Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI DAN EDUKASI TENTANG BAHAYA NARKOBA PADA MASYARAKAT PESISIR DI SMPN SATU ATAP TAPULAGA KECAMATAN SOROPIA Nuralifah Nuralifah; Muhammad Hajrul Malaka; Arfan; Parawansah; Murniaty; Mursyidah Apriatin; Helma Yanda Serah; Puteri Febriyanthi Rachman; Sri Oktaviani; Sofianti Tarta; Sitti Fazrianti Saputri; Wa Ode Nurmayanti
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya. Istilah lainnya  adalah  NAPZA  (narkotika,  psikotropika  dan  zat  adiktif). Salah satu kelompok masyarakat yang rawan terpapar penyalahgunaan Narkoba yaitu pada rentang usia 15-35 tahun atau generasi milenial. Kelompok usia remaja justru memiliki keinginan yang besar untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta memilih hidup bersenang senang.  Tujuan dari pengabdian ini yaitu dilakukannya kegiatan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Satu Atap Tapulaga  untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba, baik secara fisik, psikis maupun sosial ekonomi. Metode yang diberikan berupa informasi melalui penyuluhan, leaflet dan media sosial. Hasil dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan yaitu bertambahnya pengetahuan Siswa/Siswi SMPN Satu Atap Desa Tapulaga tentang bahaya penggunaan narkoba dan mendapatkan informasi yang jelas mengenai narkoba.
SOSIALISASI DAGUSIBU OBAT HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS PADA POSYANDU LANSIA TUNGGALA II DI KECAMATAN WUA-WUA Parawansah; Irnawati, Irnawati; Husain, Yuni Fadilah; Harliy, Fifi Amalia; Kusmayanti, Kusmayanti; Jannah, Miftahul; Sirma, Sirma
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i6.1341

Abstract

Hipertensi dan diabetes melitus adalah penyakit degeneratif yang bersifat tidak menular akibat penurunan fungsi tubuh karena penuaan. Keduanya merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi tepat dan berkelanjutan, namun banyak penderitanya tidak patuh terhadap pengobatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Dagusibu, khususnya penggunaan obat hipertensi dan diabetes sebagai upaya promotif dan preventif. Kegiatan diawali dengan pembagian leaflet, penyampaian materi, dan dilanjutkan diskusi melalui sesi tanya jawab. Sosialisasi dilakukan kepada 35 lansia di Posyandu Lansia Tunggala II, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari. Hasil menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi dan berkonsultasi. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai cara yang aman dan benar dalam memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat antihipertensi dan antidiabetes.
Penyuluhan Metode Ceramah Gizi Ibu Hamil Pada Kelas Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Djusiana Eka Cessaria; Jamaluddin; Ashaeryanto; Rahmawati; La Ode Alifariki; Parawansah
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.218

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kesehatan dan produktivitas. Kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang gizi berkontribusi terhadap tingginya angka stunting di Indonesia, termasuk di Kota Kendari. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi dan pencegahan stunting melalui penyuluhan dengan metode ceramah. Metode pengadian ini adalah metode ceramah yang dilakukan di Puskesmas Wua-wua, Kota Kendari, pada Juli–Agustus 2025, melibatkan 35 peserta (ibu hamil dan kader posyandu). Metode pelaksanaan meliputi pra pelaksanaan (survei awal), pelaksanaan (ceramah interaktif), evaluasi (pre-test dan post-test), serta monitoring. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 43% pada pre-test menjadi 92% pada post-test. Antusiasme peserta tinggi dan kegiatan didukung tenaga kesehatan serta media edukatif yang kontekstual. Kesimpulan pengabdian ini bahwa ceramah efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting dan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan melalui kegiatan kelas ibu hamil di Puskesmas.