Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemberdayaan Guru dalam Mendesain Presentasi Edukatif Menggunakan Canva Tanamal, Nini Adelina; Saputro, Firdaus Budhy; Dwi Cahyo, Ismail
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i3.3991

Abstract

Pelatihan pemberdayaan guru dalam mendesain presentasi edukatif menggunakan Canva di SDN Sedayu Majenang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaan presentasi yang efektif menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan pemahaman siswa. Namun, masih banyak guru yang mengalami keterbatasan dalam mendesain materi ajar secara visual. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan keterampilan dasar dan lanjutan dalam menggunakan Canva sebagai alat bantu desain presentasi. Metode pelatihan melibatkan pendekatan partisipatif dengan tahapan analisis kebutuhan, sesi teori dan praktik, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta kuesioner kepada peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan guru, dengan rata-rata peningkatan skor pemahaman sebesar 50%. Selain itu, guru merasa lebih percaya diri dalam menyusun materi ajar yang lebih menarik, sementara siswa menunjukkan respons yang lebih positif terhadap pembelajaran berbasis visual. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan akses internet dan adaptasi terhadap teknologi baru, pelatihan ini membuktikan bahwa penggunaan Canva dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung pembelajaran yang lebih interaktif. Oleh karena itu, perlu adanya pendampingan lanjutan serta penguatan komunitas belajar guru untuk memastikan keberlanjutan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.
The Philosophy Of The Value Of Harmony Of Pela Gandong Maluku Culture In The Perspective Of Contextual Theology Tanamal, Nini Adelina
International Humanity Advance, Business & Sciences Vol 3 No 1.1 (2025): Special Issue
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/ijhabs.v3i1.1.631

Abstract

Religious and cultural tensions are not barriers but can facilitate religious people's expression of their faith. The theological context seeks to understand the Christian faith as a theological imperative. The Pela-Gandong tradition is an important element in Maluku culture that maintains kinship between Christian and Muslim communities. This tradition resolves conflicts, which contain the moral values of togetherness, unity, respect, equality, and peace. Misunderstanding leads to tension and conflict, especially between Christians and Muslims. After the conflict in Maluku in 1999-2002, the community realised the importance of revitalising the pela-gandong to maintain harmonious relations. The qualitative-inductive description methodology describes cultural and religious patterns in the contextual theology of fraternity in Maluku. Religious conflicts show that ignoring kinship in the Pela-Gandong tradition can cause religious divisions. Maintaining pangolins is the responsibility of all parties, including religious institutions in Maluku.
Pelatihan Canva untuk Guru SD Sekecamatan Majenang Kabupaten Cilacap Arifin, Zainal; Angkarini, Tri; Tanamal, Nini Adelina; Alfin, Edward; Sanjaya, Ricky Eka
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ckm0sw73

Abstract

This training program was designed to improve the competence of elementary school teachers in creating visual-based instructional media using the Canva application. Held for teachers in Majenang District, Cilacap Regency, the training combined theoretical lectures, live demonstrations, and hands-on practice to ensure comprehensive understanding and skill acquisition. At the outset, a pre-test was conducted to assess the participants’ initial knowledge and digital design skills. The results showed an average score of 58.3, indicating limited experience with design tools and low literacy in visual media creation. Following the training, a significant improvement was observed. A total of 90% of the participants successfully produced at least two educational media products, such as posters, infographics, and activity cards. The post-test results revealed an average score of 86.7, demonstrating a substantial increase in understanding and practical ability. Additionally, the satisfaction survey showed that 92% of participants were very satisfied with the content, delivery method, and technical assistance provided during the sessions. This outcome highlights the effectiveness of the training in empowering teachers to utilize Canva for innovative and engaging learning materials. The participants are now better equipped to apply these skills in their classrooms, contributing to a more visually appealing and interactive learning environment.
PERANAN GURU PEDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA DAN SMK Tanamal, Nini Adelina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24940

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran guru pendidikan agama Kristen dalam meningkatkan mutu pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dengan fokus pada integrasi nilai-nilai agama Kristen dalam kurikulum, penelitian ini bertujuan untuk memahami kontribusi pendidikan agama Kristen terhadap pembentukan karakter, disiplin siswa, dan kinerja akademis. Metodologi penelitian melibatkan tinjauan literatur komprehensif, analisis data kualitatif, dan studi kasus di beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama Kristen memiliki peran sentral dalam membentuk karakter siswa, memainkan peran teladan yang berdampak positif pada internalisasi nilai-nilai agama Kristen. Integrasi nilai-nilai agama Kristen dalam kurikulum tidak hanya memberikan kontribusi terhadap tingkat disiplin siswa tetapi juga terkait erat dengan peningkatan prestasi akademis. Tantangan yang dihadapi guru, seperti perbedaan keyakinan siswa, memunculkan kebutuhan akan strategi pengajaran inklusif. Kesimpulan penelitian ini memberikan landasan bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih mendukung, menekankan pentingnya peran guru pendidikan agama Kristen dalam mencapai tujuan pendidikan karakter. Implikasi temuan penelitian ini dapat membimbing praktisi pendidikan, sekolah, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMA dan SMK melalui pendidikan agama Kristen yang berkualitas.
Pelatihan Berbasis Praktik Produksi Tempe Higienis bagi UMKM Pangan di Padaringan, Purwadadi, Ciamis. Alam, Bambang Perkasa; Wibowo, Arief Nugroho; Arifin, Zainal; Tanamal, Nini Adelina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i2.6367

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM tempe di Desa Padaringan, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, melalui pelatihan berbasis praktik produksi tempe higienis. Pelatihan difokuskan pada penerapan sanitasi alat, pengelolaan bahan baku, teknik inokulasi ragi, standardisasi pengemasan, serta penataan ruang produksi sesuai prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Metode pelaksanaan meliputi asesmen awal, pelatihan praktik langsung, pendampingan teknis, dan monitoring pasca pelatihan selama satu siklus produksi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, keterampilan, dan perilaku higienitas produsen. Sebanyak 78% peserta konsisten menerapkan kebiasaan cuci tangan, penggunaan sarung tangan, serta kebersihan ruang produksi. Efisiensi produksi juga meningkat, ditandai dengan penurunan tingkat kegagalan fermentasi dari 20–30% menjadi 5–10%. Selain itu, peserta mulai menerapkan SOP produksi dan memperbaiki tata letak ruang fermentasi. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan mutu tempe, memperkuat kepercayaan konsumen, serta mendorong kesiapan UMKM menuju legalitas pangan seperti PIRT dan standar higienitas lainnya. Program ini dapat direplikasi di wilayah lain yang memiliki potensi pengembangan UMKM tempe maupun pangan fermentasi.
Pengaruh Infrastruktur Teknologi Informasi dan Akses Internet terhadap Kinerja Sistem Pembelajaran Daring Menggunakan Analisis Regresi Panel Data Mardiyati, Sri; Pauziah, Ulfa; Tanamal, Nini Adelina
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jimik.v7i1.1688

Abstract

This study aims to analyze the influence of information technology infrastructure and internet access on the performance of online learning systems in educational institutions in Indonesia. A quantitative approach was applied using panel data from 10 educational institutions during 2019–2023. Panel model selection indicates that the best model is Pooled OLS, based on the Chow and Lagrange Multiplier (LM) tests. The results show that information technology infrastructure has a positive and significant effect on online learning performance. Internet access also exhibits a positive and significant influence and becomes the most dominant factor supporting the success of digital learning. Simultaneously, both variables significantly affect online learning performance. This study highlights the importance of investing in IT infrastructure and improving internet quality to optimize digital learning implementation in educational institutions.