Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP MANAJEMEN DIRI PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER Susanti, Devi; yanti, Lastri; Haryono, Sugeng
Jurnal Mitra Kesehatan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit  Jantung  Koroner  (PJK)  adalah  penyakit “silent  killer”  yang menyebabkan  kematian  mendadak.   Penderita  PJK  akan mengalami serangan berulang dan akan menimbulkan dampak re -hospitalisasi bagi  aspek  fisik,  psikologis,  sosial  dan  ekonomi.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui hubungan pengetahuan  terhadap manajemen  diri  penderita PJK di  RSAL Dr. Mintohardjo  Jakarta.  Metode yang digunakan studi korelasi yaitu menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan manajemen diri penderita  PJK  dengan  rancangan  cross  sectional  yaitu  jenis  penelitian yang  menekankan  waktu  pengukuran data  variabel  independen  dan  dependen. Subjek  adalah  pasien PJK  di poli jantung RSAL Dr. Mintohardjo Jakarta dengan teknik  non probability  sampling  jenis  consecutive  sampling dengan 95 responden. Alat ukur menggunakan kuesioner data karakteristik, pengetahuan dan manajemen diri. Hasil  penelitian  bivariat bahwa  35,8% penderita  PJK  memiliki pengetahuan baik dan manajemen diri yang baik pula. Uji korelasi menggunakan  Chi square  dengan nilai p  value  0,551. Nilai p   α 0,05 yang  artinya  tidak  terdapat  hubungan  yang  signifikan  antara  pengetahuan  dengan manajemen diri penderita PJK. Kesimpulan penelitian ini adalah walaupun secara statistik tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan manajemen diri, data pengamatan menunjukkan terdapat peningkatan manajemen diri ketika berpengetahuan baik dimana mungkin ada faktor lain yang lebih berpengaruh. Kata kunci:   manajemen diri, pengetahuan, penyakit jantung koroner
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DI POLI JANTUNG RSAL dr. MINTOHARJO Susanti, Devi; yanti, Lastri
Jurnal Mitra Kesehatan Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data World Health Organisastion Tahun 2012 menunjukkan bahwa sebanyak 17.5 juta orang meninggal dunia akibat penyakit jantung koroner. Berbagai faktor risiko yang menyebabkan terjadinya Penyakit Jantung Koroner. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor risiko yang menyebabkan penyakit jantung koroner di RSAL Dr. Mintohardjo Jakarta. Metode yang digunakan adalah desain cross-sectional dengan menggunakan kuesioner kepada 95 pasien yang kontrol rawat jalan di poli Jantung RSAL. Dr Mintohardjo Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar berusia ≥ 55 tahun sebanyak 65 orang, berjenis kelamin laki-laki sebanyak 53 orang dan tidak memiliki riwayat merokok sebanyak 52 orang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah faktor risiko yang dapat dimodifikasi pada penderita penyakit jantung koroner adalah perokok pasif sedangkan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi adalah usia ≥ 55 tahun dan jenis kelamin laki-laki. Penelitian ini menjadi dasar untuk penelitian berikutnya dan diharapkan mengindentifikasi factor risiko lainnya dalam jumlah sampel yang lebih besar.
Pengembangan Dashboard Universitas Ibnu Sina Batam Berbasis Web Mobile Yanti, Lastri
Jurnal Responsive Teknik Informatika Vol. 3 No. 02 (2019): JR : Jurnal Responsive Teknik Informatika
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jr.v3i02.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kampus digital Universitas Ibnu Sina Batam dengan merancang dan mengembangkan Dashboard Universitas Ibnu Sina. Objek pada penelitian ini dilakukan di kampus Universitas Ibnu Sina Batam di bagian Biro Administrasi dan Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). Metode penelitian yang digunakan dalam ini adalah metode Object Oriented Analysis and Design (OOAD) yang meliputi kebutuhan, analisa dan desain, implementasi, pengujian, dan deployment. Dengan menggunakan permodelan UML. Sistem informasi yang dirancang dapat memberikan informasi yang real time dan akurat. Penelitian ini dimaksudkan mampu merancang aplikasi berbasis web mobile. Sehingga dapat diakses oleh seluruh civitas akademika di kampus Universitas Ibnu Sina dan mempermudah dalam pengaksesan informasi Universitas Ibnu Sina melalui internet.
Pengembangan Dashboard Universitas Ibnu Sina Batam Berbasis Web Mobile Yanti, Lastri
Jurnal Responsive Teknik Informatika Vol. 3 No. 02 (2019): JR : Jurnal Responsive Teknik Informatika
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jr.v3i02.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kampus digital Universitas Ibnu Sina Batam dengan merancang dan mengembangkan Dashboard Universitas Ibnu Sina. Objek pada penelitian ini dilakukan di kampus Universitas Ibnu Sina Batam di bagian Biro Administrasi dan Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). Metode penelitian yang digunakan dalam ini adalah metode Object Oriented Analysis and Design (OOAD) yang meliputi kebutuhan, analisa dan desain, implementasi, pengujian, dan deployment. Dengan menggunakan permodelan UML. Sistem informasi yang dirancang dapat memberikan informasi yang real time dan akurat. Penelitian ini dimaksudkan mampu merancang aplikasi berbasis web mobile. Sehingga dapat diakses oleh seluruh civitas akademika di kampus Universitas Ibnu Sina dan mempermudah dalam pengaksesan informasi Universitas Ibnu Sina melalui internet.
Effectiveness of Mobile Health-Based Self-Care Education on Symptom Control and Quality of Life in Chronic Heart Failure Patients Rogayah, Rogayah; Yanti, Lastri; Astuti, Yuniawati; Siswosuharjo, Partono
J I K O (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Vol 9, No 1 (2025): JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Publisher : LPPM AKPER FATMAWATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46749/jiko.v9i1.204

