Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Perilaku Hidup Sehat Untuk Mencegah Penyalahgunaan Narkoba Di SMAN 1 Kabila Jasri, Jasri; Biahimo, Moh Ramdan; Haryani, Meri; Irawan, Safri; Alamri, Sakina; Firmansyah, Moh; Djumadi, Moh Rival; Balango, Zulkifli; Triany, Diva; Dumoi, Dzul Fahri Ahmad; Nurudji, Afriyanto; Bakari, Akhmal Halid I; Deluma, Dewiyanyti
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v2i1.29377

Abstract

Substance abuse among adolescents is a serious issue that can impact physical, mental, and social health. The drug abuse awareness activity held at SMAN 1 Kabila aimed to raise the awareness of 11th-grade students about the dangers of drugs and the importance of a healthy lifestyle as a preventive measure. This program covered the negative effects of drug abuse on the body and mind, as well as the significance of healthy behaviors, such as balanced nutrition, regular exercise, sufficient sleep, and mental health care. The activity included initial observations, submission of administrative documents, and the implementation of the awareness session through interactive discussions. The evaluation showed that students were able to understand the negative impacts of drugs and were better equipped to face social pressures. It is hoped that this activity can serve as a model for other schools to raise awareness among adolescents to prevent substance abuse.
Layanan Perpustakaan Digital Di Sekolah: Pengertian, Tantangan, Dan Solusi Dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa Farhan, Moch; Firmansyah, Moh; Ramadhani, Moh; Navlia, Rusdiana
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan pada era globalisasi telah mempercepat penyebaran informasi melalui berbagai jenis media, termasuk internet, sehingga perpustakaan tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi utama. Di sisi lain, tingginya angka minat baca yang rendah di Indonesia menjadi tantangan serius dalam usaha meningkatkan literasi masyarakat. Literasi digital menjadi sangat penting untuk mengatasi dampak negatif seperti informasi yang tidak akurat, kebocoran data pribadi, penipuan daring, perundungan siber, dan ujaran kebencian di dunia digital. Perpustakaan digital merupakan evolusi dari perpustakaan tradisional yang menyimpan koleksi dalam format digital dan dapat diakses secara daring melalui komputer atau perangkat lain. Layanan perpustakaan digital di sekolah menawarkan beberapa kelebihan, antara lain akses yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, kemudahan dalam mencari informasi, efisiensi ruang, serta biaya pengelolaan yang cenderung lebih rendah. Namun, implementasi perpustakaan digital menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur, anggaran, serta rendahnya tingkat literasi digital di kalangan guru dan siswa. Penerapannya mencangkup  sistem manajemen perpustakaan, pengelolaan koleksi yang sesuai, pelatihan untuk petugas, serta program literasi digital yang berbasis QR Code di perpustakaan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa program literasi digital berbasis QR Code mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa terhadap literasi digital, sehingga layanan perpustakaan digital dapat berperan strategis dalam meningkatkan literasi digital siswa serta memperkuat kedudukan perpustakaan sebagai pusat informasi di era digital.
Membangun Minat Baca Siswa: Pengertian, Kondisi, Kiat Dan Strategi Berkelanjutan Navlia , Rusdiana; Farhan, Moch; Firmansyah, Moh; Ramadhani, Moh Halifa
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi saat ini menunjukkan bahwa minat baca siswa, terutama di tingkat sekolah dasar, masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan banyak anak lebih memilih mengakses konten media sosial dan hiburan digital ketimbang membaca buku, serta terjadi penurunan dalam kunjungan ke perpustakaan. Rendahnya minat baca ini berdampak negatif pada perkembangan kognitif, prestasi akademik, serta kemampuan mereka dalam memahami informasi kompleks di masa depan. Padahal, minat baca yang tinggi terbukti memiliki hubungan erat dengan hasil belajar yang baik. Minat baca dapat diartikan sebagai kecenderungan yang kuat disertai rasa senang dan keinginan untuk membaca, yang berperan penting dalam meningkatkan kemampuan menulis, berbicara, serta membentuk karakter siswa. Berbagai faktor memengaruhi minat baca, baik dari aspek internal seperti motivasi, kebiasaan, dan kesehatan, maupun dari aspek eksternal seperti kualitas fasilitas perpustakaan, bahan bacaan, dukungan guru, peran orang tua yang minim, dan dampak teknologi. Upaya untuk meningkatkan minat baca dapat dilakukan melalui metode praktis di sekolah, antara lain dengan mengoptimalkan perpustakaan, memilih bahan bacaan yang menarik, membiasakan membaca, melaksanakan program literasi, menyelenggarakan lomba, serta memanfaatkan literasi digital. Pengembangan minat baca harus dilakukan secara berkelanjutan, melibatkan kolaborasi antara orang tua, guru, dan pustakawan, serta menyediakan akses yang memadai terhadap bahan bacaan dan lingkungan membaca yang nyaman, sehingga dapat terlahir generasi yang gemar membaca dan memiliki pengetahuan yang luas.