Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Religious Trauma in the Digital Era: A Case Study of Muslim Diaspora and the Clash of Global Traditions with Indonesian Islam Ahmad, Ma’shum; Dama Nazila, Salwa; Umami, Satria; Wardatul Jannah, Aisyah
Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Vol. 11 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/islam_realitas.v11i2.10146

Abstract

This study aims to analyze how religious trauma among Indonesian Muslim diasporas is produced, reproduced, and negotiated in digital spaces, and how these experiences contribute to the transformation of religious identity in a global-digital context. Beyond the experience of physical migration, Indonesian Muslim diaspora engage in ongoing religious identity negotiation through sustained exposure to digitally mediated religious norms circulating within transnational online publics. Employing a qualitative case-study approach, the research analyzes approximately 150 units of digital data collected from YouTube and TikTok between 2021–2024, including short videos, comment threads, and public interviews involving Indonesian Muslim diaspora figures. The data were examined through thematic digital discourse analysis combined with a social exegesis approach. The findings indicate that religious trauma is largely generated through digitally mediated moral judgment, the algorithmic amplification of rigid religious narratives, and the public delegitimation of individual religious choices. At the same time, digital platforms function as counter-spaces for healing, enabling narrative expression, community support, and inclusive reinterpretations of Islamic teachings. This study proposes the concept of digitally mediated religious trauma. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana trauma religius di kalangan diaspora Muslim Indonesia diproduksi, direproduksi, dan dinegosiasikan di ruang digital, serta bagaimana pengalaman tersebut berkontribusi terhadap transformasi identitas keagamaan dalam konteks global-digital. Diaspora Muslim Indonesia mengalami proses negosiasi identitas religius tidak hanya melalui pengalaman migrasi, tetapi juga melalui paparan berkelanjutan terhadap norma-norma keagamaan yang termediasi secara digital dan beredar dalam ruang publik daring transnasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan sekitar 150 unit data digital yang dikumpulkan dari platform YouTube dan TikTok pada periode 2021–2024, meliputi video pendek, kolom komentar, dan wawancara publik yang melibatkan figur diaspora Muslim Indonesia. Analisis data dilakukan melalui analisis wacana digital tematik yang dipadukan dengan pendekatan tafsir sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa trauma religius terutama dihasilkan melalui penghakiman moral yang termediasi secara digital, amplifikasi algoritmik terhadap narasi keagamaan yang rigid, serta delegitimasi publik atas pilihan keagamaan personal. Di sisi lain, platform digital juga berfungsi sebagai ruang tandingan bagi proses pemulihan melalui artikulasi naratif, dukungan komunitas, dan reinterpretasi ajaran Islam yang lebih inklusif. Penelitian ini mengajukan konsep trauma religius termediasi digital.
PENGAWASAN ORANG TUA DALAM PROSES BELAJAR ANAK DI RUMAH DENGAN MENANAMKAN SIKAP JUJUR DAN AMANAH (STUDI KASUS DI DUSUN LENDANG TELAGA DESA WAJAGESENG KECAMATAN KOPANG) Umami, Satria; Andayani, Dwi; Wulandari, Aini Husnida
JAIM: Jurnal Aliansi Ilmu Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/jaim.v2.i1.210

Abstract

Pengawasan orang tua dalam proses belajar anak di rumah memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter anak, khususnya sikap jujur dan amanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pengawasan orang tua dalam proses belajar anak di rumah serta upaya yang dilakukan untuk menanamkan sikap jujur dan amanah pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Dusun Lendang Telaga, Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang. Subjek penelitian terdiri atas orang tua dan anak usia sekolah dasar. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan orang tua dilakukan melalui pendampingan belajar, pengaturan waktu belajar, serta pemberian nasihat dan keteladanan. Penanaman sikap jujur dan amanah dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan orang tua, serta komunikasi yang intensif. Adapun kendala utama yang dihadapi orang tua adalah keterbatasan waktu dan pemahaman dalam mendampingi anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengawasan orang tua yang dilakukan secara konsisten berperan signifikan dalam membentuk sikap jujur dan amanah anak dalam proses belajar di rumah.