Gita Apriliana
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi kesulitan belajar siswa sekolah dasar dalam memahami konsep hukum newton 3 pada mata pelajaran IPA Hesti Iswandayani; Ahmad Arum Jalaludin; Gita Apriliana; Wahyu Kurniawati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.21852

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kesulitan belajar siswa sekolah dasar dalam memahami konsep Hukum Newton 3 pada mata pelajaran IPA. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif karena peneliti hanya sekedar mendeskripsikan fenomena yang terjadi dan tidak memberikan perlakuan khusus terhadap objek penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan langkah-langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi. Dalam penelitian ini untuk mendapatkan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian kesulitan belajar siswa kelas VI SD Randusari Kotagedhe disebabkan oleh faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar meliputi; (a) kesulitan dalam memahami dan mengingat bahasa ilmiah/istilah asing; (b) kesulitan dalam memahami konsep; (c) minat siswa yang kurang terhadap pembelajaran; (d) motivasi belajar yang rendah; (e) metode yang monoton dan media/alat pembelajaran yang kurang menarik; dan (f) kecerdasan siswa yang beda-beda. Faktor- faktor tersebut yang menyebabkan kesulitan belajar pelajaran IPA dasar bagi siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Hukum Newton, IPA, Kesulitan Belajar
ANALISIS PEMBELAJARAN TEMATIK SD : MAKNA DAN PENYEBUTAN BILANGAN CACAH DARI BUNYI HURUF VOKAL DAN HURUF KONSONAN Lintang Nur Azizah; Gita Apriliana; Alvin Dewana Andaru; Redemtus Pulo Kelen; Mahilda Dea Komalasari
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1719

Abstract

Mempelajari suatu hal tidak hanya terbatas pada waktu tertentu, namun dapat dilakukan melalui berbagai cara dengan memaksimalkan indra yang dimiliki oleh manusia. Sesuai dengan tahap perkembangannya, anak SD itu masih melihat sesuatu sebagai suatu keutuhan. Tema tertentu akan menjadi sesuatu yang sifatnya pokok dan sangat penting dalam menstimulasi cara berpikir anak seusia SD. Hadirnya pembelajaran tematik menuntut para guru untuk melakukan metode pembelajaran yang tepat. Perlu langkah cerdas dalam pengoptimalan model pembelajaran yang diberikan. Hal ini karena dalam perancangan dan pelaksanaan evaluasi, lebih mengedepankan pada evaluasi berbasis proses. Guru wajib mendorong dan mendukung pertumbuhan intelektual siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi pembelajaran tematik di sekolah dasar dan mengetahui mengenai bilangan cacah, bunyi huruf konsonan dan huruf vokal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengenal bilangan cacah tentunya siswa harus mempelajari gabungan dari kedua jenis huruf vokal dan huruf konsonan agar bisa membacanya.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK DI SEKOLAH DASAR : STUDI LITERATUR Imamatul Mustafiah; Gita Apriliana; Zahri Kurniawan; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i2.7528

Abstract

Pembelajaran tematik di sekolah dasar (SD) menghadapi tantangan serius, seperti rendahnya keterlibatan siswa aktif dan kurangnya inovasi dalam pengembangan bahan ajar, yang disebabkan oleh pendekatan konvensional berbasis ceramah, sehingga menghambat kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pengembangan bahan ajar tematik di SD melalui studi literatur sistematis, dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal ilmiah, buku teks pendidikan, dan laporan penelitian periode 2015–2025, yang diakses melalui database seperti Google Scholar, ResearchGate, dan Sinta, lalu dianalisis menggunakan teknik konten kualitatif (simak, catat, sintesis). Hasil temuan utama menunjukkan PBL efektif mengintegrasikan mata pelajaran tematik, seperti IPA, bahasa Indonesia, dan matematika, melalui masalah kehidupan nyata, meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa hingga 20-30%, keaktifan partisipasi, kolaborasi kelompok, dan kemandirian belajar, dengan guru sebagai fasilitator, meskipun tantangan seperti manajemen waktu dan sumber daya memerlukan perencanaan dan dukungan sekolah. Kesimpulan, PBL sangat direkomendasikan untuk bahan ajar tematik SD karena mendukung pembentukan siswa yang kompeten dan adaptif sesuai Kurikulum Merdeka, dengan implikasi perlunya pelatihan intensif bagi guru dan pengembangan kurikulum yang lebih luas.