Abstract

Background: Chronic heart failure is a cardiovascular disease with a high morbidity burden that significantly impacts symptom control and patient quality of life. Self-care education is an important component in heart failure management, but conventional approaches are often suboptimal. The development of digital technology, particularly mobile health (mHealth), offers new potential in improving the effectiveness of education and patient engagement in self-care. Objective: This study aimed to analyze the effectiveness of mobile health-based self-care education on symptom control and quality of life in chronic heart failure patients. Methods: This study used a quasi-experimental design with a randomized controlled trial approach. A total of 80 chronic heart failure patients were randomly divided into an intervention group (n=40) and a control group (n=40). The intervention group received self-care education based on a mobile health application for 8 weeks, while the control group received conventional education. Symptom control was measured using the Heart Failure Symptom Score, and quality of life was assessed using the Kansas City Cardiomyopathy Questionnaire (KCCQ). Data analysis was performed using repeated measures ANOVA and mixed-effects models. Results: The study showed a significant reduction in symptom scores in the intervention group compared to the control group (p<0.001). Furthermore, there was a statistically significant improvement in quality of life in the intervention group (p<0.001). Compliance with application use was positively associated with improved clinical outcomes. Conclusion: Mobile health-based self-care education is effective in improving symptom control and quality of life in chronic heart failure patients and has the potential to be an innovative strategy in nursing practice
Effectiveness of Mobile Health-Based Self-Care Education on Symptom Control and Quality of Life in Chronic Heart Failure Patients Rogayah, Rogayah; Yanti, Lastri; Astuti, Yuniawati; Siswosuharjo, Partono
J I K O (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi) Vol 9, No 1 (2025): JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)
Publisher : LPPM AKPER FATMAWATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46749/jiko.v9i1.203

Abstract

Background: Chronic heart failure is a cardiovascular disease with a high morbidity burden that significantly impacts symptom control and patient quality of life. Self-care education is an important component in heart failure management, but conventional approaches are often suboptimal. The development of digital technology, particularly mobile health (mHealth), offers new potential in improving the effectiveness of education and patient engagement in self-care. Objective: This study aimed to analyze the effectiveness of mobile health-based self-care education on symptom control and quality of life in chronic heart failure patients. Methods: This study used a quasi-experimental design with a randomized controlled trial approach. A total of 80 chronic heart failure patients were randomly divided into an intervention group (n=40) and a control group (n=40). The intervention group received self-care education based on a mobile health application for 8 weeks, while the control group received conventional education. Symptom control was measured using the Heart Failure Symptom Score, and quality of life was assessed using the Kansas City Cardiomyopathy Questionnaire (KCCQ). Data analysis was performed using repeated measures ANOVA and mixed-effects models. Results: The study showed a significant reduction in symptom scores in the intervention group compared to the control group (p<0.001). Furthermore, there was a statistically significant improvement in quality of life in the intervention group (p<0.001). Compliance with application use was positively associated with improved clinical outcomes. Conclusion: Mobile health-based self-care education is effective in improving symptom control and quality of life in chronic heart failure patients and has the potential to be an innovative strategy in nursing practice