Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

IDENTIFIKASI BERGERAK DALAM AKTIVITAS BERMAIN ANAK Marwany
Jurnal Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60623/jtkaud.v2i2.401

Abstract

Aktivitas bermain yang dilakukan oleh anak-anak tidak akan bisa lepas dengan bergerak. Bahkan, bergerak menjadi substansi utama dalam bermain yang dilakukan oleh anak-anak. Untuk itu, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan batasan bergerak dalam konteks kegiatan bermain yang dilakukan oleh anak-anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif-deskriptif yang sumber datanya adalah dokumen berupa buku dan artikel yang membahas bergerak dan bermain. Tekni pengumpulan data dilakukan dengan membaca dan mencatat. Data-data ini kamudian dikaji dengan menggunakan analisis isi. Hasil penelitiannya adalah bergerak merupakan basis utama dalam aktivitas bermain; bergerak yang dilakukan anak dalam bermain berorientasi pada pertumbuhan fisik dan pengembangan kognitif; dan mekanisme bergerak anak dalam bermain distimulasi oleh kerja fisik dan kognitif.
The Social and Religious Morals of Children in Fransisca Emilia and Vincentia's Di Mana Adik? Storybook Marwany; Prawening, Cesilia; Suta Wardianto, Bayu; Woelan Fadini Zul Qaedah, Noer
International Proceedings of Nusantara Raya Vol. 1 (2022): Culture In The Frame Of Multicultural Religiousity
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/nuraicon.v1i1.121

Abstract

Moral value as an ethnic thing for human life, this is because there is a moral value that must be possessed by every individual as a standard for a person to behave and behave in society. The cultivation of moral values must be instilled from an early age. One easy way to bring moral values to children is through stories or fairy tales. Fairy tales as part of children's literature that are entertaining and educating their readers. From here, it is important to conduct research on the moral aspects contained in the Di Mana Adik? storybook by Fransisca emilia and Vincentia. The method used is qualitative descriptive. The object of this study is the stories contained in Di Mana Adik? stories?. The research uses qualitative descriptive research methods. The data in the study were analyzed using content analysis techniques in the form of text, data collection using library techniques, listening techniques, and note-taking techniques. The results of the research obtained from the analysis are the existence of moral values, namely social values and religious values. The values contained in the two moral values are hard work, affection, responsibility, and independence. These values are an important part of a moral that must be possessed by children from an early age
Identifying Limitations Children's Play & Games Marwany
International Proceedings of Nusantara Raya Vol. 3 No. 1 (2024): Locality of Language, Literary, and Culture in Global Development
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the important activities that support the growth and development of early childhood is playing and games. This study aims to explain and describe the concept of playing and children's games. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through reading and recording reference documents that discuss the concept of playing and children's games. The results of the study are that playing by children is oriented towards moving activities; activities are carried out with fun; and have an impact on children's cognitive abilities. While games are a system that regulates play activities based on names, rules, tools and media, rewards and punishments, and ethics. Keywords: playing, games, and children.
PERANAN METODE PEMBERIAN TUGAS DALAM PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DI TK PGRI GUNTARO KECAMATAN TANTOVEA KABUPATEN DONGGALA Wahyuni, Sri; Fitri Rahayu; Marwany
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol5.Iss1.151

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Peranan Metode Pemberian Tugas dalam Pengembangan Motorik Halus Anak di TK PGRI Guntarano Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan prosedur pengambilan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dengan bentuk teks naratif dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Pelaksanaan metode pemberian tugas dalam pengembangan motorik halus anak terdiri dari (a) konsep pelaksanaan yaitu melihat kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mencoret-coret kertas, meremas kertas atau membuat garis lurus dan lengkung. (b) Hal-hal yang mesti diperhatikan adalah sarana dan prasarana yang berguna dalam mendorong anak untuk bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. (c) Upaya yang dilakukan untuk mengefektifkan metode pemberian tugas yaitu bimbingan dan memperhatikan perkembangan motorik halus anak. (d) Langkah-langkah yang dilakukan yaitu persiapan sarana dan prasarana, perhatian tenaga pendidik dan bimbingan secara terus-menerus. (e) Manfaat dan tujuan yaitu motorik halus anak dapat berkembang dan meningkatkan kreativitas anak. (2) Implikasi pelaksanaan metode pemberian tugas dalam pengembangan motorik halus anak terdiri dari: (1) anak dapat bebas dalam berekspresi melalui tugas yang diberikan, sedangkan tenaga pendidik hanya sebatas membimbing sampai anak dapat mengerjakan tugasnya sendiri. (2) Implikasi tahapan belajar dari peranan metode pemberian tugas dalam pengembangan motorik halus anak yaitu bersifat berkesinambungan dikarenakan setiap tahapan akan saling berhubungan satu sama lain.
Technology-Enhanced Disaster Education for Early Childhood: Interactive Media to Build Safety and Resilience Humaedi; Nirmala, Besse; Annuar, Haerul; Marwany; Agusniatih, Andi; Rizal
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v27i2.58488

