Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

STRUKTUR NOVEL 7 PRAJURIT BAPAK KARYA WULAN NURAMALIA DAN RANCANGANNYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Meirita, Siska; Berliana, Eva
Tahsinia Vol 5 No 5 (2024): Agustus
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i5.566

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa yang dimaksud dengan struktur dalam novel “7 Prajurit Bapak” karya Wulan Nuramalia dan mendeskripsikan desainnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur novel “7 Prajurit Bapak” karya Wulan Nuramalia. Struktur Robert Stanton merupakan teori yang mengelompokkan struktur karya sastra ke dalam sana, yaitu fakta cerita, tema, dan perangkat sastra. Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan oleh para pendidik sebagai desain pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode tinjauan isi dan menggunakan novel “7 Prajurit Bapak” karya Wulan Nuramalia sebagai sumber data. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa fakta cerita, tema dan perangkat sastra dalam novel “7 Prajurit Bapak”. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik pustaka. Teknik observasi dilakukan dengan membaca secara cermat dan kritis setiap dialog dalam novel dan teknik pustaka dilakukan dengan membaca referensi dari buku-buku Robert Stanton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel “7 Prajurit Bapak” karya Wulan Nuramalia ditemukan data mengenai struktur yang dikemukakan oleh Robert Stanton berupa fakta cerita, tema dan perangkat sastra dengan ditemukan 246 data. Fakta cerita meliputi alur, tokoh, dan latar. Bagian perangkat sastra meliputi judul, sudut pandang, gaya dan nada, simbolisme, dan ironi. Struktur novel tersebut kemudian dirancang dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk kelas SMA.
PENGEMBANGAN DESAIN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERMUATAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN TEKS FABEL KELAS VII DI SMPN 2 PUGUNG TANGGAMUS Fadira, Laudya; Widodo, Mulyanto; Meirita, Siska
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is how the development and feasibility of the LKPD design contains the value of character education in learning fable texts in class VII SMP. The purpose of this study, namely to describe and evaluate the results of the development of the LKPD design containing the value of character education in learning fable texts for class VII SMP. This research uses research and development (R&D) methods. The results of this study, namely the creation of a LKPD design containing the value of character education in learning fable texts for class VII that has been validated. Validation is carried out by the lecturer as a material expert to test the feasibility of the LKPD design. Based on the results of the feasibility assessment of teaching materials obtained from material experts, an average value of 3.14 was obtained which was classified as "Appropriate". Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana pengembangan dan kelayakan desain LKPD bermuatan nilai pendidikan karakter pada pembelajaran teks fabel di SMP kelas VII. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi hasil pengembangan desain LKPD bermuatan nilai pendidikan karakter pada pembelajaran teks fabel kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D). Hasil penelitian ini, yakni terciptanya desain LKPD bermuatan nilai pendidikan karakter pada pembelajaran teks fabel kelas VII yang sudah divalidasi. Validasi dilakukan oleh dosen sebagai ahli materi untuk menguji kelayakan desain LKPD. Berdasarkan hasil penilaian kelayakan bahan ajar yang diperoleh dari ahli materi didapatkan rata-rata nilai 3,14 yang diklasifikasikan menjadi “Sesuai”. Keywords: development of teaching materials, LKPD, character education values, fable texts.
PERAN PENTING SANGGAR BUDAYA LAMPUNG SEBAGAI KEARIFAN LOKAL Herdi, Tata; Gustira, Yinda Dwi; Insani, Marzius; Meirita, Siska
Jurnal Punyimbang Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Punyimbang
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Lampung, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/punyimbang.v4i1.1124

