman presented with a rapidly enlarging mass in her right breast over the past two months. She reported no skin changes, nipple discharge, or associated pain. There was no noteworthy family history or comorbidities. A large, firm, solid mass with skin deformity and attachment to the chest wall was discovered during physical examination. A large, irregular, solid, hypoechoic mass with hypervascularity was discovered by breast ultrasonography. A CT scan of the chest showed several right rib destruction and a soft tissue mass infiltrating the pectoralis muscle. A solid intradural extramedullary lesion from the C4 to L4 vertebrae showing canal stenosis and myeloid edema on a spinal MRI suggested either lymphoma infiltration or dural metastasis. Large lymphoid cells in diffuse proliferation, positive expression of CD45, CD20, and a Ki-67 proliferation index greater than 90% were found in FNAC, histopathology and immunohistochemical examination.  The right breast, axilla, vertebrae, and spinal dura mater all showed high FDG uptake on PET-CT.  The patient was diagnosed with high-grade B-cell non-Hodgkin lymphoma in the right breast, which had already spread to the bone and spinal cord.  The R-CHOP regimen was used to start systemic therapy. Conclusion: Diagnostic vigilance needed in rare cases such as breast non-Hodgkin lymphoma has been emphasized. Clinically, it supports a systematic approach from a deep history and physical examination to reach a correct diagnosis. Radiologically, a homogeneous extensive mass lesion of soft tissue occupying and destroying bone without the common features associated with carcinoma such as skin in-drawing or calcification bears importance for it is not a primary source of epithelial origin. Apart from that, Initial biopsy on atypical breast masses before an operative intervention, and interprofessional collaboration for attaining an appropriate diagnosis and therapy, are crucial. Besides that, it is further expected that radiological awareness of breast lymphoma would eventually lead to better evaluation, diagnosis, management, and unnecessary procedures avoided among the clinicians and radiologists.