Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Legal Protection for Users in Securities Offerings Through the "Securities Crowdfunding" Crowdfunding Service Saputra, Ade Rizki; Santoso, Aris Prio Agus; Suryadi, Agung
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 3 No. 6 (2024): June 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v3i6.10020

Abstract

Raising funds through crowdfunding services, especially in the form of securities crowdfunding, has experienced rapid development as an alternative for financing startups and small and medium enterprises (SMEs). In the United States, the Securities and Exchange Commission (SEC) has set up Regulation Crowdfunding (Reg CF) to oversee this practice, ensuring adequate protection for issuers and investors. However, legal protection in securities crowdfunding faces challenges in adapting to technological changes and market dynamics. This abstract explores the importance of effective regulation, education, and ongoing evaluation to ensure the sustainability of the crowdfunding ecosystem and user security in the future
TINJAUAN KEPUASAN USER REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI WALUYO YAKKUM SURAKARTA DENGAN METODE EUCS Naufal Dzakiy Izuddin; Indarwati, Indarwati; Suryadi, Agung
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13 No 2 (2025): KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Kosala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37831/kjik.v13i2.422

Abstract

Kepuasan user rekam medis elektronik di Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta sudah cukup baik tetapi masih terdapat kendala dalam penggunaannya. Kendala yang dihadapi meliputi downtime sistem dan maintenance tidak terjadwal yang berpotensi menghambat pelayanan pasien. Tujuan penelitian ini untuk meninjau tingkat kepuasan user terhadap sistem RME di instalasi rawat inap RS Panti Waluyo Yakkum Surakarta menggunakan metode End-User Computing Satisfaction (EUCS). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan user masuk dalam kriteria "Puas" untuk empat dimensi, yaitu keakuratan (accuracy) dengan persentase 50%, ketepatan waktu (timeliness) sebesar 45%, isi (content) sebesar 44%, dan kemudahan penggunaan (ease of use) sebesar 39%. Sementara itu, dimensi tampilan (format) mendapatkan tingkat kepuasan dengan kriteria "Cukup Puas" dengan persentase 45%. Kesimpulan, user RME di instalasi rawat inap RS Panti Waluyo Yakkum Surakarta secara umum merasa baik dalam penilaian berdasarkan dimensi isi, keakuratan, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu. Namun, pada aspek tampilan (format) mendapatkan nilai cukup puas dikarenakan bentuk laporan belum lengkap informasi yang diisi oleh pengguna RME di sistem SIMRS. Kata kunci : EUCS, instalasi rawat inap, kepuasan pengguna, rekam medis elektronik User satisfaction with electronic medical records at Panti Waluyo Yakkum Hospital, Surakarta, is quite good, but there are still obstacles in its use. The obstacles faced include system downtime and unscheduled maintenance that have the potential to hinder patient services. The purpose of this study was to review the level of user satisfaction with the EMR system in the inpatient installation of Panti Waluyo Yakkum Hospital, Surakarta, using the End-User Computing Satisfaction (EUCS) method. This study used a quantitative descriptive method with a cross-sectional approach. The results showed that the level of user satisfaction fell into the "Satisfied" criteria for four dimensions, namely accuracy with a percentage of 50%, timeliness of 45%, content of 44%, and ease of use of 39%. Meanwhile, the display dimension (format) received a satisfaction level with the criteria of "Quite Satisfied" with a percentage of 45%. In conclusion, RME users at the inpatient unit of Panti Waluyo Yakkum Hospital, Surakarta, generally felt good in the assessment based on the dimensions of content, accuracy, ease of use, and timeliness. However, in the display (format) aspect, the score was quite satisfactory because the report format was incomplete information filled by RME users in the SIMRS system. Keywords : electronic medical records, EUCS, inpatient installation, user satisfaction
Monitoring Kesehatan Remaja Berbasis Elektronik Rosita, Riska; Sari, Fitriana Yuni Permana; Suryadi, Agung; Pribadie, Laras Setya; Demir, Emine; Stone, Selina
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 8, No 4 (2023): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.88804

Abstract

Latar   Belakang: Kesehatan remaja merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Permasalahan kesehatan remaja seperti anemia, kurang energi kronis (KEK), obesitas, dan tingginya angka pernikahan dini telah berkontribusi pada kejadian stunting dan memicu penyakit degeneratif. Oleh karena itu, perlu adanya sistem monitoring kesehatan remaja melalui aplikasi website untuk menekan angka kesakitan remaja dan mengurangi resiko melahirkan anak stuntingTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media monitoring kesehatan remaja berbasis elektronik agar mampu menyajikan informasi yang lengkap, akurat, dan tepat waktuMetode: Desain penelitian yang digunakan adalah kualitaif dengan pendekatan Rapid Application Development (RAD) yang terdiri atas perencanaan, workshop desain, dan implementasi. Populasi penelitian ini adalah kader kesehatan di Posyandu Remaja Sondakan, sedangkan sampel yang digunakan adalah total populasi yaitu sejumlah 5 orang.Hasil: Aplikasi posyandu remaja dapat digunakan untuk memantau BMI, LILA dan hasil pemeriksaan darah.Laporan data dapat disajikan dalam bentuk grafik dan dicetak. Tingkat kelayakan berdasarkan PIECES diperoleh skor 89,8%.Kesimpulan: Pemeriksaan kesehatan remaja dapat dilakukan dengan mudah melalui grafik sebagai pemantauan hasil pemeriksaan. Pada sistem analisis menunjukan 89,9% telah layak digunakan dalam mendeteksi kondisi remaja yang tidak normal, sehingga bidan dapat segera memberikan pendidikan kesehatan, pengobatan, atau terapi.  Bagi peneliti selanjutnya bisa mengembangkan sistem monitoring kesehatan remaja berbasis android.