Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH DESAIN FUNNEL BUBU DASAR YANG BERBEDA TERHADAP HASIL TANGKAPAN DIPERAIRAN PULAU MURSALA KABUPATEN TAPANULI TENGAH Silalahi, Bastian; Afni Afriani; Ahhady, Eko; Prescila, Johanna
TAPIAN NAULI: Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan
Publisher : Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desain funnel yang berbeda alat tangkap bubu dasar di perairan pulau mursala kabupaten tapanuli tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei sampai dengan bulan juni 2024. Hasil yang diperoleh selama penelitian menunjukan bahwa jenis ikan yang diperoleh dari ketiga perlakuan dan lima kali ulangan antara lain kerapu (Epinephelinae), Tanda-tanda (Lutjanus biguttatus), Baronang (Siganus canaliculatus), Ayam-ayam (Abalistes stellaris), dan Dean-dean (Cheilinus fasciatus). Dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa F Hitung < F Tabel (3,37 > 3,89) artinya tidak ada pengaruh yang signifikan pada desain funnel yang berbeda dasar terhadap hasil tangkapan (Hipotesis H1 ditolak dan H0 diterima). Dan tingkat efektifitas tertinggi diperoleh oleh P2 (Desain Funnel 700) dengan nilai 50%.
PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN BAGAN TANCAP BERDASARKAN WARNA CAHAYA LAMPU PUTIH DAN HIJAU DI PERAIRAN SIBOLGA Juni Susanti Banurea; Afni Afriani; Sihombing, Irvan Daniel
TAPIAN NAULI: Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan
Publisher : Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi perbandingan hasil tangkapan ikan pada bagan tancap yang menggunakan lampu putih dan lampu hijau di perairan Sibolga. Melalui eksperimen lapangan, kedua jenis lampu diuji untuk menentukan efektivitasnya dalam menarik ikan. Jumlah hasil tangkapan selama penelitian dengan menggunakan warna cahaya lampu putih sebanyak 184,4 kg, sedangkan warna cahaya lampu kuning 117,8 kg. Jenis dan hasil tangkapan utama menggunakan warna cahaya lampu putih yaitu ikan teri dan cumi-cumi dengan rasio hasil tangkapan 80,69%, sedangkan sedangkan rasio hasil tangkapan utama menggunakan lampu hijau adalah sebanyak 78,69%. Jenis hasil tangkapan sampingan tertinggi dengan menggunakan warna cahaya lampu hijau yaitu ikan baronang, peperek, selar, ikan serinding, tembang dengan rasio hasil tangkapan 21,31%. Tingkahlaku ikan terhadap warna cahaya lampu putih di menit ke 15 mendekati cahaya lampu putih, sedangkan warna cahaya lampu hijau pada menit ke 21 ikan mendekati cahaya lampu hijau.
ANALISIS KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN GILLNET DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PERAIRAN PULAU TELLO NIAS SELATAN Afni Afriani; Fandi Handika Arta; Zebua, Alesman; Riki Saputra
TAPIAN NAULI: Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan
Publisher : Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penangkapan ikan merupakan salah satu kegiatan utama dalam sektor perikanan yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan, khususnya protein hewani, serta berkontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat pesisir. Salah satu alat tangkap yang sering digunakan oleh nelayan adalah gillnet dasar atau bottom gillnet. Gillnet dasar merupakan jaring yang dipasang di dasar perairan dan dirancang untuk menangkap ikan atau biota laut lain yang hidup di dasar laut atau dekat dasar perairan. Penggunaan alat ini dianggap efektif karena mampu menangkap berbagai jenis ikan demersal, yang hidup di area dasar laut. Penelitian ini dilaksanaan pada bulan Juni sampai Juli 2024 yang bertempat di perairan Pulau Tello Nias Selatan. Metode yang digunakan deskriptif dengan bentuk penelitian survei yaitu pengumpulan, penyajian dan penganalisaan data sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai komposisi hasil tangkapan gillnet dasar mulai dari jumlah, berat serta jenis ikan Berdasarkan hasil identifikasi jenis ikan selama 2 trip penangkapan secara keseluruhan terdiri dari 8 jenis Dimana hasil tangkapan tertinggi adalah jenis ikan kuwe (Caranx ignobilis) yaitu 31%, ikan tenggiri (Scomberomorus sp) 21%, ikan sebelah (Psettodes erumei) 16%, kakap (Lutjanus campechanus) 14% dan terendah ikan bayam (Chlorurus sordidus) yaitu 2%. Secara keseluruhan komposisi hasil tangkapan utama alat tangkap gillnet terdiri dari 57%, sedangkan hasil tangkapan sampingan terdiri dari 43%.