Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Studi Analisis Perbandingan Manajemen Siaran Dakwah Di Radio Manggala Fm Kudus Dan Pas Fm Pati Zaini, Ahmad; Falah, Riza Zahriyal
AT-TABSYIR Vol 7, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v7i2.8724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen siaran dakwah di radio Manggala FM Kudus dan PAS FM Pati, membandingkan manajemen siaran dakwah di radio Manggala FM Kudus dan PAS FM Pati serta mengetahui kendala manajemen siaran dakwah Manggala FM Kudus dan PAS FM Pati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, implementasi manajemen program siaran dakwah di Radio Manggala FM Kudus dan PAS FM Pati telah berjalan sesuai dengan planning, organizing, actuating dan controlling yang direncanakan. Kedua, Manggala FM Kudus dan PAS FM Pati secara manajerial sudah melakukan perencanaan yang matang terhadap siaran dakwah. Perbedaan antara radio Manggala FM Kudus dan PAS FM Kudus tampak dalam kajian keislaman yang disiarkan. Program siaran dakwah dan konten kajian keislaman di radio PAS FM Pati lebih beragam dibandingkan dengan Manggala Station Kudus. Kendati demikian, siaran dakwah yang dimiliki oleh Manggala FM Kudus juga tidak kalah menarik, karena disiarkan tiap pagi dan sore sehingga keberlanjutan siaran tetap terjaga. Ketiga, kendala teknis yang terkadang dihadapi oleh Manggala FM Kudus dan PAS FM Pati diantaranya apabila listrik mati dan diesel sedang rusak, maka program siaran yang sedang tayang dalam bentuk on air akan terputus, apabila ada host yang kurang mumpuni ruang siaran, maka proses siaran akan terasa kering.
Islamic Education Based on Religion Maturity in a Cross-Ideological Framework Gaffar, Abdul; Suud, Fitriah M.; Falah, Riza Zahriyal
Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/islimus.v6i1.2983

Abstract

This article is a criticism of the Islamic education aspect, which always shown with a model of normative deductive tendencies. Of course, it is an impact on the learners. It is challenging to understand because reviewed full of knowledge that should be skyrocketing grounded, ranging from things that are theocentric to the abstract, tend to ignore the real reality that it is where the students live and interact with people different from themselves. Moreover, the methodology of teaching and learning teachers are comfortable in matters of religion. That is more suitable to be indoctrination and did not effect on dialogic. Indeed, Islamic education should attach continuously to the historical circumstances in which personalities live.
Peran Dakwah Dalam Mewujudkan Kesalehan Sosial Masyarakat Perkotaan Falah, Riza Zahriyal
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2, No 1 (2017): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v2i1.3301

Abstract

 Tulisan ini bertujuan menjelaskan tentang peran dakwah dalam mewujudkan kesalehan sosial masyarakat perkotaan. Dakwah sebagai salah satu tugas umat Islam di dunia, merupakan kegiatan yang berfungsi membangun dan merubah. Membangun dalam artian membangun jiwa agar semakin saleh secara individual maupun sosial, dan merubah dalam artian memotivasi masyarakat untuk berubah dari tidak saleh menjadi saleh atau tidak seimbng antara saleh individual dan saleh sosial menjadi kesalehan yang seimbang, sehingga dari situ tercipa masyarakat khoiru ummah. Dikotomi kesalehan individual dan sosial dikalangan umat Islam masih sangat besar. Dalam masyarakat kota yang mempunyai ciri salah satunya sikap individualis, kesalehan sosial kurang mendapat perhatian. Sehingga dakwah dalam masyarakat kota, salah satu perannya adalah untuk merubah maindset bahwa kesalehan sosial itu juga penting, sebagaimana pentingnya kesalehan indivual.
Inclusive Islamic Education in the Framework of Inter-Religious Harmony: A Study of Mohammad Talbi's Thoughts Gaffar, Abdul; Falah, Riza Zahriyal; Syarif, Zainuddin
EDUKASIA Vol 17, No 2 (2022): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v17i2.16434

