Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Fortifikasi Tepung Teripang Pasir (Holothuria Scabra) terhadap Karakteristik Organoleptik dan Kimia Kue Curuti Tuba, Yulianti; Husain, Rahim; Suherman, Sutianto Pratama
The NIKe Journal VOLUME 12 ISSUE 2 | JUNE 2024
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v12i2.26561

Abstract

This study aims to formulate and analyze the organoleptic and chemical characteristics of curuti cake fortified with sand sea cucumber flour. The treatment is the addition of 15 g, 20 g, and 25 g of sand sea cucumber flour to the curuti cake. The parameter tested is organoleptic characteristic including appearance, aroma, color, texture, and taste which is analyzed by using Kruskal-Wallis. The treatment with a significant effect is continued with Duncam advanced tes to see the difference in treatmen. chemical characteristic (moisture content, fat content, ash conten, protein content, carbohydrate content, and fiber content) is determined by using completely Randomized Design (CRD) and is analyzed by using ANOVA. The Duncam advanced test shows that the treatment of curuti cake formulation with different fortification of sand sea cucumber flour result in significantly different organoleptic characteristics, such as appearance, aroma, color, texture, and taste. The result of ANOVA test shows that the sand sea cucumber flour fortification treatment has an effect on the chemical characteristics of curuti cake ith the range of water content from 2.25 to 4.32%, ash content from 5.22 to 5.72%, fat content from 16.15 to 19.7%, protein content 15.51 to 22.72%, carabohydrate content from 49.34 to 58.49%, and fiber content from 0.14 to 0.30%. The best treatment, according to the panelists assessment, is the fortification of P2 sand sea cucumber flour for 20 grams which results in water content of 2.32%, protein content of 20.99%, ash content of 5.27%, fat content of 17.81%, carbohydrate content of 54.48%, and fiber content 0.16%.
Penambahan Probiotik Pada Media Pemeliharaan Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Maspeke, Winarsi; Juliana, Juliana; Suherman, Sutianto Pratama
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v6i1.13782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik pada media pemeliharaan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Hewan uji yang digunakan berupa benih ikan nila (Oreochromis niloticus) sebanyak 240 ekor, dengan perlakuan A (kontrol), B (dosis probiotik EM4 0,5 ml/l), C (dosis probiotik EM4 1,5 ml/l), dan D (dosis probiotik EM4 2,5 ml/l). Wadah yang digunakan adalah akuarium dengan ukuran 60 × 40 × 40 sebanyak 12 buah dan masing-masing diisi air sebanyak 20 liter dengan ikan sebanyak 20 ekor. Penelitian ini berlangsung selama 30 hari. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan Analysis of Varians (ANOVA). Selanjutnya dilakukan uji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak. Pertumbuhan panjang mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan 1,5 ml/l dengan rata-rata pertumbuhan panjang 2,76 cm, perlakuan dengan dosis probiotik 2,5 ml/l sepanjang 2,56 cm, 0,5 ml/l dengan hasil 1,97 cm, dan tanpa probiotik sepanjang 1,59 cm.
Karakteristik Biskuit yang Disubstitusi Tepung Ikan Kembung (Rastrelliger Brachysoma) Sebagai Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) Munira Munira; Rahim Husain; Sutianto Pratama Suherman
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 2 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i2.313

Abstract

Biskuit merupakan salah satu produk kering yang dibuat dengan cara memanggang adonan yang terbuat dari tepung terigu dengan substitusi atau lemak dan dengan penambahan bahan pangan lain serta dengan bahan pangan yang diizinkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan gizi dan organoleptik biskuit dengan substitusi tepung ikan kembung sebagai pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS). Faktor perlakuan pada penelitian ini adalah substitusi tepung ikan kembung dengan kosentrasi yakni P0 (tepung terigu 100 gr), P1 (tepung ikan kembung 90 gr : tepung terigu 10 gr), P2 (tepung ikan kembung 85 gr : tepung terigu 15 gr), P3 (tepung ikan kembung 80 gr : tepung terigu 20 gr). Parameter yang di uji yaitu pengujian kadar air, kadar lemak, kadar protein, serat kasar dan organoleptik hedonik. Penelitian ini di rancang menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis data kimia di uji meggunakan ANOVA dan di uji lanjut Duncan, data organoleptik dirancang dengan Kruskal-wallis, dianalisis K-Independent dan diuji lanjut Duncan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa perlakuan tertinggi dari kandungan gizi yaitu P3 (tepung ikan kembung 20 gr : tepung terigu 80 gr) dengan nilai kadar air 4,76%, kadar lemak 2,43%, kadar protein 23,44% dan serat kasar 4,29%. Sedangkan uji organoleptik yang disukai pada parameter (warna, aroma, rasa) yaitu perlakuan P1 (tepung ikan kembung 10 gr : tepung terigu 90 gr) pada parameter tekstur yaitu P3 (tepung ikan kembung 20 gr : tepung terigu 80 gr).
Rekayasa Lingkungan Melalui Domestikasi Salinitas Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Badut (Amphiprion melanopus) Amelya Mustamu; Mulis Mulis; Sutianto Pratama Suherman
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i2.877

