Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Visual expressions of environmental care in primary school students’ drawings Antosa, Zariul; Jupriani, Jupriani
Journal of Educational Management and Instruction (JEMIN) Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/jemin.v4i2.9683

Abstract

This study analyzed primary school children's drawings from a drawing competition to explore their attitudes towards environmental care. Employing a descriptive qualitative approach, data collection was conducted through observation, interviews, and document analysis. Data analysis was performed using an interactive model analysis technique. The findings reveal that the drawings depict both school and living environments, featuring objects from children's daily activities. The drawings do not fit into a single category, but are a mix of organic, structural, schematic, expressionist, and literary types. The drawing objects were depicted naturally and proportionally using primary colors. The students' visual expressions predominantly used green, red, yellow, and brown, with minimal mixing. The way the drawings are expressed shows the children's personal expressions, but the choice of objects tends to be influenced by adult thinking. The contribution of teachers in developing children's cognitive and skill skills is evident in their drawings, as revealed by interviews with the children regarding the sources of their ideas. Drawing objects reflect children's attitudes, behaviors, and values regarding environmental care, illustrated through scenes such as playing in the schoolyard, family settings, playground objects, school activities, and natural environments. The shapes were naturalistic, simple, overlapping, reclining, and layered with no transparent objects. Their choice of objects and techniques was shaped by their knowledge and experience of nature, with each drawing outlined. Children use drawings to express life events and experiences, so teachers should value these drawings, as research often overlooks children's perspectives in favor of adult viewpoints.
Komodo Pada Karya Tapestri Agustina, Rahma; jupriani, Jupriani
Serupa The Journal of Art Education Vol 13, No 4 (2024): (In Press)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v13i4.131900

Abstract

Komodo memiliki kecenderungan mengandalkan dirinya sendiri sehingga mampu melalui empat fase kehidupannya dengan tingkah laku dan cara uniknya untuk bertahan hidup. Ke empat fase kehidupan yang dimaksud meliputi fase petelur, fase tetasan, fase anakan, dan fase dewasa (berjemur, musim kawin, membuat sarang, menjaga sarang). Melalu tingkah laku dan cara komodo mempertahankan hidupnya pada setiap fase kehidupannya mengajarkan bahwa  bagi setiap individu mempercayai dan mengandalkan kemampuan dirinya sendiri sangat berdampak besar untuk dapat melewati semua rintangan kehidupan, layaknya seekor komodo yang tangguh ketika melalui setiap fase kehidupannya.  Adapun karya yang tercipta tersebut terdiri dari tujuh karya seni tekstil dengan teknik tapestri corak rata, giordes, suomak dan tambahan teknik sulam pita yang berjudul; (1) Kelahiran Awal dari Seluruh Kekuatan (2) Sikecil yang Pemberani (3) Melindungi Kesehatan Diri (4) Memperoleh Makanan (5) Memperjuangkan Cinta (6) Antisipasi Marabahaya (7) Kekuatan dan Pengorbanan.
Alat Musik Khas Minangkabau dalam Karya Tapestri Nelly, Nelly Andriani; Jupriani, Jupriani
Serupa The Journal of Art Education Vol 13, No 4 (2024): (In Press)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v13i4.132579

Abstract

Penelitian ini bertujuan memvisualisasikan alat musik tradisional Minangkabau melalui medium tapestri sebagai upaya pelestarian budaya. Penulis melihat masih banyak kaum muda yang masih asing dengan alat-alat musik tradisional terkhusus di Minangkabau. Alat musik seperti biola, rabab Pariaman, pupuik tanduak, talempong, sarunai, serta gandang tambua dan tasa direpresentasikan dalam karya tapestri tiga dimensi yang berfungsi sebagai hiasan dinding bernilai estetika dan ekonomis. Dengan menggunakan metode konsorsium seni proses penciptaan karya melibatkan tahapan persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi konsep, dan penyelesaian, menggunakan teknik tapestri giordes dan soumak yang dipadukan dengan sulaman.Hasilnya adalah tujuh karya dengan berbagai ukuran yang memadukan keindahan warna dan tekstur, mencerminkan nilai estetika alat musik tradisional. Karya ini diharapkan menjadi inovasi dalam seni kriya tekstil sekaligus memperkuat identitas budaya Minangkabau di era modern. Kata kunci : Alat Musik Tradisional Minangkabau, Tapestri
The Role of Librarians in Supporting Academic Administration and Research at Polytechnic Adiguna Maritim Indonesia Medan Jupriani, Jupriani; Riady, Yasir
Adabi : Journal of Public Administration and Business Vol. 11 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : STIA Adabiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62066/jpab.v11i2.24

