Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DETERMINAN FAKTOR KEPUASAN MAHASISWA KELAS INTERNASIONAL FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PADJADJARAN Nugroho, Achmad Ardhi; Maryana, Lina; Muizu, Wa Ode Zusnita
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 14, No 2 (2018): Edisi November 2018
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jebt.v14i3.523

Abstract

Perkembangan peguruan tinggi di Indonesia terus meningkat baik dari segi kualitas dan berbagai faktor lainnya yang mampu meningkatkan persaingan baik secara nasional maupun internasional. Daya saing Perguruan Tinggi di Dalam Negeri terus didorong pada pencapaian tata kelola dan layanan pendidikan yang berkualitas. Untuk mampu menjawab tantangan menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional maka setiap perguruan tinggi harus memiliki kelas internasional yang memiliki pelayanan bertaraf internasional pula. Penelitian ini menjadikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad sebagai objek penelitian yang mana memiliki program Sarjana Kelas Internasional (IUP) sejak tahun akademik 2008/2009. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat kepuasan, mengetahui faktor–faktor yang mempengaruhi kepuasan, serta mengetahui faktor apa saja yang harus ditingkatkan untuk memenuhi kepuasan mahasiswa kelas Internasional FEB Unpad. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu desktiptif dengan pengolahan data kuantitatif. Dari hasil analisis yang dilakukan diperoleh bahwa kualitas pelayanan dapat dinilai dari lima dimensi dengan hasil yaitu dimesi assurance (75%), tangible (66%) dan empathy (63%), realibility (59%) dan responsiveness (57%) mahasiswa kelas internasional. Hal tersebut menunjukan bahwa factor-faktor kepuasan mahasiswa kelas Internasional FEB Unpad yang masih perlu ditingkatkan yaitu realibility dan responsiveness.
PERAN DINAS SOSIAL DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI KOTA PONTIANAK DIKAITKAN DENGAN PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN ANAK Maryana, Lina; Krishandini, Anisa; Tursina, Annisa
Tanjungpura Legal Review Vol 1, No 1 (2022): Tanjungpura Legal Review
Publisher : Faculty of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tlr.v1i1.58591

Abstract

Permasalahan terkait anak jalanan memang bukan tidak biasa kita dengar, bahkan faktanya sering sekali kita dengar dalam kehidupan sehari "“ hari. namun bukan berarti tidak bisa diselesaikan. Permasalahan yang hadir sebenarnya muncul daripada anak "“ anak dalam kelompok usia rentan yakni digolongkan di bawah umur yang harus merasakan kerasnya hidup di jalanan. Dari mengamen, mengemis, berjualan kue-kue dijalanan bahkan sering kita temui di tempat "“ tempat keramaian, misalnya Pasar, di simpang "“ simpang lampu merah, di tempat makan umum, maupun tempat "“ tempat lainnya. Jadi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dinas sosial dalam melakukan pembinaan terhadap anak "“ anak jalanan yang ada di Kota Pontianak. Serta untuk mengetahui apa sajakah yang menjadi faktor pendorong maupun faktor penghambat Dinas Sosial dalam melaksanankan program kerjanya.Kata kunci; Anak Jalanan, Faktor Pendorong dan Penghambat, Peran Dinsos
IMPLIKASI UNDANG-UNDANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ASPEK PERLINDUNGAN KORBAN Hertini, Mega Fitri; Karlina, Dina; Herlina, Hj.; Ismawati, Sri; Maryana, Lina; Addhauly, Dio Aswad
LITIGASI Vol. 23 No. 2 (2022)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/litigasi.v23i2.5929

Abstract

This research aims to review the implications of Anti-Sexual Violence Act which is focused on the aspect of victim protection. This research uses a socio-legal approach. Considering that sexual violence can occur in any locations and even the perpetrators can be victims’ closest relatives. The substantive of the law is to provide protection to the victims, including victims of revenge porn which can be defined as the distribution of pornographic content as a form of revenge against victims. This is stated in Article 4 Paragraph 1 of the aforesaid act, that there are at least nine criminal acts of sexual violence. The Act on the Crime of Sexual Violence has been officially promulgated through the State Gazette after it was enacted in the Plenary Meeting on April 12, 2022. The passing of the law is a historic moment that has been long awaited by the public. The presence of regulation is considered to be an evidence of the struggle of victims. Therefore, it is very important to see the implications of the law from victim protection aspect, in addition to the law as a legal protection instrument for the victims of sexual violence. Keywords: Implications, Sexual Violence, Victim Protection.