Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

DEKONSTRUKSI KESAKRALAN DUNIA PEWAYANGAN : Sebagai Peninggalan Adiluhung melalui Manyura Nurhadi, Taufik
Jurnal Budaya Nusantara Vol 1 No 1 (2014): BUDAYA ADILUHUNG
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/b.nusantara.vol1.no1.a12

Abstract

Abstrak The purpose of this study is to obtain the results of descriptions and explanations on puppet world deconstruction which is sacred and sublime masterpiece through the creative work of fiction, Manyura written by Yanusa Nugroho. The results of this literature review based on the approach prove that deconstruction in Manyura produce: (1) the lawsuit against submission of puppet history, (2) the degradation of intensity characterizations, and (3) demoralization figure Yudhishthira. The three forms of deconstruction express the social criticism to the behavior of Indonesian politics, especially in the Era of ORBA. Keywords: deconstruction, puppet, submission, degradation, demoralization.
Pengantar Editorial Setahun Jurnal Budaya Nusantara : GAUNG BUDAYA dan LOKA-BUDAYA ismurdyahwati, ika; Setiawan, Pindi; Nurhadi, Taufik
Jurnal Budaya Nusantara Vol 2 No 1 (2015): Nusantara & Kontemporer
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/b.nusantara.vol2.no1.a439

Abstract

Akar budaya dapat dilihat dari dua sudut pandang , Pertama yang paling sering adalah melihat akar dari sudut pandang bagaimana budaya itu bersentuhan dengan budaya lain dari jaman ke jaman dalam suatu gaung budaya. Kedua, melihat dari sudut pandang , bahwa budaya berkembang dalam mengantisipasi kondisi lingkungan tempat budaya itu berada, sudut pandang yang disebut loka-budaya.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Milenial bagi Guru SMP-SMA di Kecamatan Wadeng, Kabupaten Gresik Prawoto, Eko Cahyo; Pujiastuti, Rahayu; Nurhadi, Taufik; Eko Retnosari, Ira; Indayani, Indayani
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.006 KB) | DOI: 10.36456/penamas.vol4.no1.a2377

Abstract

Setiap pendidik diwajibkan untuk menyusun RPP secara lengkap dan sistematis, untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, efektif, dan menyenangkan sehingga dapat memotivasi peserta didik untuk berpatisipasi secara aktif dalam pembelajaran. Namun demikian, dalam realitasnya masih terdapat banyak kesulitan yang dihadapi oleh pendidik, utamnya dalam menyusun perangkat pembelajaran yang efektif dan efisien. Oleh sebab itu diperlukan pelatihan bagi pendidik dalam menyusun pengakat pembelajaran dalam bentuk Program Pengabdian Kepada Masyarakat. Program Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut dilaksanakan oleh Tim Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia pada 3 Februari s.d. 29 Februari 2020. Dengan tema “Peningkatan Kualitas Pembelajaran Menuju Merdeka Belajar” Subtema “Penyusunan Perangkat Pembelajaran Milenial”, direncanakan selama 1 bulan sesuai dengan program Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia semester Genap 2020 UNIPA Surabaya. Kegiatan PPM yang diselenggarakan oleh Tim Prodi PBI UNIPA Surabaya berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pelatihan yang telah dilaksanakan, bahwa semua peserta dapat menyusun perangkat pembelajaran milenial, serta 88% peserta memberikan respon positif terkait dengan pelatihan yang dilaksanakan. Sebab peserta mendapat banyak wawasan baru utamanya berkaitan dengan penyusunan perangkat pembelajaran milenial.
PSIKOLINGUISTIK SIBERNETIK SEBAGAI ALTERNATIF MODEL PENDEKATAN STUDI BAHASA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDIDIKAN nurhadi, taufik
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol9.no16.a1236

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memperkenalkan subdisiplin psikolinguistik yang relatif baru dan diberi nama Psikolinguistik Sibernetik. Pemunculan studi bahasa ini sebagai konsekuensi logis terhadap keberadaan cabang-cabang psikologi yang mendasari pemunculan bidang psikolinguistik. Pembahasannya mencakup dasar-dasar teoritis, fakta kebahasaan, implementasi, dan kontribusi terhadap pendidikan. Psikolinguistik sibernetik didasarkan pada cabang psikologi, yakni psikosibernetik, yang meliputi mekanisme sibernetik, Amygdala, Sistem Aktivasi Reticular, dan self-image. Fakta kebahasaan mengindikasikan adanya tuturan yang merepresentasikan self-image positif dan negatif. Hasil kajian yang memadai dapat diperoleh berdasarkan gabungan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Hasil kajiannya berupa tuturan-tuturan pembangun self-image positif dan berkontribusi terhadap pendidikan, khsusunya pembentukan karakter (character building) yang mendasari Kurikulum 2013.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan: Strategi Pemberdayaan UMKM Berbasis Komunitas di Desa Cikahuripan Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Kurniawan, Kurniawan; Ardhiyansyah, Andri; Budiman, Dana; Nurhadi, Taufik; Rahmawati, Yuli Diani; Hermawan, Irwan; Juniarso, Andy; Gumelar, Taofik M; Pahrijal, Rival
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i04.1104

Abstract

Artikel ini membahas upaya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis komunitas di Desa Cikahuripan, Kabupaten Sukabumi, sebagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat lokal, program ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ekonomi lokal, meningkatkan keterampilan dan akses pasar bagi UMKM, serta membangun jaringan kolaboratif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan menggunakan metode survei, analisis data, pendampingan langsung, dan evaluasi partisipatif, artikel ini mengeksplorasi langkah-langkah konkret yang diambil dalam setiap tahapan pelaksanaan program, termasuk analisis awal, rancang solusi aplikatif, implementasi strategi pemasaran digital, dan evaluasi akhir. Hasilnya menunjukkan pencapaian positif program, sambil mengidentifikasi beberapa tantangan yang perlu diatasi untuk meningkatkan keberlanjutan dan efektivitasnya di masa mendatang.
OVER-EXTENSION DAN UNDER-EXTENSION DALAM PEMEROLEHAN SEMANTIS BAHASA INDONESIA ANAK TUNARUNGU pujiastuti, rahayu; Nurhadi, Taufik
Buana Bastra Vol 1 No 1 (2014): Buana Bastra
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Over-extension and under-extension are two of the interesting phenomenas in gaining semantics of deaf children. Both of the phenomenas occur because of the error in giving the semantics feature on one word so that the error distracts the comprehension and word-production meaningfully. This research is a longitudinal qualitative research. The subject of this research is deaf elementary students. The technique of data collection is using observation. It is also supported by feed back, note, and recording. The technique of ata analysis is using transcription, code, and conclusion. Based on the result of data analysis, it can be concluded that (1) over-extension in gaining semantics of bahasa for deaf elementary students in every level of deafness happens in noun, verb, and adjective: (a) the low level of deafness happens in noun, verb, and adjective. (b) the medium level of deafness happens in noun and verb, (c) the high level of deafness happens in noun; (2) under-extension in gaining semantics of deaf elementary students in every level of low, medium, and high happens in noun; (3) The effect of over-extension and under-extension in gaining semantics of deaf elementary students can distract (a) participant, including communicator and communicant (b) the understanding of message, and (c) the ongoing of communication. . Key Words: Over-extension, Under-extension, Effect of Gaining Semantics, and Deaf hildren.