Abstract

Libraries have an important role in supporting academic research. Librarians are not only tasked With managing information resources, but also play a role in assisting researshers in the process of searching for information, processing data, and publishing research result. The aim of this research is to identify the role of librarians in supporting academic research, both in terms of services, infrastructure and information literacy. The research result shows that the role of librarians is very important in increasing the effectiveness and efficiency of academic research. Information literacy and the proper use of electronic resources are two areas in which librarians may make a difference. Since it stores, processes, and provides the information sources required throughout the research process of its academic community, the library plays a crucial role as a supporting element of universities in research operations. However, up until now, the university library has mostly served as a repository for research findings and has played little to no role in the actual research process. First, the library should revitalise its reference collection in order to better assist researchers. 2. Providing academics with information literacy training, Thirdly, recording findings from studies.
Buku Pop Up : Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Sidik, Hafidzah Azara; Jupriani, Jupriani
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 15, No 2 (2025): inpress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v15i2.133891

Abstract

Pengetahuan sejarah dan politik memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran generasi muda sebagai warga negara yang kritis dan bertanggung jawab. Namun, rendahnya minat baca dan literasi politik di kalangan siswa menjadi tantangan serius. Penelitian ini merancang media baca alternatif berupa Buku Pop Up: Proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagai upaya penanaman minat baca dan pemahaman nilai- nilai sejarah serta politiksejak dini. Buku ini ditujukan bagi siswa sekolah dasar kelas atas hingga SMP, dengan mengangkat narasi kronologi proklamasi kemerdekaan Indonesia sebagai materi utama. Metode yang digunakan adalah model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), dengan pengumpulan data primer melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari proses perancangan menunjukkan bahwa media pop up interaktif mampu menarik perhatian siswa, mempermudah pemahaman materi, dan menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap peristiwasejarah dan sistem politik bangsa. Buku ini tidak hanya memperkenalkan peristiwa penting dalam sejarah bangsa, tetapi juga menyisipkan nilai moral seperti perjuangan dan tanggung jawab. Dengan pendekatan visual dan interaktif, diharapkan buku ini menjadi media edukatif yang efektif dalam meningkatkan literasi sejarah dan politik pada siswa sejak usia dini.Kata kunci: Buku Pop Up, Proklamasi Kemerdekaan, Literasi Sejarah, Literasi Politik, Media Edukasi
Terumbu Karang Sebagai Ide Penciptaan Karya Hiasan Dinding Dengan Teknik Makrame Noviana Sari, Dina; Jupriani, Jupriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan karya akhir ini menggunakan salah satu teknik kriya tekstil yaitu teknik makrame yang bertujuan untuk memvisualisasikan objek terumbu karang ke dalam karya hiasan dinding. Metode yang digunakan dalam proses penciptaan karya hiasan dinding teknik makrame ini adalah metode konsorsium seni yang dilakukan secara bertahap yaitu : (1) Persiapan, (2) Elaborasi. (3) Sintesis, (4) Realisasi Konsep, (5) Penyelesaian. Teknik yang digunakan yaitu teknik simpul kepala, teknik simpul tunggal, teknik simpul ganda dan teknik simpul gordin. Melalui karya ini salah satu solusi untuk dapat menghargai dan melestarikan terumbu karang agar tidak punah, serta untuk menarik minat khalayak umum pada kriya tekstil teknik makrame karena memiliki nilaii ekonomi yang dapat menjadi peluang usaha bagii masyarakat. Pada karya akhir ini terdiri dari tujuh karya hiasan dinding dengan teknik makrame yang berjudul (1) Segitiga Terumbu Karang, (2) Bunga Karang, (3) Pudar, (4) Punah, (5) Rumah, (6) Keras, (7) Lunak.
The Black Cat as an Ornamental Motif in Hand-Drawn Batik for Upiak's Bedroom Aesthetic Design Elinda, Yosi; Jupriani, Jupriani
V-art: Journal of Fine Art Vol 4, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vartjofa.v4i2.5355