Abstract

Clown fish (Amphiprion melanopus) is one of the ornamental fish that is in great demand because of its shape, color, uniqueness and active movements. Salinity is an important indicator that can influence the growth and survival of clownfish during the rearing period. This research aims to determine the effect of environmental engineering through salinity domestication on the growth and survival of clownfish. The method used in this research was a completely randomized design (CRD) method with 4 treatments repeated 3 times. The treatments used were 4 different salinities. Treatment A = 30 ppt (control), Treatment B = 25 ppt, Treatment C = 20 ppt, Treatment D = 15 ppt. The results of calculating the average growth in weight and length of clownfish obtained the best results in treatment A, while the average growth in length and weight was the lowest in treatment D. The survival rate during the study showed that in treatment A it was 83%, treatment B and C by 75% and treatment D by 67%. Based on the results of this research, it shows that environmental engineering through salinity domestication has a real influence on the growth in length and weight of clownfish, while survival rate does not have a real influence. This shows that clownfish can still adapt and can survive up to a salinity of 20 ppt with a survival rate of 75%.
PENGARUH PADAT TEBAR BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio) YANG DIBERI EM-4 PADA PAKAN Nur Ain Mile; Mulis Mulis; Sutianto Pratama Suherman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 1 No. 1 (2023): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v1i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh padat tebar berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan mas (Cyprinus carpio) yang diberi probiotik EM-4 pada pakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret  sampai April 2022. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan A (2 ekor/liter) Perlakuan B (3 ekor/liter) Perlakuan C (4 ekor/liter) Perlakuan D (5 ekor/liter). Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu pertumbuhan panjang dan berat serta kelangsungan hidup. Penelitian ini menggunakan analisis sidik ragam ANOVA kemudian dilanjutkan dengan uji F dengan taraf signifikan 1% dan 5% untuk mengetahui perbandingan antar perlakuan, dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa padat tebar berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan berat dan kelangsungan hidup Akan tetapi, padat tebar berbeda tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan panjang benih ikan mas (Cyprinus carpio) yang di beri probiotik EM-4 pada pakan. Padat tebar yang optimal untuk pertumbuhan ikan mas pada perlakuan A (2 ekor/liter) dan pertumbuhan panjang mutlak pada perlakuan B (3 ekor/liter) sedangkan untuk kelangsungan hidup pada perlakuan A (2 ekor/liter). Semakin rendah pada tebar maka pertumbuhan udang akan semakin baik.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI Moina sp.,DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA (Orechromis niloticus) Ansar Ansar; Mulis Mulis; Sutianto Pratama Suherman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 1 No. 1 (2023): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v1i1.11

