Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Potret Penguburan Janazah Dalam Islam Merupakan Bentuk Kepedulian Sosial Dunia-Akhirat baihaki, imam
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 4 No 1 (2021): Januari
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v4i1.93

Abstract

Sikap saling tolong menolong, dan saling peduli menjadi salah satu cirri khas dalam budaya Islam, kepedulian sosial dalam Islam bukan sekedar slogan, melainkan menjadi dasar keimanan. Berkaitan dengan hubungan sosial Allah mengingat hubungan ini dengan perintah merealisasi ukhuwah, kecintaan, kasih sayang, saling menghormati, tolong menolong, saling mempersatukan, solidaritas, bahkan sampai kepada tingkat itsar (mendahulukan orang lain) dalam masalah kehidupan. Dalam hal ini dalam Al-qur`an memerintahkan untuk tolong menolong dalam aksi kepedulian sosial, lebih lebh jika keluarga kita membutuhkan pertolongan untuk dibantu. Terlebih jika sanak saudara kita meninggal, mereka membutuhkan pertolongan kita yang sangat tinggi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam potret penguburan jenazah dari berbagai tempat banyak yang menimbulkan persoalan, tradisi penguburan jenazah sering kali menjadi pembicaraan dikalangan masyarakat. Sehingga penelitian pustaka ini sedikit memberi ulasan tentang bagaimana tradisi penguburan jenazah dalam Islam yang merujuk kepada Al`Quran dan Hadist.
Analisis Kebijakan Pendidikan Diniyah dalam Implementasi Kurikulum Madrasah Diniyah di Lingkungan Pesantren Fahrurrozi, Imam; Baihaki, Imam; A’yun, Miftakhul Qurrota; Ardianto, Ardianto
At Tadbir: Islamic Education Management Journal Vol. 2 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Islamic Education Management Study Program of STIT al Urwatul Wutsqo Jombang, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/attadbir.v2i2.1820

Abstract

This research aims to analyze the Islamic education policy in implementing the Madrasah Islamic curriculum in the Islamic boarding school environment. The main focus of the research is to analyze the early education gap, adaptive early education curriculum, obstacles to early curriculum development and sustainable early education models. A qualitative approach is used with the case study method. Data was obtained through in-depth interviews, observation, and review of related documents. The research results show that there is a gap between the early education policy and the needs of traditional Islamic boarding schools, especially in maintaining local characteristics such as the yellow book curriculum. Islamic boarding schools face challenges in infrastructure, funding and human resource training, which hinder curriculum innovation. Manbaul Ulum Islamic Boarding School has combined religious values ??with modern skills, despite being constrained by technology and resources. This research proposes a sustainable, technology-based model of early education, teacher training, and collaboration with the business world to produce adaptive and relevant graduates without losing Islamic identity.
Strategi STAI Nurul Huda Dalam Memperdayakan Ekonomi Masyarakat Pada Program LPM Perspektif Ekonomi Syariah. Baihaki, Imam
AQaduna : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 1 No 2 Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/aqaduna.v1i1.61

Abstract

Pemberdayaan dapat dimaknai sebagai proses tumbuhnya kekuasaan serta kemampuan baik individu maupun kelompok masyarakat yang masih miskin, terpinggirkan dan belum berdaya. Dalam pelaksanaanya melalui program LPM STAI Nurul Huda yang bekerjasama dengan BUMDes seperti jual beli alat pertanian, fotografi, penyediaan pupuk serta banyaknya masyarakat yang menggunakan bahan baku lama setelah panen yang masih perlu mendapatkan pembinaan pemberdayaan ekonomi di Desa Jatisari  Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo. Salah satu permasalahan yang ditemukan kurang optimalnya program pemberdayaan ekonomi petani dalam pengolahan usaha jagung dan padi karena pemberdayaan hanya sebatas penyuluhan dan pelatihan tentang tata cara bertani jagung, sedangkan apabila program pemberdayaan juga dilakukan terhadap tata cara pengolahan hasil panen dari petani jagung maka hal tersebut dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Dalam upaya pemulihan ekonomi, pengembangan usaha ekonomi produktif, utamanya yang dikelola oleh LPM STAI Nurul Huda yang bekerjasama dengan BUMDes, Dinas Peternakan dan Petanian. Pelaksanaan program prioritas nasional, berupa pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya, dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi. Berbagai permasalahan diatas dianggap cukup mempengaruhi pengembangan ekonomi pedesaan sehingga masyarakatnya harus dapat diberdayakan. Dari uraian diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Strategi STAI Nurul Huda Dalam Memperdayakan Ekonomi Masyarakat Pada Program LPM Presfektif Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (file research) adapun sumber data di peroleh yaitu dari hasil wawancara (interview) kepada Ketua LP2M STAI Nurul Huda dan Masyarakat Desa Jatisari yang di tempati kegiatan LPM STAI Nurul Huda. Dan sebagai tambahan Informasi juga di dapat dari buku, artikel, jurnal, dan lain yang ada kaitanya dengan penelitian ini. Berdasarkan Hasil Penelitian ini Penulis menyimpulkan bahwa Program LPM STAI Nurul Huda sudah bisa dirasakan oleh masyarakat Desa Jati sari. Dengan adanya program pemberdayaan ekonomi petani ini kesejahteraan masyarakat di Desa Jatisari meningkat dan perekonomian keluarga dapat terbantu. Adapun Faktor pendukung meliputi Semangat yang besar dari pengurus LPM, ketersediaan anggota, sumber dana. Sedangkan yang menjadi Faktor penghambat meliputi kurangnya kerja sama yang baik antara anggota LPM dengan masyarakat sekitar dan sifat masyarakat yg apatis terhadap program yang dilaksanakan