Wahyuna, Azizunnisak Hidayati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Nilai Moderasi Beragama sebagai Dasar Pendidikan Karakter Anak Wahyuna, Azizunnisak Hidayati; Giyoto, Giyoto; Islah, Islah; Purnomo, Joko
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 2 : Al Qalam (Maret 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i2.4794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Moderasi beragama dalam penanaman pendidikan karakter siswa di RA Nawa Kartika Ngarengan Kabupaten Ngawi. Peran pembelajaran tentang nilai-nilai moderasi beragama terhadap pendidikan karakter siswa sangat pentig diterapkan sejak dini karena menjadi dasar dan pedoman kehidupan supaya menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas serta mampu berkontribusi dalam pembangunan Nasional. Implementasi nilai-nilai moderasi beragama terhadap Pendidikan Karakter siswa adalah merupakan sarana dan media dalam pemahaman dalam sikap toleransi serta cinta tanah air. Studi ini mendeskripsikan tentang implementasi nilai-nilai moderasi beragama di RA Nawa Kartika Ngarengan. Hasil penelitian menunjukkan Bahwa Implementasi nilai moderasi beragama sebagai dasar pendidikan karakter siswa RA Nawa Kartika Ngarengan dilaksanakan dengan metode pembiasaan dan penggunaan media pembelajaran. Metode pembiasaan dilakukan dengan cara mebiasakan pada siswa untuk mengucap salam saat masuk dan keluar kelas, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, mencuci tangan sebelum makan dam membuang sampah pada tempatnya. Sedangkan media pembelajaran yang digunakan adalah berupa banner bergambar yang mencerminkan nilai-nilai moderasi yang penggunaanya seperti bermain ular tangga. Implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam menanam pendidikan karakter memiliki peran yang sangat penting dalam pencegahan sikap bullying antar teman sebaya. Penerapan pembiasaan dan media pembelajaran yang menarik dan inovatif menjadikan pemahaman tentang konsep moderasi beragama dapat menjadi landasan dalam membangun dan menanamkan pendidikan karakter siswa. Akan tetapi, masih diperlukan Pembinaan dan pelatihan untuk guru dalam penguasaan materi dan media inovatif untuk mengatasi tantangan dalam implementasi nilai-nilai moderasi beragama, serta komitmen bersama, kolaboratif dengan pihak orang tua untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang menghargai hak tanpa adanya perbedaan.
Peran Ekstrakurikuler Tari Bulus Tawun dalam Mengembangkan Kepercayaan Diri Anak Ignatyandari , Rinda Ayu; Mar’ati, Rela; Wahyuna, Azizunnisak Hidayati
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v4i2.4346

Abstract

This study aims to analyze the role of the Bulus Tawun Dance extracurricular, a traditional dance from Ngawi, in developing self-confidence in early childhood. The research used a qualitative approach with a case study method at TK Dharma Wanita Rejomulyo 1, Karangjati, Ngawi. Data were collected through participatory observation of five children and in-depth interviews with the principal, accompanying teachers, and the dance creator. The findings reveal that children's participation in this dance extracurricular significantly developed both aspects of self-confidence: outer and inner. This development was not only marked by an increase in courage to perform (outer aspect) but also through the internalization of character values embedded in each dance movement, such as politeness, responsibility, and perseverance (inner aspect). The study concludes that the Bulus Tawun Dance serves as an effective medium. Its effectiveness lies not only in the simplicity of its easily imitated movements but especially in the integration of dance practice with the instillation of philosophical values through storytelling and habituation methods, which are appropriate for early childhood learning characteristics.