Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL DAN MORALITAS INDIVIDU TERHADAP KECURANGAN AKUNTANSI PADA BADAN ASET DAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARAG FRAUD IN THE REGIONAL ASSET AND FINANCE AGENCY OF TIMOR TENGAH UTARA DISTRICT Redjo, Paulina Rosna Dewi; Aksa, Adi Faizal
Jurnal Akuntansi Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Akuntansi
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/jak.v19i1.6437

Abstract

This study aims to analyze internal control (presence and absence) and individual morality (high and low) on the occurrence of fraud. The research method uses an experimental study on the Badan Aset dan Keuangan which has the obligation to organize accounting and accountability reports for the implementation of the Regional Budget. This research will combine the theory of fraud and ethics in the context of local government in Indonesia. Individual moral level (high and low) and organizational internal control elements (present and absent) are factors that will be investigated as causes of fraud. The fraud triangle theory and agency theory are the basis of this research. The results showed that individual morality and internal control were found to play an important role in preventing fraud.
PELATIHAN PENERAPAN TATA KELOLA KEUANGAN PADA UMKM PABRIK ROTI BINTANG SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KAPASITAS KEUANGAN Redjo, Paulina Rosna Dewi; Manane, Desmon Redikson; Klau, Anggelina Delviana
Perwira Journal of Community Development Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v2i2.121

Abstract

Kabupaten Timur Tengah Utara  tepatnya di Ibu Kota Kabupaten yakni Kota Kefamenanu terdapat banyak UMKM yang belum menerapkan pencatatan dan pengelolaan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi. Salah satunya adalah  UMKM “ Pabrik Roti Bintang” yang berada di kelurahan Kefa Selatan. Pelaku entitas UMKM perlu diberikan dorongan dan pemahaman mengenai manfaat dan pencatatan akuntansi, misalnya pencatatan transaksi, baik bagi pelaku usaha sendiri maupun dalam hubungannya dengan pihak ketiga seperti institusi perijinan dan lembaga pembiayaan (Andrian L. dkk : 2014). Berdasarkan permasalahan ini, maka perlu diadakan kegiatan pelatihan bagi UMKM “Pabrik Roti Bintang” dalam hal mengelola keuangan dengan menggunakan standar akuntansi. Program pelatihan yang ditawarkan berupa pelatihan tata kelola keuangan akuntansi sederhana bagi UMKM tersebut.Hal ini sesuai dengan penelitian Hasyim (2013) yang menjelaskan bahwa faktor kendala dalam pengembangan UMKM berupa informasi keuangan. Sebesar 77,5% UMKM tidak memiliki laporan keuangan dan sisanya, sebesar 22,5% yang memiliki laporan keuangan. Dari sisi jenis laporan keuangan yang dimiliki UMKM, sebesar 23,2% menyusun neraca, sebesar 34,3% menyusun laba rugi, 34,4% menyusun arus kas dan persediaan barang sebesar 30,9%. Walaupun relatif jauh dari yang diharapkan, sebesar 53% hanya memiliki catatan mengenai uang masuk dan keluar. Dengan demikian, profesionalisme pengelolaan keuangan menjadi kendala dalam pengembangan UMKM.
PEMBERIAN PEMAHAMAN DAN PENINGKATAN MOTIVASI TENTANG EKONOMI KREATIF PADA MASYARAKAT DESA OEBIKASE KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Redjo, Paulina Rosna Dewi; Kase, Marce Sherly; Manane, Desmon Redikson
Perwira Journal of Community Development Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v4i2.298

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan terhadap peningkatan pemahaman dan motivasi masyarakat desa Oebikase tentang ekonomi kreatif. Hal ini menjadi bekal yang sangat penting bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan dalam rangka pengambilan keputusan yang lebih baik, meningkatkan kualitas dan kompetensi masyarakat dalam mengembangkan dan memajukan desa, mengoptimalkan potensi desa.Kegiatan ini memberikan pengetahuan tentang ekonomi kreatif berbasis sumber daya desa yang ada pada desa Oebikase. Kegiatan pengabdian ini merupakan wadah peningkatan kemampuan dan keterampilan masyarakat atas pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap ekonomi kreatif, karenanya diharapkan pelatihan ini memberikan manfaat dan menambah pengetahuan kepada masayarakat terkait dengan penguatan ekonomi kreatif. Metode pendekatan yang digunakan untuk mendukung kegiatan pengabdian bagi masyarakat  adalah metode partisipatif dimana masyarakat desa dan juga melalui ormawa GMKI terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan ini, mulai dari persiapan sampai terlaksananya kegiatan tersebut. Adapun bentuk kegiatannya adalah mengadakan pertemuan melalui diskusi tanya jawab, musyawarah dan pelatihan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK NELAYAN BERBASIS EKOSISTEM EKONOMI DI DESA HUMUSU WINI KECAMATAN INSANA UTARA KAB. TTU Redjo, Paulina Rosna Dewi; Manane, Desmon Redikson; Aziz, Syaefudin
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i3.544

Abstract

Humusu Wini adalah salah satu desa yang berada di Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Latar belakang PKM ini adalah Kelompok Nelayan  yang dimiliki oleh Desa Humusu Wini belum dikelola secara optimal, dimana hasil dari Kelompok Nelayan  belum dapat menambah PAD Desa Humusu Wini, pengelolaan yang masih tradisional, petugas Kelompok Nelayan  yang tidak kompeten, keuangan Kelompok Nelayan yang belum transparan menjadi persoalan yang perlu segera diperbaiki. Tujuan Pengabdian ini pemberdayaan Kelompok Nelayan di Desa Humusu Wini supaya dikelola secara profesional. Metode pengabdian ini, pertama Forum Discussion Grup (FGD) dengan Kelompok Nelayan  untuk memitigasi persoalan yang dihadapi Kelompok Nelayan, kedua penguatan pengelola Kelompok Nelayan  melalui pelatihan/workshop, dan ketiga pembinaan Kelompok Nelayan  melalui pembuatan, pengemasan hingga penjualan produk yang efektif dan efisien.