Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Media Animasi terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Materi Persebaran Flora Fauna Indonesia dan Dunia di SMAN 1 Batang Anai Janah, Raudatul; Ernawati, Ernawati
Al-DYAS Vol 3 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v3i1.2472

Abstract

The use of media in learning is very important in supporting learning activities to achieve learning objectives. Effective use of media can help improve the quality, effectiveness of learning and learning outcomes. The method used in this research is quantitative with the type of experimental research and Quasi Experimental design. The sample in this research was 69 class XI students. The research results show that there is a significant influence on the use of animation media on learning outcomes. Based on the results of calculations using the t-test, a significance level of 5% = 1.99601 is obtained, meaning that t-test is 5.351 > 1.99601 t-table so that Ha is accepted. The average value in the experimental group was also 80.82, which was greater than the average value in the control group of 68.91. And the N-Gain test shows that the average N-Gain Score for the experimental class is 57.3501 or 57.35%, including the "Quite Effective" category. It can be concluded that there is an influence of the use of animation media on learning the distribution of flora and fauna in Indonesia and the world.
EKSPRESI PD-L1 PADA MENINGIOMA janah, raudatul
JURNAL KEDOKTERAN RAFLESIA Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/juke.v6i1.9350

Abstract

ABSTRAKMeningioma merupakan tumor yang paling umum terjadi pada sistem saraf pusat (SSP), berasal dari sel meningothelial lapisan arakhnoid. Programmed Death Ligand 1 (PD-L1) merupakan protein immune checkpoint yang akan menyebabkan imun antitumor tersupresi. Pada meningioma high grade, sel T regulator dan ekspresi PD-L1 meningkat yang disebabkan karena immunosuppressive tumor microenvironment sehingga tumor menjadi agresif. Tingkat ekspresi PD-L1 tidak ditetapkan dalam meningioma. Tergantung pada tingkat ekspresi, anti-PD-L1, mungkin merupakan pengobatan yang efektif untuk meningioma.Kata Kunci : meningioma, PD-L1, Anti PD-L1
Model Pembelajaran Visual Auditori dan Kinestetik pada Pelajaran AL-Qur’an Nurachadijat, Kun; Janah, Raudatul
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v3i2.285

Abstract

Proses belajar mengajar telah mengalami perkembangan yang sangat pesat sesuai dengan perkembangan zaman itu sendiri, namun disisi lainnya tidak terlihat adanya keseiringan atau kesejalanan antara teori perkembangan dengan cita-cita dan harapan pendidikanu ntuk mewujudkan pendidikan yang seutuhnya semestinya dalam proses pendidikan dengan menggunakan metode dan media pembelajaran yang mengoptimalkan fusngsi panca indra, utamanya indra pendengaran, indra penglihatan dan anggota tubuh lainnya. Metode dan media pembelajaran yang dapat mempungsikan indra-indra yang dimiliki manusia saat proses pembelajaran adalah Visual, Auditori dan Kinestetik. Sebagaimana hasil penelitian pada pembejaran agama (Interpretasi QS Al ‘Alaq), di MA Azzainiyah dengan hasil kefahamannya mencapai 97 % dari 23 siswa yang hadir selama proses pembelajaran.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Tentang Stunting Melalui Workshop Edukasi “Cegah Stunting, Langka Sehat Generasi Kuat” Di Desa Mekar Nangka Istikhori, Istikhori; Latifah, Aeni; Sumpena, Sumpena; Janah, Raudatul; Raharja, Anisa Dewi
Jurnal Pengabdian West Science Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v1i01.1068

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan global yang mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan anak-anak pada usia dini, dengan dampak jangka panjang yang signifikan terhadap kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran masyarakat tentang stunting menjadi esensial dalam upaya pencegahan dan pengendaliannya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari workshop edukasi berjudul "Cegah Stunting, Langka Sehat Generasi Kuat" terhadap peningkatan kesadaran masyarakat tentang stunting di Desa Mekar Nangka. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra dan pasca workshop pada populasi masyarakat Desa Mekar Nangka. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan setelah workshop, serta tanggapan peserta terhadap materi dan penyajian workshop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workshop edukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang stunting. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan peserta setelah mengikuti workshop, dengan peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 30%. Selain itu, tanggapan peserta terhadap workshop secara umum sangat positif, dengan sebagian besar peserta merasa bahwa materi yang disampaikan bermanfaat dan mudah dipahami. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa workshop edukasi "Cegah Stunting, Langka Sehat Generasi Kuat" memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang stunting di Desa Mekar Nangka. Upaya berkelanjutan dalam menyediakan pendidikan dan informasi yang relevan kepada masyarakat perlu ditingkatkan guna mengurangi angka stunting dan dampak buruknya pada generasi mendatang. Hasil studi ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan program-program serupa di berbagai komunitas untuk mengatasi tantangan stunting secara lebih efektif.
PENERAPAN PRINSIP KEADILAN DALAM PENGGANTIAN SANKSI PIDANA TERHADAP KORPORASI PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 1999 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI JANAH, RAUDATUL
Jurnal HUKUM BISNIS Vol 10 No 3 (2026): Volume 10 No 3 2026
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the form and legal basis of corporate criminal liability in corruption crimes and assess the application of the principle of justice in the replacement of criminal sanctions against corporations. The study focuses on the provisions of Article 2 and Article 20 of Law Number 31 of 1999 concerning the Eradication of Criminal Acts of Corruption as amended by Law Number 20 of 2001, which recognizes corporations as subjects of criminal law and regulates the types of sanctions that can be imposed. This study uses a normative juridical method with a statutory and conceptual approach through a literature study of primary and secondary legal materials. The results of the study indicate that corporations can be held criminally responsible if the crime is committed by management or parties acting for and on behalf of the corporation within the scope of their authority. However, the regulation of sanctions limited to a maximum fine of one-third raises issues of effectiveness and does not fully reflect the principles of proportionality and justice, especially in cases involving large state losses and when fines are not paid. Therefore, strengthening regulations regarding the mechanism for substitute criminal sanctions is necessary so that criminal penalties against corporations can provide legal certainty, reflect substantive justice, and support the effectiveness of eradicating corruption involving corporations. Keywords: corporate criminal liability, corruption, criminal fines, principle of justice, proportionality