Abstract

ABSTRAK INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan alami Moina sp dengan dosis yang berbeda dan mengetahui dosis terbaik pemberian pakan alami Moina sp terhadap pertumbuhan dan kelangsungan benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Perlakuan dalam penelitian yaitu perlakuan A (kontrol=pakan buatan), B (Moina sp. dengan dosis 20 ind/ml), C (Moina sp. dengan dosis 15 ind/ml) dan D (Moina sp. dengan dosis 20 ind/ml). Data pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang diperoleh diolah menggunakan Rancangan Acak Lengkap Sederhana. Hasil uji lanjut menggunakan uji lanjut BNT. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan alami Moina sp. dengan dosis yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup Ikan Nila. Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan D (Moina sp. dengan dosis 20 ind/ml). Dimana pertumbuhan panjang mutlak 1.83 cm dan pertumbuhan berat mutlak sebesar 1,89 gr. Serta untuk kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan C (Moina sp. dengan dosis 15 ind/ml) yaitu 87%. ABSTRACT ENGLISH This study aims to determine the effect of giving Moina sp natural feed with different doses and determine the best dose of Moina sp natural feed on the growth and survival of tilapia (Oreochromis niloticus) fry. The treatments in this study were treatment A (control = artificial feed), B (Moina sp. at a dose of 20 ind/ml), C (Moina sp. at a dose of 15 ind/ml) and D (Moina sp. at a dose of 20 ind/ml). ). The growth and survival data obtained were processed using a Simple Completely Randomized Design. The results of the follow-up test used the BNT follow-up test. Based on the results of the study, it can be concluded that the natural feeding of Moina sp. with different doses had a very significant effect on the growth and survival of Tilapia. The highest growth was obtained in treatment D (Moina sp. at a dose of 20 ind/ml). Where the absolute length growth is 1.83 cm and the absolute weight growth is 1.89 gr. And the highest survival rate was obtained in treatment C (Moina sp. with a dose of 15 ind/ml) which was 87%.  
PENGARUH PERENDAMAN LARUTAN DAUN KERSEN (Muntingia calabura) TERHADAP DAYA TETAS DAN KELULUSHIDUPAN LARVA IKAN MAS (Cyprinus carpio) Rahmawaty Sahi; Arafik Lamadi; Sutianto Pratama Suherman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 1 No. 1 (2023): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v1i1.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman larutan daun kersen terhadap daya tetas dan kelangsungan hidup larva ikan mas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2022. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak lengkap (RAL). Dengan konsentrasi larutan daun kersen 1,50 ml/L di rendam selama 5 menit, 10 menit, 15 menit dan tanpa perendaman (kontrol). Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa daya tetas telur ikan mas pada perendaman telur dengan larutan daun kersen berpengaruh sangat nyata (P>0,01), pada perlakuan D (81,67%), perlakuan C (66,67%), perlakuan B ( 63,00%) dan perlakuan A (61,67%). Sedangkan untuk hasil kelangsungan hidup berpengaruh sangat nyata (P>0,01) pada perlakuan D (58,06%), perlakuan C (44,02%), perlakuan B (41,23%) dan perlakuan A (30,06%). Kualitas air selama media pemeliharaan berada pada kisaran optimal untuk penetasan telur dan kelangsungan hidup ikan mas.
PENGKAYAAN PAKAN MENGGUNAKAN MADU DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN MAS (cyprinus carpio) Farha Musdalifa Tambulango; Hasim Hasim; Sutianto Pratama Suherman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 1 No. 2 (2023): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v1i2.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian madu terhadap pertumbuhan benih ikan mas. Metode eksperimen dan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diujikan yaitu (A) Penambahan Madu 0 ml/kg Pakan; (B) penambahan mabu 125 ml/kg pakan; (C) penambahan madu 250 ml/kg pakan; (D) penambahan madu 375 ml/kg pakan. Hewan uji yang digunakan sebanyak 20 ekor, di perlihara pada akuarium dengan volume air 60 liter dan dosis pemberian pakan 6% dari biomassa ikan dengan frekuensi pemberian 3 kali per-hari. Pertumbuhan tertinggi pada perlakuan C (Pemberian madu 250 ml/kg pakan) dengan berat total 8,46 gr dan panjang total 1,4 cm, sedangkan untuk kelangsungan hidup tertinggi pada perlakuan D (penambahan madu 375 ml/kg pakan) dengan presentase 100%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengkayaan pakan mengunakan madu meberikan pengaruh nyata (<0,05) pada pertumbuhan panjang dan berat benih ikan mas, tetapi tidak berpengaruh nyata (>0,05) pada kelangsungan hidup benih ikan mas.
PENGARUH PEMBERIAN FERMENTASI AMPAS TAHU TERHADAP BIOMASSA CACING SUTRA (Tubifex sp.) Lastris T. Molese; Mulis Mulis; Sutianto Pratama Suherman
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 1 No. 2 (2023): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v1i2.17

Abstract

Cacing sutra (Tubifex sp.) merupakan salah satu pakan alami yang dibutuhkan dalam pembenihan ikan khususnya pada fase larva, karena memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fermentasi ampas tahu terhadap biomassa cacing sutra. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni 2022 sampai dengan bulan juli 2022.Penelitian ini dilaksanakan selama 30 hari dan bertempat di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Tatelu, di Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan masing-masing 3 kali ulangan. Perlakuan A (ampas tahu 30 g/wadah), B (ampas tahu 35 g/wadah), C (ampas tahu 40 g/wadah), D ampas tahu 45 g/wadah). Hasil peneltian menunjukkan bahwa perlakuan D memberikan pengaruh terhadap pertambahan bobot cacing sutra dengan nilai rata-rata sebesar 48,76 gr, kemudia diikuti dengan perlakuan C dengan nilai 41,96 gr, perlakuan B dengan nilai 39,5 gr, dan perlakuan A dengan nilai 32,25 gr. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian fermentasi ampas tahu memberian pengaruh nyata (p<0,05) terhadap biomassa cacing sutra
Octolasmic Octolasmis spp. parasite attack on mudcrab Scylla serrata in Tomini Bay Suherman, Sutianto Pratama; Marjan, Rahmatiya; Lamadi, Arafik
Tomini Journal of Aquatic Science VOLUME 3 ISSUE 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/tjas.v3i2.14179

Abstract

The present study aimed to identify the Octolasmis spp. ectoparasite's intensity and prevalence in mud crab in Pohuwato Regency. It employed survey and site observation methods with sampling technique of mud crabs in Pohuwato Regency. The research was carried out in three different sites: site 1 (Pohuwato Timur Village), site II (Bulili Village), and site III (Mootilango Village). The results showed that the parasites infesting mud crab in the three separate locations are Octolasmis angulata and Octolasmis cor. The highest intensity rate was at site III, which was dominated by Octolasmis cor. The prevalence of the parasite in sites I, II, and III was 60%, 40%, and 60% in consecutive order. Moreover, the parasite has a 100% and 46% prevalence in female and male crabs, respectively. The water quality indicator (involving temperature, pH level, and soluble oxygen) was at the appropriate rate for mud crab farming.