Abstract

This research deepens the study of efforts to preserve Lampung culture in the midst of modernization. The main focus of this research is on concrete steps taken by communities, institutions and local governments to preserve and realize the sustainability of Lampung's cultural heritage. Through primary data analysis and in-depth interviews with relevant communities, this research identifies challenges and opportunities in the context of cultural preservation, and explores effective strategies to support these efforts. It is hoped that the research results can contribute to a deeper understanding of preserving local culture in the face of the dynamics of modernization, as well as providing a basis for designing policies that are more sustainable and have a positive impact. This research can also provide inspiration for the Lampung community and other regions to design conservation strategies that are adaptive and effective in maintaining Indonesia's cultural diversity. Penelitian ini memperdalam kajian terhadap upaya pelestarian kebudayaan Lampung di tengah arus modernisasi. Fokus utama penelitian ini adalah pada langkah-langkah konkret yang diambil oleh komunitas, lembaga, dan pemerintah daerah untuk melestarikan dan mewujudkan keberlanjutan warisan budaya Lampung. Melalui analisis data primer dan wawancara mendalam dengan masyarakat terkait, penelitian ini mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam konteks pelestarian kebudayaan, serta menggali strategi yang efektif untuk mendukung upaya tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman mendalam tentang pelestarian kebudayaan lokal dalam menghadapi dinamika modernisasi, serta memberikan landasan untuk perancangan kebijakan yang lebih berkelanjutan dan berdampak positif. Penelitian ini juga dapat memberikan inspirasi bagi komunitas Lampung dan daerah lain untuk merancang strategi pelestarian yang adaptif dan efektif dalam menjaga keberagaman budaya Indonesia.
PELATIHAN STORYNOMICS TOURISM BERBASIS BUDAYA UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS BAGI MULI MEKHANAI Ali, Sandika; Munaris; Insani, Marzius; Meirita, Siska; Al Farabi, M. Ramdhan Fathin; Sari, Mei Fatmila; Andriansyah; Hasanah, Septia Uswatun; Oktarina, Detia Aulia
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1386

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kreativitas komunitas Muli Mekhanai dalam menggali, menyusun, dan menyampaikan narasi budaya lokal sebagai sarana promosi destinasi. Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan, mitra masih menghadapi keterbatasan dalam memahami konsep storynomics, rendahnya keterampilan menarasikan budaya lokal secara menarik, serta kurangnya penguasaan media digital sebagai alat komunikasi promosi. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah pelatihan terpadu yang mencakup: (1) pemahaman konseptual tentang storynomics Tourism dan pariwisata budaya, (2) teknik penggalian dan penulisan cerita budaya lokal, (3) pelatihan komunikasi visual dan produksi konten digital, serta (4) presentasi dan pembuatan proyek akhir narasi destinasi berbasis budaya. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi teoritis, workshop kreatif, praktik produksi konten, dan bimbingan teknis. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan luaran berupa peningkatan kapasitas naratif peserta, portofolio konten promosi berbasis cerita budaya lokal, serta modul pelatihan storynomics yang dapat direplikasi. Dampak jangka panjang yang dituju adalah terciptanya duta wisata yang tidak hanya representatif secara fisik, tetapi juga memiliki kecakapan naratif dan digital dalam mempromosikan pariwisata yang berakar pada nilai-nilai budaya Lampung dan Indonesia secara luas. This community service activity aims to increase the capacity and creativity of the Muli Mekhanai community in exploring, compiling, and conveying local cultural narratives as a means of destination promotion. Based on the identified problems, partners still face limitations in understanding the concept of storynomics, low skills in narrating local culture in an engaging manner, and a lack of mastery of digital media as a promotional communication tool. Therefore, the solution offered is integrated training that includes: (1) a conceptual understanding of storynomics in tourism and cultural tourism, (2) techniques for exploring and writing local cultural stories, (3) training in visual communication and digital content production, and (4) presentation and creation of a final project on a culture-based destination narrative. The implementation method includes theoretical material delivery, creative workshops, content production practice, and technical guidance. This activity is expected to produce outcomes in the form of increased narrative capacity for participants, a portfolio of promotional content based on local cultural stories, and a replicable storynomics training module. The intended long-term impact is the creation of tourism ambassadors who are not only physically representative but also possess narrative and digital skills in promoting tourism rooted in the cultural values ​​of Lampung and Indonesia more broadly.
DINAMIKA PENGGUNAAN BAHASA LAMPUNG DALAM KELUARGA DI KOTA BANDAR LAMPUNG: STUDI INTERGENERASIONAL Al Farabi, Muhammad Ramdhan Fathin; Andriansyah; Meirita, Siska; Ardia, Yandri Rizki; Maulana, Feri
Jurnal Punyimbang Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Punyimbang
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Lampung, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/punyimbang.v5i2.807