Abstract

This article explores the creation process of hand-drawn batik artworks featuring the black cat as the main motif in aesthetic bedroom furnishings for a Minangkabau girl, traditionally referred to as “Si Upiak.” The choice of the black cat was driven by the intention to challenge negative stereotypes rooted in traditional myths. Through stylized forms and the hand-drawn batik technique, the author produced seven textile works functioning as both decorative and educational elements, including bed sheets, pillowcases, night lamps, and sleepwear. Each piece combines the visual elements of the black cat and lily flowers as symbols of strength, sincerity, and comfort within a personal space. The creation process follows the stages of preparation, elaboration, synthesis, conceptual realization, and finishing. The resulting works demonstrate a blend of aesthetic, symbolic, and functional values within the context of local culture and contemporary artistic expression. This work aims to enrich the discourse of textile craft art while serving as a medium for value transformation in society.
Flowers as Ornaments in Room Accessories Based on Ribbon and Macramé Techniques Putri, Martaleny Kurnia Zazilah; Jupriani, Jupriani
V-art: Journal of Fine Art Vol 4, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vartjofa.v4i2.5356

Abstract

The aim of this final work is to create and introduce creative ideas for craft arts using ribbon and macrame techniques as the completion of the final work. Then introduce to the general public what ribbon flowers and macrame are, then later they will be educated as a display idea in the area of the room which has a function as decoration on thatch media. The method that the author uses is a method that has been proposed in creating art which is carried out in stages, namely the preparation stage by searching for information, elaboration by analyzing the problem, synthesis expressing ideas, realization of the concept by creating the work and completion by doing it together. Based on the method that has been carried out to produce seven various flower works as ideas for creating works with ribbons and macrame the author creates works in the form of accessories. The rooms have the titles: Matahri 1, Mataharri 2, Matahari 3, Matahari 4, Seluran 1, Seluran 2, Tangga
Peran Pendidikan Seni Rupa dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa: Kajian Teoretis Nurhamidah, Nurhamidah; Astuti, Fuji; Ardipal, Ardipal; Jupriani, Jupriani
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2675

Abstract

Kreativitas menjadi salah satu kompetensi krusial di abad 21, namun masih banyak sistem pendidikan yang belum mengoptimalkan pengembangannya. Pendidikan Seni Rupa diyakini memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kreativitas siswa melalui proses eksplorasi, ekspresi, dan apresiasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran pendidikan Seni Rupa dalam mengembangkan kreativitas siswa melalui studi kepustakaan. Metode yang digunakan adalah kajian teoretis dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah dari database Google Scholar, ERIC, dan Portal Garuda periode 2019-2024. Kajian difokuskan pada penelitian yang membahas pendidikan Seni Rupa dan kreativitas pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Seni Rupa berkontribusi signifikan terhadap pengembangan kreativitas siswa melalui empat dimensi utama: berpikir divergen, kepercayaan diri, ekspresi diri, dan kemampuan problem solving. Pembelajaran Seni Rupa visual, musik, tari, dan drama terbukti efektif meningkatkan fluency, flexibility, originality, dan elaboration sebagai indikator kreativitas. Efektivitas pendidikan Seni Rupa dipengaruhi oleh pendekatan pedagogis guru, ketersediaan sumber daya, iklim kelas yang suportif, dan durasi program. Kajian ini merekomendasikan integrasi pendidikan Seni Rupa secara holistik dalam kurikulum untuk mengoptimalkan potensi kreatif siswa.