Abstract

Early childhood is one of the most vulnerable groups during disasters, yet disaster education at this level is often overlooked. This lack of early preparedness can increase risks when emergencies such as earthquakes occur. To address this problem, this study developed a disaster learning model for early childhood that integrates disaster risk reduction into a contextual and enjoyable learning process. Using a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), the research was conducted at TK Putra Kaili Permata Bangsa in Palu, involving 27 children aged 5–6 years. The model was designed through a play-based approach using child-friendly media such as videos, songs, storytelling, and a modified snakes-and-ladders game, structured in three stages: pre-play, during play, and post-play. Expert validation of instructional design, content, media, and language indicated high feasibility, with most aspects scoring above 80%. Effectiveness testing revealed significant improvements in children’s disaster preparedness across six key aspects, with N-Gain scores ranging from 0.59 to 0.74. These findings highlight the importance of introducing disaster education in early childhood, as the model not only strengthens safety and resilience but also offers a participatory and enjoyable strategy for disaster mitigation learning.
PENERAPAN ETNOPARENTING BERBASIS NILAI BUDAYA SINTUVU SUKU KAILI DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK SOSIAL EMOSIONAL ANAK DI KOTA PALU Hikmaturrahmah, Hikmaturrahmah; Marwany
Musawa: Journal for Gender Studies Vol. 15 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak, IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/msw.v15i2.2905

Abstract

Sintuvu cultural values in the reality of Kaili people's lives are extracted from various meaningful events as a learning process that forms awareness about togetherness. The value components that make up Sintuvu into the principle of togetherness and a symbol of unity in Kaili society include the values of harmony, kinship, the spirit of sharing, solidarity, consensus, responsibility and openness. From the results of initial observations on the ethnoparenting of the Kaili tribe in Palu City, it was found that the cultural values of the Kaili tribe, especially the cultural values of sintuvu are still not optimally applied in the people of Palu City, even feared to be increasingly displaced by western parenting patterns that are different from the values of local wisdom. As for Palu City as Kaili Land, of course, the most important thing in applying Kaili cultural values, one of which is Sintuvu cultural values. And Lere Village is one of the villages in Palu City where the majority of the population is Kaili tribe. So, the author is interested in conducting research on the application of Sintuvu cultural values of the Kaili tribe, with the research title "Application of Ethnoparenting based on Sintuvu Cultural Values of the Kaili Tribe in Developing Social Emotional Aspects of Children in Palu City".
EFEKTIVITAS PERMAINAN TILAKO DALAM MENINGKATKAN ASPEK PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK KASAR PADA ANAK DI TK AL KHAIRAAT KHAIRUN NISAA PEWUNU SIGI Etriana; Marwany; Anisa
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol6.Iss2.217

Abstract

Penelitian ini berujuan untuk mengetahui Efektivitas Permainan Tilako Dalam Meningkatkan Aspek Perkembangan Fisik Motorik Kasar Pada Anak Di TK Al Khairaat Khairun Nisaa Pewunu Sigi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan permainan Tilako di TK Al Khairaat Khairun Nisaa Pewunu Sigi dilakukan secara kolaboratif antara guru dan kepala sekolah serta terintegrasi dalam modul ajar sebagai bagian dari pembelajaran inti. Proses pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil observasi langsung selama dua kali, yakni pada hari pertama dan hari kelima, diperoleh bukti adanya peningkatan yang signifikan dalam perkembangan fisik motorik kasar anak. Pada observasi pertama, sebanyak 6 anak masih berada dalam kategori Belum Berkembang (BB), khususnya pada indikator keseimbangan dan koordinasi tangan dan kaki. Namun pada observasi kedua, tidak ada lagi anak yang berada pada kategori BB (Belum Berkembang), dan jumlah anak yang mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) meningkat menjadi 5 anak pada semua indikator. Dengan demikian, Evektifitas permainan Tilako terbukti efektif dalam meningkatkan aspek perkembangan motorik kasar anak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan terstruktur.