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika penggunaan Bahasa Lampung dalam keluarga di Kota Bandar Lampung, khususnya dalam konteks pergeseran antar-generasi. Bahasa Lampung, sebagai simbol identitas budaya, menghadapi tantangan besar akibat dominasi Bahasa Indonesia dan bahasa asing yang dipicu oleh globalisasi, modernisasi, dan urbanisasi. Menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa generasi muda cenderung lebih akrab dengan Bahasa Indonesia, sedangkan penggunaan Bahasa Lampung terbatas pada konteks tertentu, seperti acara adat atau komunikasi dengan generasi tua. Faktor-faktor seperti perubahan persepsi terhadap Bahasa Lampung, kebijakan pendidikan, dan pengaruh teknologi serta media turut mempercepat pergeseran ini. Untuk melestarikan Bahasa Lampung, diperlukan sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah, dan komunitas budaya melalui pendidikan formal, pelatihan guru, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan peran keluarga. Upaya ini bertujuan menjaga eksistensi Bahasa Lampung sebagai warisan budaya yang harus diteruskan kepada generasi mendatang. This research examines the dynamics of Lampung language use in families in Bandar Lampung City, especially in the context of intergenerational shifts. Lampung language, as a symbol of cultural identity, faces major challenges due to the dominance of Indonesian and foreign languages ​​triggered by globalization, modernization and urbanization. Using qualitative methods with literature study, this research found that the younger generation tends to be more familiar with Indonesian, while the use of Lampung is limited to certain contexts, such as traditional events or communication with the older generation. Factors such as changing perceptions of the Lampung language, less supportive education policies, and the influence of technology and media have also accelerated this shift. To preserve the Lampung language, synergy is needed between families, educational institutions, government and cultural communities through formal education, teacher training, use of digital technology and strengthening the role of the family. This effort aims to maintain the existence of the Lampung language as a cultural heritage that must be passed on to future generations.
PERANAN SEBUAH BAHASA DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS BUDAYA LAMPUNG DI RUANG LINGKUP MASYARAKAT Putri, Ayu Setiyo; Sari, Mei Fatmila; Meirita, Siska; Kartika, Atik; Lutfi, Nurul Ramadhina; Putri, Nadia Aulia
Jurnal Punyimbang Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Punyimbang
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Lampung, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/punyimbang.v5i2.819

Abstract

Bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang arbiter yang digunakan oleh masyarakat untuk bekerja, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri.Tujuan penelitian ini untuk memahami peran bahasa Lampung dalam membentuk dan menjaga identitas budaya masyarakat Lampung, terutama di tengah pengaruh globalisasi yang mengancam keberlangsungan bahasa daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan melakukan observasi atau wawancara individu. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa Lampung memiliki peran penting dalam mencerminkan dan memperkuat identitas budaya masyarakat Lampung.Bahasa ini digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari, ekspresi lisan, serta dalam upacara adat. Bahasa menjadi simbol keberadaan budaya yang membedakan masyarakat Lampung dengan kelompok etnis lain. Language is a system of arbitrary sound symbols used by society to work, interact and identify themselves. The aim of this research is to understand the role of the Lampung language in forming and maintaining the cultural identity of the Lampung people, especially amidst the influence of globalization which threatens the sustainability of regional languages. This research uses a qualitative approach with data collection techniques carried out by conducting observations or individual interviews. The results of this research show that the Lampung language has an important role in reflecting and strengthening the cultural identity of the Lampung people. This language is used as a means of daily communication, oral expression, and in traditional ceremonies. Language is a symbol of cultural existence that differentiates Lampung people from other ethnic groups.