Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Hak Imunitas Advokat Dalam Memberikan Argumentasi Hukum Kepada Klien Anggraini, Septian Dwi; Purwanto, Gunawan Hadi; Yasir, M
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 8, No 1 (2025): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v8i1.238-248

Abstract

Advokat berperan untuk membela dan mendampingi klien dengan cara memberikan argumentasi hukum. Untuk dapat menegakkan hukum penting dilakukan sebuah ketegasan perlindungan terhadap advokat agar dapat tercipta sebuah keadilan baik untuk klien maupun untuk advokat. Imunitas merupakan sebuah hak yang dimiliki oleh seorang advokat untuk memberikan rasa aman saat menjalankan kewajiban. Imunitas bukan hanya sebagai perlindungan tetapi juga bentuk tanggung jawab bagi advokat agar dapat menjalankan kewajiban secara profesional, mengingat bahwa disetiap hak yang dimiliki pasti terdapat sebuah kewajiban yang harus dipenuhi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tentang kedudukan, hak serta kewajiban advokat sebagai pemberi jasa hukum, mengetahui alasan terjadinya pelaporan advokat karena memberikan argumentasi hukum serta penerapan hak imunitas dalam memberikan argumentasi hukum. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum normatif dan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan, kasus dan historis. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dan pemahaman lebih luas terkait pentingnya hak imunitas advokat di sistem peradilan Indonesia.
Meningkatkan Kinerja Guru melalui Pemberian Motivasi Berkelanjutan di SMP N 3 Kampar Kiri Tengah Yasir, M
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 2 No. 1 (2018): Manajemen Pendidikan dan Pelatihan: Inovasi, Tantangan, dan Penguatan Keilmuan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.996 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v2i1.263

Abstract

Guru berperan aktif dalam program belajar mengajar, dalam proses transfer pengetahuan kepada guru menjadi bagian penting untuk mendapatkan perhatian dan juga dorongan serta pembentukan budaya kerja. Guru selain sebagai petugas yang memberikan pengetahuan juga sebagai individu yang perlu tetap terus memiliki motivasi dalam bekerja. Semangat kerja yang naik turun menjadi bagian permasalahan dalam menghasilkan kinerja guru dalam mengajar. Melalui metode pemberian motivasi secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru tersebut. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode tindakan kelas, dengan menggunakan guru sebagai objek penelitian dan juga dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian motivasi secara berkelanjutan dalam bentuk mengevaluasi dalam rapat setiap bulan memberikan dampak positif terhadap kinerja guru dalam menjalankan aktifitas tugas hariannya di sekolah.
The Existence and Integration of Customary Law, Positive Law, and Islamic Law in the Midst of Political Dynamics Yasir, M; Mangar, Irma; Dewi, Taniya Shinta
Journal of Development Research Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10, Number 1, May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jdr.v10i1.523

Abstract

This research aims to analyze the existence and integration of customary law, positive law, and Islamic law in facing contemporary global political dynamics. The research method used is normative legal research with a qualitative approach through literature studies. The results of the study show that the three legal systems continue to have a strategic role in Indonesia's national legal system despite facing the challenges of globalization, modernization, and the influence of universal values such as democracy and human rights. Customary law survives through cultural legitimacy and local wisdom, positive law through formal state authority, while Islamic law through religious legitimacy and its institutionalization in the national legal system. The study also found that the integration of the three legal systems is necessary to create a harmonious, adaptive, and equitable legal system. Such integration is not unification, but harmonization that allows each legal system to complement each other. The form of integration can be seen in the recognition of customary law, the application of Islamic law in certain fields, and the function of positive law as a link between local values and global norms. However, such integration faces challenges in the form of differences in principles, potential normative conflicts, and pressure on international legal standards. The novelty of this research lies in its integrative analysis based on legal pluralism in the context of contemporary global political dynamics.