Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Struktur dan Jaringan Tumbuhan Silviyana Silaban; Masni Veronika Situmorang; Winarto Silaban; Mastiur Verawaty Silalahi
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v2i1.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Struktur dan Jaringan Tumbuhan  Kelas XI SMA Negeri 4 Pematangsiantar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 5 Pematangsiantar sebanyak 288 siswa. Teknik pengambilan sampel purposive sampling yang menjadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 72 siswa kelas XI IPA 4 dan XI IPA 5. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pilihan berganda, dengan jenis penelitian  Quasi Exsperimen dengan desain Pre-test and Post-test Control Group Design. Variabel penelitian ini meliputi variabel bebas yaitu pengaruh model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning dan variabel terikat adalah hasil belajar siswa. Hasil data siswa dibandingkan berdasarkan kriteria dan data hasil belajar dianalisis dengan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 4 Pematangsiantar pada mata pelajaran Biologi materi Struktur dan jaringan pada tumbuhan. Hasil belajar siswa kelas eksperimen mencapai karakteristik baik dan kelas kontrol hanya mencapai pada karakteristik cukup. Mean post-test kelompok eksperimen 70,29 dan mean post-test kelas kontrol 69,78. Hasil uji t (uji hipotesis) menunjukkan nilai pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol dan nilai Sig. (2-tailed) < 0,05. Kesimpulan yang dapat diambil adalah model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning berpengaruh terhadap hasil belajar biologi siswa. Kata Kunci: Model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning, Hasil Belajar
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI EKOLOGI Gunaria Siagian; Masni Veronika Situmorang; Mastiur Verawaty Silalahi
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 12: Juli 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i12.868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 30 orang siswa Kelas VII SMP Methodist Pematang Siantar. Tahap pengumpulan data menggunakan instrumen tes berisi soal deskriptif yang telah dirancang sesuai dengan indikator berpikir kreatif. Hasil uji validasi instrumen menunjukkan seluruh soal diterima dan layak. Analisis data penelitian secara semi kualitatif. Berdasarkan analisis hasil penelitian melalui tes keterampilan berpikir kreatif dengan model pembelajaran PBL diperoleh bahwa di kelas VII SMP Methodist Pematang Siantar diperoleh bahwa nilai keterampilan berpikir kreatif Fluency 0,71, Fleksibility 0,63 dalam kategori sedang, Originality 0,74 dalam kategori tinggi dan Elaboration 0,77 dalam kategori tinggi. sehingga perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan pokok bahasan yang lebih luas
Identifying the Utilization of Medicinal Plants by the Community in Huta Raja Village, Humbang Hasundutan Regency, North Sumatra Province Shopia Sonata Marbun Marbun; Sumi Naharani Hutabarat; Via Mei Lia Purba; Jelita Dara Tista gultom; Kristina Lestari Siahaan; Masni Veronika Situmorang
EduGrows: Education and Learning Review Vol. 1 No. 2 (2025): Contextual and Innovative Approaches in Education: Local Wisdom, Curriculum Dev
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/edugrows.v1i2.111

Abstract

This study aims to identify and document the types of medicinal plants utilized by the community of Huta Raja Village, Humbang Hasundutan Regency, North Sumatra. The background of this research lies in Indonesia’s rich biodiversity and the persistence of local herbal medicine traditions that have not been sufficiently documented in scientific literature. The method applied was descriptive-exploratory through direct observation and semi-structured interviews. A total of 20 informants were purposively selected, consisting of individuals considered to possess extensive knowledge or who frequently use medicinal plants. The data collected included local names, scientific names, plant parts used, methods of preparation, therapeutic functions, and frequency of use. The analysis was carried out both qualitatively and quantitatively using the Relative Frequency of Citation (RFC) index. The results revealed 21 species of medicinal plants from various families, including Cinnamomum burmannii, Piper betle, Phyllanthus niruri, Physalis angulata, Centella asiatica, Vernonia amygdalina, and Solanum nigrum. In terms of families, Lauraceae, Piperaceae, and Solanaceae were the most frequently utilized groups. Quantitative analysis showed that plants with high utilization levels (RFC = 0.75) included Piper betle, Cinnamomum burmannii, Centella asiatica, Vernonia amygdalina, and Hibiscus rosa-sinensis. The medium group (RFC = 0.50) consisted of nine species, while the low utilization group (RFC ≤ 0.25) was represented by six species.