Abstract

The purpose of writing this article is to present a concept of inclusive Islamic education by showing Muslim and Christian relations in the spectrum: “A Common Word” which has a connotative meaning that everything is equal, balanced, and level. Using the study method can reveal the results of the study on the thoughts of Mohammad Talbi. First, it touches on the range of modern Islamic issues and religious issues in general in the context of intra-Islamic relations and the relationship between Islam and other religions, particularly the relationship between Muslims and Christians. Second, building a paradigm of peace among adherents of the "Ibrahim faith" and building awareness that we and followers of other religions are one big family, namely the Ibrahim family (Millah Ibrahim) who can create a world of peace and harmony in diversity. The third ideas of Mohammad Talbi as an instrument in the process of understanding or constructing the historical-sociological-humanist perspective approach. The fourth is the relevance of the Islamic education model.
Strategi Membangun Brand Image Sekolah Berbasis Pesantren (Studi di SMA Syubbanol Wathon Secang Magelang) Falah, Riza Zahriyal; Muchlisin, Ichwanul; Indriyani, Dewi; Ulyahimawati, Vicky; Bihadil Haq, Muhammad Mafaza
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v4i2.7447

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan strategi brand image yang dilakukan oleh SMA Syubbanul Wathon Secang Magelang, media promosinya dan manajemen sekolahnya yang berbasis pesantren. Persaingan antar lembaga Pendidikan, terutama pada lembaga pendidikan formal, membuat lembaga selalu melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas lembaga, untuk memiliki image yang baik dikalangan masyarakat dan pengguna lulusan/alumni. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualiltatif dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian dalah guru yang terdiri dari dari guru SMA Syubbanul Wathon dan guru di lingkungan pesantren Syubbanul Wathon tempat siswa tinggal. Analisis data yang digunakan berupa reduksi data, display/penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitain menunjukkan bahwa SMA Syubbanol Wathon sudah menerapkan strategi branding dengan cara menggunakan peran alumni,melengkapi fasilitas sekolah,memenuhi SDM  pendidik maupun peserta didik,biaya sekolah yang terjangkau dan adanya kegiatan ekstrakulikuler yang menunjang minat bakat siswa. Media publikasinya menggunakan peran alumni,sosialiasasi dan media sosial (Instagram,Tiktok,Website dan Twitter). Manajemen sekolah berbasis pesantren yang dilaksanakan di SMA Syubbanul Wathon dilaksanakan secara kolaboratif antara guru SMA dan pengurus pesantren dengan bentuk penataan jadwal, penyelarasan materi dan metode pembelajaran, pengawasan dan pembinaan secara bersama-sama, dan bentuk kegiatan yang saling menunjang.
A Comparative Analysis of Islamic Religious Education in Senior, Vocational, and Islamic High Schools under the Merdeka Curriculum Falah, Riza Zahriyal; Qomariyah, Siti; Nazaruddin, Muhamad Sophian
Cendekia: Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 23 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/cendekia.v23i1.10802

Abstract

This study examines the implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic Religious Education at three types of secondary schools in Kudus: senior, vocational, and Islamic high schools. The study addresses challenges such as the gap in teachers' ability to integrate technology, limited learning time, and the need for content adaptation. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with 12 Islamic religious education teachers and direct observation at senior, vocational, and Islamic high schools. The research findings reveal significant variations in the implementation of the curriculum. The vocational high school excels in integrating the EMIRA digital platform and developing co-curricular projects relevant to the world of work. Senior high schools excel in developing a holistic evaluation system, although they face challenges in increasing student engagement. Meanwhile, Islamic high schools are still in the early stages of adaptation, primarily focusing on preparing appropriate curriculum documents. This study demonstrates that the Merdeka Curriculum has the potential to enhance the relevance of Islamic religious education learning to students' real-life experiences. However, its implementation still faces various technical and pedagogical challenges. These findings provide important implications for the development of educational policies and teacher training programs in the future.   
Faith and Technology in the Classroom: Measuring the Impact of Digital Tools on Islamic Learning Outcomes Melysa, Melysa; Falah, Riza Zahriyal
Suhuf: International Journal of Islamic Studies Vol. 37 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/suhuf.v37i2.11624

Abstract

This study aims to determine the effect of a short film-based learning model on students’ mastery of Islamic Education material at State Vocational High School 3 Jepara. The research is motivated by the need for innovation in Islamic Education so that learning is not only theoretical but also touches students’ affective and contextual aspects. This quantitative study used a survey method with statistical analyses, including validity, reliability, normality, heteroscedasticity, linearity, and simple linear regression, processed through SPSS 23. The population consisted of 385 grade XI students who had implemented a short film project-based learning model. Using the Slovin formula with a 10% margin of error, 80 students were selected randomly through simple random sampling using Microsoft Excel. Data were collected through questionnaires distributed via Google Forms, supported by documentation and teacher interviews. The results indicated that the short film project-based learning model had a significant effect on learning outcomes, with an R Square value of 0.508. This model encouraged students to master Islamic Education materials more deeply, creatively, and practically through producing Islamic-themed films, making learning more meaningful and relevant to 21st-century challenges.